Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Daerah

Masjid di Depok Digembok Gegara Anak-anak Main, Mantan Marbot Ungkap Kekecewaan: “Dulu Minta Remaja Aktif, Sekarang Malah Ditutup”

328
×

Masjid di Depok Digembok Gegara Anak-anak Main, Mantan Marbot Ungkap Kekecewaan: “Dulu Minta Remaja Aktif, Sekarang Malah Ditutup”

Sebarkan artikel ini

Depok, SniperNew.id — Sebuah video viral mem­per­li­hatkan kon­disi Masjid Jami’ Al-Mubaarok di Depok yang digem­bok dan hanya dibu­ka saat wak­tu salat lima wak­tu. Video ini diung­gah oleh akun Face­book OdeZz Khan pada Senin, 23 Juni 2025, yang juga dike­tahui seba­gai man­tan mar­bot masjid terse­but.

  Ketua DPP KOMPI B Desak Polres Siantar Bubarkan Kegiatan Malam ini di ANDA Karaoke, Diduga Tak Berizin dan Jadi Ajang Pesta Narkoba

Masjid Jami’ Al-Mubaarok kini hanya dibu­ka saat wak­tu salat fard­hu dan ditut­up rap­at di luar wak­tu terse­but. Kepu­tu­san ini diam­bil oleh pen­gu­rus masjid kare­na alasan banyaknya anak-anak yang ser­ing bermain di area masjid. Kebi­jakan ini men­u­ai kri­tik dari war­ganet, khusus­nya dari man­tan mar­bot yang men­gung­gah video terse­but.

Man­tan mar­bot sekali­gus pen­gu­rus masjid yang memu­tuskan mundur kare­na tidak sep­a­kat den­gan kebi­jakan penu­tu­pan masjid ini adalah sosok uta­ma dalam ung­ga­han terse­but. Ia dike­nal aktif menghidup­kan kegiatan rema­ja masjid dan men­ja­di peng­ger­ak aktiv­i­tas pemu­da di lingkun­gan sek­i­tar Masjid Jami’ Al-Mubaarok.

  Bupati Gunungkidul Dukung Pelestarian Budaya di Padukuhan Sokokerep

Di Mana dan Kapan Keja­di­an Ini?
Peri­s­ti­wa ini ter­ja­di di Masjid Jami’ Al-Mubaarok yang berlokasi di Depok, Jawa Barat. Video kon­disi masjid yang digem­bok itu diung­gah ke media sosial pada Senin, 23 Juni 2025.

Pen­gu­rus masjid beralasan penu­tu­pan dilakukan kare­na banyaknya anak-anak yang men­jadikan masjid seba­gai tem­pat bermain. Hal ini dini­lai meng­gang­gu kete­nan­gan dan kesakralan tem­pat ibadah. Namun, kebi­jakan terse­but jus­tru memicu reak­si negatif dari masyarakat, yang meni­lai langkah itu ter­lalu ekstrem dan tidak men­didik.

Dalam video terse­but, man­tan mar­bot menye­salkan kepu­tu­san ini. Ia men­gungkap bah­wa dulun­ya pen­gu­rus masjid sem­pat bertanya kepadanya, “Bagaimana caranya agar rema­ja aktif di masjid?” Iro­nis­nya, kini akses ke masjid jus­tru dibatasi. Ia menam­bahkan, mes­ki ini adalah aib bagi dirinya seba­gai man­tan bagian dari pen­gu­rus, ia berharap den­gan menye­barkan kon­disi ini, akan ada peruba­han di masa depan.

  Skandal Sawit Mesuji: PT BNCW Diduga Kongkalikong dengan Mafia Tanah, Warga Ancam Lapor Presiden

Ung­ga­han ini men­u­ai sim­pati dari banyak neti­zen, teruta­ma dari kalan­gan pegiat dak­wah dan pem­bi­na rema­ja masjid. Banyak yang berharap pen­gu­rus Masjid Jami’ Al-Mubaarok mem­bu­ka ruang dia­log agar masjid bisa kem­bali men­ja­di tem­pat pem­bi­naan gen­erasi muda, bukan malah menut­up akses mere­ka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *