Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Peristiwa

Mobil Terbalik Masuk Drainase di Merauke, Evakuasi Dramatis dengan Crane

215
×

Mobil Terbalik Masuk Drainase di Merauke, Evakuasi Dramatis dengan Crane

Sebarkan artikel ini

Mer­auke, SniperNew.id — Suasana di sek­i­tar Pin­tu Air Jalan Kamiza­un, Mer­auke, men­dadak ramai dipa­dati war­ga dan peng­gu­na jalan pada Senin sore. Sebuah insi­d­en kece­lakaan tung­gal ter­ja­di keti­ka sebuah mobil dila­porkan ter­ba­lik dan ter­ce­bur ke dalam salu­ran drainase. Pros­es evakuasi kendaraan terse­but berlang­sung drama­tis dan memer­lukan wak­tu pan­jang hing­ga akhirnya mobil berhasil diangkat ke per­mukaan, Senin (22/09/2025).

Peri­s­ti­wa ini men­ja­di per­ha­t­ian pub­lik kare­na selain posisi mobil yang sulit dijangkau, upaya evakuasi juga meli­batkan mobil crane untuk men­gangkat kendaraan dari dalam drainase. Pros­es pan­jang terse­but menim­bulkan arus lalu lin­tas yang sem­pat ter­gang­gu di sek­i­tar lokasi keja­di­an.

Berdasarkan infor­masi yang dihim­pun dari akun media sosial info_kejadian_merauke, insi­d­en bermu­la keti­ka sebuah mobil mela­ju di sek­i­tar kawasan Pin­tu Air Jalan Kamiza­un. Belum ada pen­je­lasan res­mi terkait penye­bab pasti kece­lakaan, namun mobil terse­but dike­tahui tiba-tiba kehi­lan­gan kendali hing­ga akhirnya ter­gul­ing dan ter­ce­bur ke dalam drainase.

War­ga yang bera­da di sek­i­tar lokasi segera mela­porkan keja­di­an ini ke pihak berwe­nang. Petu­gas dari kepolisian dan tim evakuasi segera dik­er­ahkan untuk menga­mankan lokasi sekali­gus melakukan pros­es penarikan kendaraan. Situ­asi bertam­bah menan­tang kare­na posisi mobil yang ter­je­bak dalam drainase mem­bu­at pros­es evakuasi tidak bisa dilakukan secara man­u­al.

  Tujuh Hari Terisolasi, Warga Sungai Landia Minta Bantuan Segera

Untuk men­gangkat kendaraan yang ter­je­bak, sebuah mobil crane didatangkan ke lokasi. Pros­es ini berlang­sung cukup lama kare­na petu­gas harus bek­er­ja ekstra hati-hati. Kesala­han dalam menarik atau men­gait mobil berisiko menye­babkan kerusakan lebih parah pada kendaraan maupun mem­ba­hayakan kese­la­matan petu­gas di lapan­gan.

Evakuasi drama­tis ini men­ja­di ton­to­nan war­ga. Banyak masyarakat yang mengabadikan momen keti­ka mobil crane per­la­han-lahan men­gangkat kendaraan dari dalam drainase. Arus lalu lin­tas sem­pat tersendat kare­na seba­gian badan jalan digu­nakan untuk pros­es pen­em­patan crane ser­ta area penga­manan.

Menu­rut lapo­ran yang dibagikan akun terse­but, petu­gas meng­hadapi sejum­lah tan­ta­n­gan dalam pros­es evakuasi. Per­ta­ma, kon­disi mobil yang sudah dalam posisi ter­ba­lik mem­bu­at pen­gait crane sulit dipasang. Ked­ua, arus lalu lin­tas di sek­i­tar lokasi harus tetap dik­enda­likan agar tidak ter­ja­di kemac­etan parah.

Selain itu, tim juga harus memas­tikan evakuasi dilakukan den­gan aman agar tidak menim­bulkan risiko tam­ba­han, seper­ti mobil ter­gul­ing kem­bali atau crane kehi­lan­gan kese­im­ban­gan. Sete­lah melalui pros­es yang cukup pan­jang, mobil akhirnya berhasil diangkat ke per­mukaan.

Keja­di­an ini men­gun­dang per­ha­t­ian banyak war­ga. Seba­gian besar men­gaku kaget meli­hat mobil bisa sam­pai masuk ke dalam drainase. “Saya tadi lewat, tiba-tiba sudah ramai orang. Terny­a­ta ada mobil yang jatuh ke drainase. Untung cepat ditan­gani,” ujar salah satu war­ga yang eng­gan dise­butkan namanya.

  Warga Sibolga–Tapteng Ambil Kebutuhan Pokok Usai Banjir Besar

Beber­a­pa war­ga lain­nya juga sem­pat mengabadikan momen evakuasi meng­gu­nakan pon­sel mere­ka. Video yang beredar di media sosial kemu­di­an viral, mem­per­li­hatkan detik-detik mobil crane men­gangkat kendaraan yang ter­je­bak.

Hing­ga beri­ta ini dit­ulis, belum ada infor­masi detail terkait kon­disi penge­mu­di maupun penumpang mobil. Namun, pihak berwe­nang memas­tikan bah­wa pros­es evakuasi dilakukan bukan hanya untuk men­gangkat kendaraan, tetapi juga memas­tikan kese­la­matan semua pihak yang ter­li­bat.

Mobil yang terangkat ter­li­hat men­gala­mi kerusakan cukup parah aki­bat posisi ter­ba­lik dan ben­tu­ran saat ter­ce­bur ke dalam drainase. Mes­ki demikian, pihak kepolisian masih melakukan penye­lidikan lebih lan­jut untuk menge­tahui kro­nolo­gi ser­ta penye­bab pasti kece­lakaan.

Meskipun belum ada keteran­gan res­mi, sejum­lah kemu­ngk­i­nan penye­bab ten­gah diper­tim­bangkan. Beber­a­pa fak­tor yang diduga berkon­tribusi antara lain:

1. Kon­disi jalan licin aki­bat cua­ca hujan.

2. Kesala­han penge­mu­di seper­ti kehi­lan­gan kon­sen­trasi atau kecepatan yang tidak terkon­trol.

3. Kendaraan bermasalah, mis­al­nya gang­guan pada sis­tem rem atau kemu­di.

Pihak kepolisian Mer­auke ber­jan­ji akan melakukan pemerik­saan lebih lan­jut, ter­ma­suk memerik­sa sak­si mata dan penge­mu­di, untuk memas­tikan penye­bab uta­ma insi­d­en ini.

Sela­ma pros­es evakuasi, arus lalu lin­tas di sek­i­tar Pin­tu Air Jalan Kamiza­un men­gala­mi kemac­etan. Petu­gas kepolisian lalu lin­tas dik­er­ahkan untuk men­gatur kendaraan yang melin­tas agar tidak menam­bah kepa­datan. Beber­a­pa kendaraan bahkan dial­ihkan ke jalur alter­natif hing­ga evakuasi sele­sai.

Meskipun sem­pat meng­ham­bat per­jalanan, peng­gu­na jalan men­gapre­si­asi langkah cepat petu­gas dalam menan­gani situ­asi terse­but. Sete­lah mobil berhasil diangkat, arus lalu lin­tas per­la­han kem­bali nor­mal.

  Ledakan Oven di Dapur MBG Banyumas, Sepuluh Relawan Terluka

Sete­lah kendaraan berhasil dievakuasi, mobil lang­sung dia­mankan untuk pros­es pemerik­saan lebih lan­jut. Polisi akan melakukan olah tem­pat keja­di­an perkara (TKP) guna menen­tukan penye­bab insi­d­en.

Selain itu, pihak terkait juga akan mengeval­u­asi kon­disi infra­struk­tur di sek­i­tar lokasi, ter­ma­suk drainase dan ram­bu jalan, untuk men­gan­tisi­pasi keja­di­an seru­pa di masa depan.

Peri­s­ti­wa ini men­ja­di pengin­gat bagi masyarakat, khusus­nya para penge­mu­di, agar selalu berhati-hati keti­ka melin­tas di jalur rawan kece­lakaan. Ada beber­a­pa imbauan yang dis­am­paikan pihak kepolisian:

1. Kuran­gi kecepatan saat melin­tasi area den­gan kon­disi jalan sem­pit atau dekat salu­ran drainase.

2. Per­hatikan cua­ca – jalan yang licin aki­bat hujan meningkatkan risiko kece­lakaan.

3. Perik­sa kendaraan secara rutin, khusus­nya sis­tem pen­gere­man dan ban.

4. Jaga kon­sen­trasi saat berk­endara, hin­dari bermain pon­sel atau men­gan­tuk keti­ka menye­tir.

Kece­lakaan mobil yang ter­ba­lik dan masuk ke drainase di sek­i­tar Pin­tu Air Jalan Kamiza­un, Mer­auke, pada Senin 22 Sep­tem­ber 2025, men­ja­di per­ha­t­ian pub­lik. Pros­es evakuasi drama­tis den­gan ban­tu­an mobil crane akhirnya berhasil men­gangkat kendaraan sete­lah melalui upaya pan­jang dan penuh kehati-hat­ian.

Mes­ki arus lalu lin­tas sem­pat ter­gang­gu, koor­di­nasi petu­gas di lapan­gan memas­tikan situ­asi bisa kem­bali nor­mal. Saat ini, polisi masih men­dala­mi penye­bab kece­lakaan dan mengim­bau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berk­endara.

Peri­s­ti­wa ini men­ja­di pela­jaran pent­ing bah­wa kese­la­matan di jalan raya harus selalu men­ja­di pri­or­i­tas uta­ma.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *