Berita Peristiwa

Mahasiswi Unram Ditemukan Tewas di Pantai Nipah, Diduga Korban Begal

300
×

Mahasiswi Unram Ditemukan Tewas di Pantai Nipah, Diduga Korban Begal

Sebarkan artikel ini

Lom­bok Utara, SniperNew.id — Rabu  27 Agus­tus 2025 War­ga di kawasan Pan­tai Nipah, Desa Mala­ka, Keca­matan Peme­nang, Kabu­pat­en Lom­bok Utara dibu­at geger oleh pen­e­muan jenazah seo­rang perem­puan, sek­i­tar pukul 06.30 WITA, Rabu pagi ini .

Kor­ban dike­tahui seba­gai seo­rang maha­siswi Uni­ver­si­tas Mataram (Unram), berin­isial MV (19), mengam­bil juru­san Agribis­nis, Fakul­tas Per­tan­ian, semes­ter tiga . Ia bersama rekan­nya, RA (19), juga maha­siswa juru­san yang sama, berangkat dari kam­pus sek­i­tar pukul 16.30 WITA, Selasa (26/8), meng­gu­nakan sepe­da motor PCX hitam bernomor polisi EA 5502 AI .

Keti­ka malam tiba dan ked­u­anya tak kem­bali, kelu­ar­ga MV mulai resah dan mela­cak keber­adaan mere­ka melalui “cek post” (CP), men­gan­tarkan mere­ka ke sek­i­tar Pan­tai Nipah.

  Warga Bireuen Putus Komunikasi, Minta Update Banjir Peusangan

Sek­i­tar pukul 01.30 WITA pada Rabu dini hari, RA dite­mukan dalam kon­disi tidak sadark­an diri dan lang­sung dilarikan ke Puskesmas Nipah untuk men­da­p­atkan per­to­lon­gan medis . Beber­a­pa jam kemu­di­an, jenazah MV dite­mukan ter­lungkup di lokasi yang sama, diperki­rakan sudah mening­gal dunia .

Hasil pemerik­saan awal menun­jukkan adanya luka-luka yang mengindikasikan kemu­ngk­i­nan terke­na ben­da tumpul, seper­ti kayu atau batu, mes­ki pihak kepolisian belum memas­tikan jenis sen­jatanya . Berdasarkan keteran­gan RA, diduga kuat ter­ja­di tin­dak pem­be­galan; ia menye­but bah­wa dua orang pelaku meny­erang mere­ka dan memukul­nya den­gan kayu .

Saat ini, jenazah MV ten­gah diau­top­si untuk memas­tikan penye­bab kema­t­ian, sedan­gkan RA dirawat secara inten­sif di RS Bhayangkara Mataram . Semen­tara itu, sepe­da motor kor­ban telah dia­mankan seba­gai barang buk­ti oleh Polsek Peme­nang .

Kasi Humas Pol­res Lom­bok Utara, Ipda I Made Wiryawan, mene­gaskan bah­wa kasus ini masih dalam penye­lidikan oleh Satreskrim Pol­res Lom­bok Utara, dan hasil olah TKP ser­ta pemerik­saan lebih lan­jut akan diu­mumkan kemu­di­an . Kapolsek Peme­nang, AKP Hen­ni Andri­ani, juga meny­atakan masih ter­gan­tung pada lapo­ran res­mi pihak rumah sak­it dan tim penyidik .

  Aksi Perusakan Kunci Motor di Pringsewu Barat Alarm Serius Keamanan Lingkungan

Keja­di­an ini menge­jutkan war­ga setem­pat, ter­lebih kare­na Lom­bok Utara sela­ma ini dike­nal relatif aman. Salah seo­rang peda­gang lokal meny­atakan keterke­ju­tan­nya: “Tum­ben keja­di­an­nya, sebe­narnya KLU ini aman,” serun­ya, berharap keja­di­an seru­pa tak teru­lang dan berharap pen­ingkatan patroli, teruta­ma mengin­gat min­im­nya pen­eran­gan di jalanan sek­i­tar pan­tai .

Fak­ta Keteran­gan. Kor­ban MV (19), maha­siswi Unram juru­san Agribis­nis

Rekan kor­ban RA (19), juga maha­siswa juru­san sama. Wak­tu berangkat Selasa, 26 Agus­tus 2025 pukul 16.30 WITA
Lokasi Pan­tai Nipah, Desa Mala­ka, Keca­matan Pemenang.BPenemuan kor­ban RA pingsan ~01.30 WITA, MV mening­gal ~06.30 WITA. Dugaan semen­tara Pem­be­galan den­gan kek­erasan (dije­jali ben­da tumpul)
Tin­dakan kepolisian Autop­si kor­ban, per­awatan medis RA, barang buk­ti dia­mankan. Sta­tus kasus Masih dis­e­lidi­ki oleh Satreskrim Pol­res Lom­bok Utara

  Takut Sunat di Usia 15 Tahun, Remaja Bekasi Akhirnya Dijemput Mobil Damkar

Peri­s­ti­wa tragis ini meny­orot kebu­tuhan akan kea­manan yang lebih baik di wilayah pari­wisa­ta Lom­bok Utara, bukan hanya untuk pen­gun­jung, tetapi juga bagi maha­siswa dan war­ga lokal yang melakukan aktiv­i­tas malam. Ter­lebih lagi, bagi komu­ni­tas akademik seper­ti Unram, di mana kor­ban dan rekan­nya adalah maha­siswa dari kelas inter­na­sion­al yang jum­lah­nya ter­batas dan cukup dike­nal kam­pus .

Kepolisian dihara­p­kan segera menun­taskan penye­lidikan, mengi­den­ti­fikasi pelaku, dan bek­er­ja sama den­gan pihak kam­pus ser­ta kelu­ar­ga kor­ban untuk memas­tikan kead­i­lan dan pence­ga­han kasus seru­pa.

Kita berharap semoga pros­es penyidikan ini bisa cepat meng­hasilkan keje­lasan, pelaku dap­at dihadap­kan pada hukum, dan kori­dor kese­la­matan bagi masyarakat khusus­nya maha­siswa di daer­ah wisa­ta NTB semakin dit­ingkatkan. Jika Anda mem­bu­tuhkan infor­masi tam­ba­han, ringkasan perkem­ban­gan, atau bahan pen­dukung lain, saya siap mem­ban­tu!. (Redak­si)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *