Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

PEMILIHAN BPD KUALA TOLAK MANDEK, DPMP TERKESAN DIAM, ADA APA?

332
×

PEMILIHAN BPD KUALA TOLAK MANDEK, DPMP TERKESAN DIAM, ADA APA?

Sebarkan artikel ini

Keta­pang, SniperNew.id —  Demokrasi di Desa Kuala Tolak, Kabu­pat­en Keta­pang, Kali­man­tan Barat, ten­gah meng­hadapi ujian serius. Pemil­i­han Badan Per­musyawaratan Desa (BPD) yang seharus­nya sudah dilakukan sejak 2023 jus­tru man­dek tan­pa keje­lasan. War­ga mulai mem­per­tanyakan: men­ga­pa Dinas Pem­ber­dayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabu­pat­en Keta­pang mem­biarkan kon­disi ini berlarut-larut?

Keber­adaan BPD bukan sekadar for­mal­i­tas. Dalam sis­tem pemer­in­ta­han desa, BPD memi­li­ki fungsi uta­ma seba­gai pen­gawas kebi­jakan kepala desa, memas­tikan transparan­si dalam pen­gelo­laan anggaran, ser­ta men­ja­di jem­bat­an aspi­rasi masyarakat. Namun, tan­pa pemil­i­han anggota baru, desa prak­tis ber­jalan tan­pa kon­trol yang sah. Apakah ini kelala­ian, atau ada kepentin­gan ter­ten­tu yang ingin mem­per­ta­hankan kekuasaan tan­pa pen­gawasan?

  Nelfri Afandi Resmi jadi Pimpinan DPRD Kabupaten Pasaman Periode 2024-2029

Men­gacu pada Per­me­nda­gri Nomor 110 Tahun 2016, anggota BPD memi­li­ki masa jabatan enam tahun. Pemil­i­han anggota baru harus dilakukan sebelum peri­ode lama berakhir. Jika hing­ga kini belum ada pemil­i­han, maka ini bukan hanya kelala­ian pemer­in­tah desa, tetapi juga ben­tuk pem­biaran oleh DPMD Kabu­pat­en Keta­pang. Seba­gai lem­ba­ga yang bertang­gung jawab atas jalan­nya pemer­in­ta­han desa, DPMD seharus­nya turun tan­gan memas­tikan pemil­i­han BPD ber­jalan sesuai atu­ran. Namun, keny­ataan­nya, DPMD jus­tru diam, seo­lah tak peduli ter­hadap pelang­garan reg­u­lasi yang ten­gah ter­ja­di.

  Bupati Harus Tegur Kabag Umun Dan Diskominfo Kondisi Vidiotrone Depan Pemkab Karawang Kurang Estetika

Iro­nis­nya, Ket­ua BPD Kuala Tolak, Dedi Arman, pada 2023 juga men­gaku ter­li­bat dalam pen­gu­rus kop­erasi. Pada awal 2024, ia bahkan res­mi men­ja­di Ket­ua Kop­erasi Lestari Aba­di Bersama (LAB) di desa terse­but. Kon­disi ini semakin menim­bulkan per­tanyaan: apakah ada kon­flik kepentin­gan yang menye­babkan pros­es pemil­i­han BPD ter­ham­bat? Bagaimana mungkin seo­rang ket­ua BPD yang seharus­nya fokus pada kepentin­gan masyarakat malah merangkap jabatan di sek­tor lain?

Jika DPMD tetap bungkam, per­tanyaan­nya seder­hana: sia­pa yang sebe­narnya diun­tungkan dari situ­asi ini? Apakah ada upaya mem­per­ta­hankan sis­tem tan­pa pen­gawasan agar kebi­jakan desa bisa ber­jalan tan­pa kon­trol? Ataukah ini hanya ben­tuk kelala­ian akut dari pihak berwe­nang yang eng­gan bek­er­ja serius?

War­ga Desa Kuala Tolak sudah cukup bersabar. Mere­ka menun­tut agar DPMD Kabu­pat­en Keta­pang segera mengam­bil langkah tegas untuk men­gakhiri kebun­tu­an ini. Jika tidak ada tin­dakan konkret, bukan tidak mungkin masyarakat akan men­ga­jukan lapo­ran res­mi ke DPRD Keta­pang agar DPMD dipang­gil untuk dim­intai per­tang­gung­jawa­ban, mela­porkan dugaan pelang­garan ini ke Ombuds­man atau Kementer­ian Dalam Negeri untuk inves­ti­gasi lebih lan­jut, atau melakukan aksi protes seba­gai ben­tuk keke­ce­waan ter­hadap lemah­nya kin­er­ja pemer­in­tah daer­ah.

  Bupati Sergai Buka Pesantren Kilat IRMSAPS: Perkuat Akhlak, Bukan Sekadar Seremoni

Demokrasi di tingkat desa tidak boleh mati hanya kare­na pem­biaran dan kelala­ian birokrasi. DPMD harus segera bertin­dak, atau mere­ka akan dicatat dalam sejarah seba­gai pihak yang mem­biarkan demokrasi desa diko­r­bankan demi kepentin­gan segelin­tir orang, kepa­da awak media snipernewsid Keta­pang Kalbar, Kamis (6/3/2025)

 

Penulis: (Juma­di)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *