Ketapang, SN — Dimana pembangunan tersebut tidak sesuai dengan spek di Dinas pendidikan Kabupaten Ketapang. salah satu contoh kepala sekolah menyampaikan kepada Sukardi bagian dari Anggota DPC LAKI Ketapang, Kalbar bahwa memang tidak sesuai dengan keinginan kepala sekolah.
“Memang tidak sesuai, Salah satu contoh banyak menggunakan kayu kelas B kayu kelas satu cuma hanya dihitung beberapa saja dan terlihat menggunakan kayu bekas pembangunan ruang LEB berasal dari Dinas pendidikan Ketapang tahun anggaran 2024 dilaksanakan “CV.Mitra Industri Abadi” sebesar Rp.199.415.000.00, sumber dana DAK 2024 L.,” Kata Sukardi.
Ditegaskan ketua bidang tim inpestigasi DPC LAKI Ketapang Kalbar meminta inspektorat kejaksaan maupun APH yang lainnya agar secara serius menangani dugaan Dana DAK khususnya di Dinas pendidikan Ketapang, kami berharap Jangan sampai terulang kejadian ditahun 2023.
“Yaitu ada 1 korban sekertaris dinas pendidikan Lanjut Sampai saat sekarang hasil investigasi DPC LAKI dan pantauan awak media masih tidak ada perubahannya sehingga terjadilah hal seperti ini dan sangat disayangkan khususnya dari Kepala dinas sampai ke Kabid dan PPK nya kok susah dikonfirmasi pertanyaannya ada apa apakah di dinas pendidikan sudah kebal hukum ucap DPC LAKI Ketapang kepada awak media SniperNesw Ketapang. (Penulis:Jumadi)



















