Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Daerah

PLN Pringsewu Tanggap Darurat, Kabel JTR Turun di Pekon Margakaya Langsung Diperbaiki

139
×

PLN Pringsewu Tanggap Darurat, Kabel JTR Turun di Pekon Margakaya Langsung Diperbaiki

Sebarkan artikel ini

PRINGSEWU , SNIPERNEW.id - Menin­dak­lan­ju­ti pem­ber­i­taan terkait kabel listrik jaringan tegan­gan ren­dah (JTR) yang turun hing­ga mendekati tanah dan mere­sahkan war­ga, Tim Yan­tek (Pelayanan Teknik) PLN Kabu­pat­en Pringsewu, Provin­si Lam­pung, lang­sung turun ke lokasi untuk melakukan per­baikan secara tang­gap daru­rat, Selasa (27/02/2026).

Per­baikan dilakukan di RT 003 RW 002, Pekon Mar­gakaya, Keca­matan Pringsewu, sete­lah dike­tahui penye­bab uta­ma turun­nya kabel JTR adalah sling pengikat yang putus aki­bat tertim­pa pohon sawo yang ter­dorong angin ken­cang.

  Kepemimpinan Tegas Kacabdin Wilayah II Lampung, Rodi Hayani Samsun dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan

Kon­disi terse­but dib­iarkan dalam wak­tu cukup lama hing­ga akhirnya sling tidak mam­pu lagi mena­han beban kabel.

Salah satu anggota Tim  Pelayanan Teknik (Yan­tek) PLN yang sedang bertu­gas piket, berin­isial JO, men­je­laskan bah­wa langkah cepat dilakukan demi kese­la­matan masyarakat.

“Kabel JTR turun kare­na sling pengikat­nya putus, dise­babkan pohon sawo yang ter­tiup angin. Kami lang­sung melakukan penan­ganan agar tidak mem­ba­hayakan war­ga sek­i­tar,” ungkap JO di lokasi, Jumat.

Sena­da den­gan itu, per­wak­i­lan PLN lain­nya, SN, mengim­bau masyarakat agar tidak ragu mela­porkan apa­bi­la men­e­mukan gang­guan kelistrikan di lingkun­gan mas­ing-mas­ing.

“Kami berharap masyarakat segera mela­por jika ada gang­guan kabel listrik. Silakan hubun­gi kan­tor PLN atau melalui What­sApp pen­gad­u­an di 0822-7837–7713, agar bisa cepat kami tin­dak lan­ju­ti,” ujarnya.

  Eks Napiter, Ajak Masyarakat Menolak Paham radikal dan tindakan Terorisme

Langkah cepat PLN ini meru­pakan respons atas pem­ber­i­taan berjudul “Kabel Listrik Turun Hing­ga 2,5 Meter di Pekon Mar­gakaya, War­ga Resah, Ket­ua Umum LSM HAMMER Desak PLN Pringsewu Bertin­dak” yang sebelum­nya dipub­likasikan oleh media SniperNew.id.

Seba­gai ben­tuk kepedu­lian ter­hadap kese­la­matan pub­lik, tim PLN mem­berikan pelayanan ekstra den­gan penan­ganan daru­rat di lapan­gan guna memas­tikan jaringan kem­bali aman dan nor­mal.

Menang­gapi langkah cepat terse­but, Dewan Pimp­inan Pusat (DPP) LSM HAMMER, melalui Jamhari, menyam­paikan apre­si­asi sekali­gus uca­pan ter­i­ma kasih kepa­da PLN Pringsewu yang telah mere­spons keluhan masyarakat den­gan cepat dan bertang­gung jawab.

“Kami dari DPP LSM HAMMER men­gapre­si­asi langkah cepat PLN Pringsewu yang lang­sung turun ke lapan­gan sete­lah adanya pem­ber­i­taan. Ini menun­jukkan komit­men pelayanan dan kepedu­lian ter­hadap kese­la­matan war­ga.

  Unggahan Facebook Luruskan Stigma Kelam Suku Dayak Nusantara

Hara­pan kami, ke depan pen­gawasan jaringan listrik dap­at lebih dit­ingkatkan agar keja­di­an seru­pa tidak teru­lang,” tegas Jamhari.

Selain itu, Jamhari juga mengim­bau masyarakat agar tidak ragu mela­porkan poten­si bahaya kelistrikan di lingkun­gan­nya demi mence­gah hal-hal yang tidak diinginkan.

Atas respons cepat terse­but, Jamhari yang juga mewak­ili masyarakat setem­pat menyam­paikan bah­wa war­ga kini merasa lebih aman dan nya­man.

“Kami mewak­ili war­ga Pekon Mar­gakaya men­gu­cap­kan ter­i­ma kasih kepa­da PLN Pringsewu. Den­gan per­baikan ini, masyarakat merasa lebih ten­ang dan ter­lin­dun­gi,” ujarnya.

PLN kem­bali mengin­gatkan masyarakat agar selalu was­pa­da ter­hadap poten­si bahaya kelistrikan dan tidak melakukan penan­ganan secara mandiri, demi menghin­dari risiko kece­lakaan.

Penulis: (iskan­dar).


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *