Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Peristiwa

Motor Terbakar di Simpang Darussalam Medan, Warga Panik

247
×

Motor Terbakar di Simpang Darussalam Medan, Warga Panik

Sebarkan artikel ini

Medan, SniperNew.id – Musi­bah kebakaran sepe­da motor ter­ja­di di kawasan padat lalu lin­tas, tepat­nya di Sim­pang Jalan Darus­salam – Gajah Mada, Medan, pada hari ini, Senin, 04 Agus­tus 2025. Keja­di­an ini men­ja­di per­ha­t­ian war­ga sek­i­tar dan peng­gu­na jalan kare­na api besar dan asap hitam pekat ter­li­hat mem­bum­bung ting­gi dari kendaraan yang ter­bakar, Senin (04/08).

Infor­masi ini per­ta­ma kali diung­gah oleh akun media sosial @medantalk, yang ker­ap mem­bagikan infor­masi-infor­masi terki­ni sep­utar keja­di­an di Kota Medan. Dalam ung­ga­han terse­but dise­butkan:

“Musi­bah kebakaran sepe­da motor yang ter­ja­di di Sim­pang jalan Darus­salam — Gajah Mada Medan hari ini 04/08/2025
tetap berhati-hati, uta­makan kese­la­matan dari­pa­da kecepatan.

Keteran­gan terse­but dis­er­tai den­gan dua doku­men­tasi visu­al beru­pa tangka­pan layar dari video keja­di­an, yang mem­per­li­hatkan kon­disi nya­ta motor yang dilalap si jago mer­ah di ten­gah jalan. Api tam­pak mem­be­sar den­gan san­gat cepat, dan kepu­lan asap hitam mengepul ting­gi ke udara, meng­gang­gu pan­dan­gan pen­gen­dara lain ser­ta mem­bu­at war­ga sek­i­tar ter­li­hat panik dan men­jauh dari titik api.

Di salah satu gam­bar, ter­li­hat suasana sim­pang yang ramai den­gan kendaraan bermo­tor. Beber­a­pa pen­gen­dara tam­pak berhen­ti dan meli­hat ke arah sum­ber kebakaran, semen­tara yang lain men­co­ba men­jauh demi kese­la­matan. Motor yang ter­bakar ter­li­hat bera­da di tepi jalan den­gan api men­jalar ke selu­ruh bodi kendaraan. Sebuah mobil yang melin­tas ter­li­hat berusa­ha menghin­dari kobaran api.

  Longsor Tambang Batu di Asahan: 3 Penambang Tewas, 1 Kritis

Petu­gas lalu lin­tas dan war­ga ter­li­hat ber­ja­ga-jaga di sek­i­tar lokasi, namun hing­ga ung­ga­han ini beredar, belum dike­tahui apakah ada kor­ban jiwa dalam peri­s­ti­wa ini.

Foto ked­ua menun­jukkan api sudah san­gat besar dan mela­hap seba­gian besar tubuh motor. Asap tebal berwar­na hitam gelap menan­dakan adanya pem­bakaran bahan kimia seper­ti oli atau bensin. Di bagian bawah gam­bar, akun medantalk menam­bahkan catatan:

> “Infor­masi beri­ta dan ceri­ta lain­nya jan­gan lupa fol­low medantalk
©medantalk ©medantalkvi­ral”

 

Ung­ga­han ini pun cepat menye­bar di media sosial dan menim­bulkan banyak reak­si dari neti­zen. Banyak yang men­go­men­tari pent­ingnya pemerik­saan rutin ter­hadap kendaraan bermo­tor, teruta­ma sis­tem kelistrikan dan bahan bakar, yang ker­ap men­ja­di pemicu ter­jadinya kebakaran men­dadak. Beber­a­pa peng­gu­na juga menyam­paikan rasa syukur kare­na lokasi keja­di­an ter­ja­di di tem­pat ter­bu­ka dan tidak menim­bulkan kor­ban mas­sal.

Hing­ga saat ini, belum ada keteran­gan res­mi dari pihak kepolisian atau dinas pemadam kebakaran terkait penye­bab pasti dari kebakaran ini. Namun, speku­lasi semen­tara dari war­ga sek­i­tar menye­butkan bah­wa kemu­ngk­i­nan besar kebakaran dise­babkan oleh korslet­ing listrik atau kebo­co­ran bahan bakar. Apala­gi, sepe­da motor yang ter­bakar ter­li­hat tidak dalam kon­disi men­gala­mi tabrakan, sehing­ga dugaan kerusakan mesin atau kelistrikan men­ja­di penye­bab pal­ing mungkin.

  Demo Ricuh Hanguskan Mobil dan Gedung DPRD Makassar

Peri­s­ti­wa ini men­ja­di pengin­gat keras bagi selu­ruh pen­gen­dara untuk selalu was­pa­da dan rutin memerik­sa kon­disi kendaraan sebelum digu­nakan. Ser­ingkali, pemi­lik kendaraan mengabaikan gejala-gejala kecil seper­ti bau bahan bakar, kabel ter­bakar, atau suara aneh dari mesin yang sebe­narnya bisa men­ja­di sinyal awal kerusakan serius.

Selain itu, pen­gen­dara juga diim­bau untuk tidak mem­o­d­i­fikasi sis­tem kelistrikan atau bahan bakar motor tan­pa penge­tahuan dan alat yang tepat. Beber­a­pa keja­di­an seru­pa di masa lalu di Medan juga ser­ing kali meli­batkan kendaraan yang telah dimod­i­fikasi, teruta­ma sis­tem kelistrikan untuk aksesori tam­ba­han seper­ti lam­pu, klak­son, atau sis­tem audio.

Salah satu peng­gu­na Insta­gram berna­ma @indra_medan23 berko­men­tar:

“Untung aja eng­gak nyam­bar ke kendaraan lain. Serem kali kalau pas lam­pu mer­ah dan ramai, bisa-bisa meledak semua.”

Semen­tara itu, akun @dina_siregar menulis. “Ini pela­jaran buat kita semua. Jan­gan cuma mikir motor bisa jalan, tapi juga harus mikir aman eng­gak untuk dipakai. Selalu cek sebelum berangkat.”

Peri­s­ti­wa seper­ti ini juga meny­oroti pent­ingnya edukasi kese­la­matan berk­endara kepa­da masyarakat, ter­ma­suk tin­dakan cepat saat meng­hadapi kebakaran kendaraan. Sejum­lah ahli men­yarankan agar pen­gen­dara mem­bawa alat pemadam api ringan (APAR) kecil di kendaraan mere­ka, yang bisa digu­nakan pada detik-detik per­ta­ma saat api muncul, sebelum mer­am­bat lebih besar.

Dari pan­tauan lalu lin­tas, keja­di­an ini sem­pat menye­babkan kemac­etan di sek­i­tar Sim­pang Darus­salam sela­ma kurang lebih 30 menit, sebelum akhirnya api berhasil dipadamkan dan kendaraan yang ter­bakar dievakuasi ke ping­gir jalan. Beber­a­pa petu­gas kepolisian lalu lin­tas ter­li­hat men­gatur arus kendaraan dan mem­ban­tu pros­es penga­manan.

  Bocah-Bocah di Tegal Parang Ramai-Ramai Dorong Mobil Terjebak Banjir

Dalam ung­ga­han terse­but, medantalk juga menut­up den­gan peringatan bijak:

“Tetap berhati-hati, uta­makan kese­la­matan dari­pa­da kecepatan.”

Perny­ataan ini san­gat rel­e­van dan per­lu men­ja­di per­ha­t­ian bersama, mengin­gat seba­gian besar kece­lakaan atau musi­bah di jalan raya ter­ja­di kare­na kelala­ian atau sikap ter­bu­ru-buru dalam berk­endara. Kese­la­matan harus selalu men­ja­di pri­or­i­tas uta­ma, bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk peng­gu­na jalan lain­nya.

Keja­di­an ini sekali­gus men­ja­di alarm bagi pemer­in­tah daer­ah dan pihak kepolisian lalu lin­tas untuk mem­perku­at pro­gram edukasi kese­la­matan, ter­ma­suk kewa­jiban uji kelayakan kendaraan secara berkala. Diper­lukan juga pen­gawasan ketat ter­hadap bengkel-bengkel yang melakukan mod­i­fikasi kendaraan tan­pa izin atau tan­pa ser­ti­fikasi kea­manan.

Hing­ga beri­ta ini ditu­runk­an, kon­disi di Sim­pang Darus­salam telah kem­bali nor­mal. Kendati demikian, jejak kebakaran masih ter­li­hat di lokasi beru­pa bekas hitam ter­bakar di aspal dan sisa-sisa kendaraan yang gosong. Beber­a­pa war­ga yang melin­tas pun tam­pak masih mem­per­lam­bat laju kendaraan mere­ka untuk meli­hat lokasi keja­di­an dari dekat.

Semoga keja­di­an ini men­ja­di pela­jaran bersama agar lebih peduli ter­hadap kon­disi kendaraan yang kita gunakan sehari-hari. Per­ha­t­ian kecil ter­hadap kese­la­matan bisa menye­la­matkan banyak nyawa dan mence­gah keru­gian besar.

Reporter: (Redak­si)
Sum­ber: @medantalk via Threads
Tang­gal keja­di­an: 4 Agus­tus 2025
Lokasi: Sim­pang Jalan Darus­salam – Gajah Mada, Kota Medan.


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *