Bandung, SniperNew.id – Sebuah rumah di Jl. Neptunus Barat IX No.7, Kelurahan Sekejati, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung, dilaporkan mengalami kebakaran pada Selasa (23/9/2025) sekitar pukul 16.27 WIB. Informasi awal ini disampaikan oleh akun informasi warga info.cigadung melalui unggahan di media sosial Threads, lengkap dengan video yang memperlihatkan asap hitam tebal membumbung tinggi di sekitar lokasi.
Dalam unggahan tersebut, tertulis. “Telah terjadi kebakaran sebuah rumah di Jl. Neptunus Barat IX No.7, Kelurahan Sekejati, Kecamatan Buahbatu Kota Bandung. Selasa 23 September 2025, pada pukul 16.27 WIB, sore ini. Saat ini Petugas Diskarmat Kota Bandung sedang meluncur ke TKP, semoga api cepat padam dan tidak ada korban jiwa.”
Video yang dibagikan memperlihatkan pemandangan asap pekat berwarna hitam, tampak membubung ke langit di belakang bangunan berwarna putih dengan atap merah. Sejumlah kabel listrik dan tiang saluran udara terlihat di sekitar lokasi, memberi kesan bahwa kebakaran terjadi di kawasan permukiman padat dan dekat dengan infrastruktur listrik.
Peristiwa kebakaran menimpa sebuah rumah di kawasan Buahbatu, Bandung. Berdasarkan unggahan info.cigadung, asap hitam tebal terlihat mengepul, menandakan kebakaran cukup besar. Saat berita ini ditulis, belum ada informasi detail mengenai penyebab kebakaran dan skala kerusakan yang terjadi. Unggahan tersebut menegaskan harapan agar tidak ada korban jiwa dan api segera dapat dipadamkan.
Pihak yang terlibat dalam peristiwa ini meliputi. Pemilik rumah di Jl. Neptunus Barat IX No.7, yang rumahnya mengalami kebakaran. Identitas mereka belum diungkap.
Petugas Diskarmat Kota Bandung, yang disebutkan sedang meluncur ke lokasi untuk melakukan pemadaman.
Warga sekitar yang kemungkinan besar melihat asap dan melaporkan kejadian ke media sosial. Akun info.cigadung, yang berperan menyebarkan informasi awal kepada masyarakat luas.
Kebakaran terjadi di Jl. Neptunus Barat IX No.7, Kelurahan Sekejati, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung. Kawasan Buahbatu dikenal sebagai daerah permukiman yang cukup padat di Bandung Timur. Jalur tersebut dekat dengan beberapa fasilitas publik dan jalur utama transportasi, sehingga kebakaran ini berpotensi menarik perhatian banyak warga yang melintas.
Kejadian dilaporkan terjadi pada Selasa, 23 September 2025, pukul 16.27 WIB. Unggahan info.cigadung yang diterbitkan 23 menit kemudian menandakan bahwa laporan ini merupakan kabar awal dan situasi masih berlangsung.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran belum diketahui. Biasanya, penyelidikan resmi akan dilakukan oleh pihak berwenang setelah api berhasil dipadamkan. Kemungkinan-kemungkinan seperti korsleting listrik, kebocoran gas, atau kelalaian manusia belum bisa dipastikan.
Unggahan dan video memperlihatkan asap hitam tebal membumbung tinggi, menandakan api cukup besar dan mungkin telah melahap sebagian bangunan. Dalam situasi seperti ini, warga sekitar kemungkinan segera melapor ke pihak pemadam kebakaran. Petugas Diskarmat Kota Bandung pun disebut sedang bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman. Tidak ada laporan tentang korban jiwa pada tahap awal ini.
Video yang dibagikan menyoroti suasana dramatis dengan latar langit sore yang tertutup asap pekat. Asap hitam pekat ini biasanya menunjukkan adanya kebakaran yang melibatkan material mudah terbakar, seperti kayu, plastik, atau bahan rumah tangga lainnya. Lokasi terlihat berdekatan dengan kabel listrik tegangan menengah hingga tinggi, yang bisa menambah risiko jika kebakaran tidak segera ditangani.
Menurut unggahan info.cigadung, petugas Diskarmat Kota Bandung langsung dikerahkan begitu menerima laporan. Tindakan cepat ini penting untuk mencegah api merembet ke rumah-rumah tetangga, mengingat kawasan Buahbatu merupakan lingkungan perumahan padat. Harapan besar disampaikan agar kebakaran ini dapat segera diatasi tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan lebih luas.
Dalam penanganan kebakaran di permukiman padat, pemadam kebakaran biasanya menerapkan beberapa langkah standar:
1. Isolasi lokasi – memastikan area sekitar aman dari warga yang mungkin mendekat untuk menonton.
2. Pemadaman awal – menggunakan water cannon atau alat khusus untuk menahan penyebaran api.
3. Pemeriksaan bangunan sekitar – memastikan tidak ada titik api tambahan.
4. Koordinasi dengan PLN – jika diperlukan, listrik di area tersebut bisa diputus sementara untuk mencegah korsleting lebih lanjut.
Unggahan info.cigadung juga menyertakan doa agar api cepat padam dan tidak ada korban jiwa. Warga sekitar yang melihat asap tebal kemungkinan besar merasa cemas, apalagi jika mereka tinggal di rumah-rumah berhimpitan. Kebakaran di kawasan padat penduduk sering menimbulkan trauma dan kerugian besar, bahkan jika hanya satu rumah yang terbakar.
Masyarakat online juga tampak merespons unggahan tersebut dengan cepat, memberi semangat kepada petugas pemadam kebakaran dan harapan agar situasi dapat dikendalikan. Beberapa komentar warganet biasanya menyampaikan empati, mendoakan keselamatan penghuni rumah, dan mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati dengan potensi kebakaran rumah tangga.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya langkah-langkah pencegahan kebakaran rumah tangga, di antaranya:
Periksa instalasi listrik secara berkala. Kabel yang aus atau stop kontak longgar bisa memicu korsleting. Jangan biarkan kompor atau peralatan listrik menyala tanpa pengawasan.
Sediakan alat pemadam api ringan (APAR) di rumah. Pastikan jalur evakuasi jelas bagi seluruh penghuni rumah. Matikan peralatan elektronik saat tidak digunakan untuk mengurangi risiko kebakaran.
Langkah-langkah sederhana ini sering kali efektif mencegah kebakaran yang bisa berakibat fatal.
Unggahan info.cigadung menunjukkan bagaimana media sosial kini menjadi sumber informasi cepat bagi masyarakat. Dalam hitungan menit, kabar kebakaran bisa menyebar luas, membantu mempercepat respons darurat. Namun, penting juga untuk menegaskan bahwa informasi awal di media sosial masih bersifat sementara dan perlu dikonfirmasi lebih lanjut dari pihak berwenang.
Kebakaran yang terjadi di Jl. Neptunus Barat IX No.7, Buahbatu, Bandung pada Selasa sore ini merupakan peristiwa yang menarik perhatian masyarakat. Video dan keterangan yang beredar memperlihatkan asap tebal membumbung, namun laporan awal menyebutkan tidak ada korban jiwa. Petugas Diskarmat Kota Bandung telah bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
Hingga berita ini ditulis, penyebab kebakaran belum diketahui dan belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang mengenai kerusakan maupun tindakan lanjutan. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, menghindari lokasi kejadian agar tidak mengganggu proses pemadaman, dan menunggu keterangan resmi selanjutnya.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya langkah-langkah pencegahan kebakaran rumah tangga serta peran penting laporan cepat melalui media sosial dalam membantu respons darurat. SniperNew.id akan terus memantau perkembangan terbaru dan memperbarui informasi begitu data resmi tersedia. (Ahm/Ahm).













