Berita Peristiwa

Kebakaran Hebat Landa Permukiman di Cipedes, Bandung

554
×

Kebakaran Hebat Landa Permukiman di Cipedes, Bandung

Sebarkan artikel ini

Ban­dung, SniperNew.id – Peri­s­ti­wa kebakaran kem­bali ter­ja­di di Kota Ban­dung. Pada Jumat pagi, 22 Agus­tus 2025, sek­i­tar pukul 09.13 WIB, Dinas Kebakaran dan Penang­gu­lan­gan Ben­cana (Diskar PB) Kota Ban­dung mener­i­ma lapo­ran kebakaran di sebuah ban­gu­nan yang bera­da di kawasan peruma­han di Jalan Suk­a­gal­ih II, Kelu­ra­han Cipedes, Keca­matan Suka­ja­di.

Dalam lapo­ran awal yang diter­i­ma oleh pihak Diskar PB Kota Ban­dung, kepu­lan asap hitam pekat ter­li­hat mem­bum­bung ting­gi ke udara dari salah satu ban­gu­nan. Tak lama kemu­di­an, api pun semakin mem­be­sar dan mer­am­bat ke bagian atap rumah yang ter­li­hat di lokasi keja­di­an.

Menin­dak­lan­ju­ti lapo­ran terse­but, tim Diskar PB Kota Ban­dung bersama Unit Pelak­sana Tek­nis (UPT) Wilayah Utara lang­sung berg­er­ak ke lokasi. Mere­ka melakukan penan­ganan den­gan men­er­junkan arma­da mobil pemadam ser­ta sejum­lah petu­gas untuk memadamkan api.

SOP (Stan­dard Oper­at­ing Pro­ce­dure) pener­i­maan lapo­ran kebakaran segera dijalankan. Koor­di­nasi lin­tas wilayah juga dilakukan guna mem­per­cepat pros­es penang­gu­lan­gan. Langkah ini pent­ing mengin­gat kawasan Suk­a­gal­ih II bera­da di wilayah padat pen­duduk, sehing­ga risiko mer­am­bat­nya api ke rumah-rumah war­ga lain cukup besar.

Dalam sebuah ung­ga­han di media sosial oleh akun bandung_hariini, ter­li­hat bagaimana kobaran api melalap ban­gu­nan. Api menyala besar dari bagian atap, semen­tara asap hitam pekat mengepul hing­ga tam­pak jelas dari kejauhan.

Beber­a­pa petu­gas pemadam kebakaran ter­li­hat beru­paya memadamkan api meng­gu­nakan selang air bertekanan ting­gi. Dari video yang beredar, mobil pemadam kebakaran dan petu­gas den­gan paka­ian pelin­dung tam­pak berjibaku di ten­gah kon­disi jalan per­muki­man yang relatif sem­pit. Situ­asi semakin mene­gangkan kare­na beber­a­pa kendaraan war­ga masih ter­parkir di sek­i­tar lokasi keja­di­an, sehing­ga menyulitkan akses mobil pemadam kebakaran untuk bermanu­ver.

  Ledakan Oven di Dapur MBG Banyumas, Sepuluh Relawan Terluka

Dalam video yang diung­gah, sejum­lah war­ga juga ter­li­hat menyak­sikan dari sek­i­tar lokasi den­gan penuh kekhawati­ran. Suasana panik pun tak tere­lakkan, mengin­gat kepu­lan asap dan nyala api yang cukup besar berpoten­si menye­bar lebih luas.

Seo­rang war­ga yang sem­pat bera­da di dekat lokasi menye­butkan, api diduga muncul secara tiba-tiba dari salah satu rumah di dalam peruma­han. Namun hing­ga kini, penye­bab pasti kebakaran masih dalam pros­es penye­lidikan pihak berwe­nang.

Petu­gas Diskar PB Kota Ban­dung juga memas­tikan bah­wa pri­or­i­tas uta­ma saat keja­di­an adalah menye­la­matkan war­ga sek­i­tar agar tidak ada kor­ban jiwa. “Begi­tu lapo­ran masuk, kami lang­sung menger­ahkan tim ter­dekat. Prose­dur stan­dar dilak­sanakan, ter­ma­suk koor­di­nasi lin­tas wilayah untuk mem­per­cepat upaya pemadaman,” ujar seo­rang petu­gas yang bera­da di lokasi.

Kebakaran di kawasan per­muki­man bukan hanya menim­bulkan bahaya dari api sema­ta, tetapi juga dari asap pekat yang dihasilkan. Asap hitam yang mem­bubung ting­gi berpoten­si men­gan­dung par­tikel berba­haya bagi kese­hatan per­na­pasan.

Beber­a­pa war­ga yang bera­da tidak jauh dari titik kebakaran tam­pak menut­up hidung dan mulut mere­ka den­gan kain atau masker seadanya untuk men­gu­ran­gi paparan asap. Kon­disi terse­but mem­per­li­hatkan beta­pa gentingnya situ­asi, mengin­gat padat­nya rumah pen­duduk di wilayah terse­but.

Petu­gas pemadam kebakaran tam­pak bek­er­ja sama dalam mem­ba­gi tugas. Ada yang fokus memegang selang air untuk menyem­pro­tkan ke titik api uta­ma, semen­tara seba­gian lain­nya men­gatur lalu lin­tas dan memas­tikan war­ga tidak ter­lalu mendekat.

  Tanah Bergerak Padasari: 2.460 Warga Mengungsi, 464 Rumah Rusak

Dalam reka­man yang beredar, ter­li­hat pula beber­a­pa ben­dera mer­ah putih yang masih berk­ibar di dekat lokasi. Hal ini menan­dakan peri­s­ti­wa kebakaran ter­ja­di hanya beber­a­pa hari sete­lah per­ayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Repub­lik Indone­sia, yang jatuh pada 17 Agus­tus lalu. Kon­tras antara suasana per­ayaan kemerdekaan den­gan musi­bah kebakaran ini semakin men­gun­dang per­ha­t­ian masyarakat.

Mobil pemadam kebakaran berwar­na mer­ah den­gan tulisan Jagabaya ser­ta “Diskar PB Kota Ban­dung” tam­pak parkir di lokasi. Para petu­gas den­gan helm pelin­dung berwar­na putih dan kun­ing terus beru­paya menyi­ram api agar tidak semakin melu­as.

Kebakaran di kawasan per­muki­man memang ser­ing kali menyulitkan tim pemadam. Jalan-jalan sem­pit mem­bu­at mobil pemadam sulit men­jangkau titik api secara lang­sung. Belum lagi adanya kabel listrik yang melin­tang di atas jalan, sehing­ga men­ja­di ham­bat­an tam­ba­han dalam pros­es penyem­protan air.

Kon­disi terse­but tam­pak jelas dalam reka­man video yang mem­per­li­hatkan kabel-kabel listrik melin­tang tepat di depan lokasi kebakaran. Situ­asi ini tidak hanya menyulitkan petu­gas, tetapi juga meningkatkan risiko korslet­ing yang dap­at memicu kebakaran lebih besar.

Diskar PB Kota Ban­dung mene­gaskan bah­wa mere­ka selalu beru­paya meningkatkan koor­di­nasi lin­tas wilayah agar peri­s­ti­wa kebakaran dap­at ditan­gani den­gan cepat. Dalam kasus kebakaran di Jalan Suk­a­gal­ih II ini, langkah koor­di­nasi terse­but lang­sung dit­er­ap­kan den­gan menghubun­gi pos-pos pemadam kebakaran ter­dekat.

Selain itu, aparat kelu­ra­han, kepolisian, ser­ta masyarakat setem­pat turut mem­ban­tu agar jalur menu­ju lokasi bisa ter­bu­ka. Hal ini pent­ing agar arma­da pemadam tidak ter­ham­bat dan air dap­at segera diarahkan ke titik api.

Kro­nolo­gi Singkat

1. Pukul 09.13 WIB: Diskar PB Kota Ban­dung mener­i­ma lapo­ran kebakaran dari war­ga di Jalan Suk­a­gal­ih II, Kelu­ra­han Cipedes, Keca­matan Suka­ja­di.

2. Beber­a­pa menit kemu­di­an: Tim UPT Wilayah Utara bersama Diskar PB berg­er­ak cepat ke lokasi.

  Aksi Perusakan Kunci Motor di Pringsewu Barat Alarm Serius Keamanan Lingkungan

3. Seti­ba di lokasi: Api sudah mem­be­sar, asap pekat mem­bum­bung ting­gi. War­ga mulai panik.

4. Petu­gas pemadam kebakaran: Mulai melakukan pemadaman den­gan menyem­pro­tkan air ke titik api, sam­bil menga­mankan war­ga sek­i­tar.

5. Koor­di­nasi lin­tas wilayah: Dilakukan untuk mem­per­cepat pros­es penan­ganan dan mence­gah api melu­as.

Hing­ga beri­ta ini ditu­runk­an, api telah berhasil dik­enda­likan mes­ki sem­pat mem­bakar seba­gian besar ban­gu­nan. Tidak ada lapo­ran kor­ban jiwa aki­bat keja­di­an ini, namun keru­gian mate­r­i­al masih dalam pros­es pen­dataan oleh pihak berwe­nang.

Penye­bab kebakaran sendiri belum dap­at dipastikan. Aparat kepolisian bersama Diskar PB masih akan melakukan penye­lidikan lebih lan­jut untuk menge­tahui sum­ber api. Dugaan semen­tara bisa berasal dari korslet­ing listrik atau fak­tor lain, namun hal terse­but masih memer­lukan buk­ti lapan­gan yang valid.

Peri­s­ti­wa kebakaran ini kem­bali men­ja­di pengin­gat pent­ingnya kewas­padaan masyarakat, teruta­ma di kawasan padat pen­duduk. War­ga diim­bau untuk selalu memerik­sa insta­lasi listrik, memas­tikan per­ala­tan elek­tron­ik dalam kon­disi baik, ser­ta tidak mening­galkan kom­por menyala tan­pa pen­gawasan.

Diskar PB Kota Ban­dung juga mene­gaskan pent­ingnya ker­ja sama masyarakat dalam mem­berikan akses jalan bagi kendaraan pemadam keti­ka ter­ja­di kebakaran. Hal ini men­ja­di fak­tor penen­tu kecepatan penan­ganan api di lapan­gan.

Kebakaran yang melan­da sebuah ban­gu­nan di kawasan Jalan Suk­a­gal­ih II, Kelu­ra­han Cipedes, Keca­matan Suka­ja­di, Ban­dung, pada Jumat (22/8/2025) pagi, berhasil ditan­gani den­gan cepat oleh Diskar PB Kota Ban­dung bersama UPT Wilayah Utara. Mes­ki tidak menim­bulkan kor­ban jiwa, keja­di­an ini menye­babkan keru­gian mate­r­i­al yang tidak sedik­it.

Peri­s­ti­wa terse­but men­ja­di pengin­gat pent­ingnya kesi­ap­si­a­gaan dan kewas­padaan semua pihak agar kebakaran seru­pa dap­at dice­gah di masa men­datang. (Edi­tor: Ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *