Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Peristiwa

Ledakan Misterius di Pamulang Rusak Lima Rumah, Empat Warga Terluka

284
×

Ledakan Misterius di Pamulang Rusak Lima Rumah, Empat Warga Terluka

Sebarkan artikel ini

Pamu­lang, SniperNew.id – War­ga Jalan Talas II, Pon­dok Cabe Ilir, Pamu­lang, Tangerang Sela­tan, digem­parkan oleh sebuah ledakan mis­terius pada Jumat (12/9/2025) sek­i­tar pukul 05.20 WIB. Ledakan yang ter­ja­di saat seba­gian besar war­ga masih bersi­ap untuk berak­tiv­i­tas pagi itu men­gak­i­batkan kerusakan parah pada lima rumah pen­duduk.

Tiga di antaranya dila­porkan ambruk parah. Insi­d­en ini juga menye­babkan empat orang war­ga men­gala­mi luka-luka dan kini sedang men­da­p­atkan per­awatan inten­sif di Rumah Sak­it Her­mi­na Cipu­tat.

Peri­s­ti­wa ini menim­bulkan kepanikan luar biasa di kalan­gan masyarakat sek­i­tar. Suara ledakan dise­but-sebut ter­den­gar hing­ga radius tiga kilo­me­ter, memicu kekhawati­ran war­ga yang ting­gal cukup jauh dari lokasi keja­di­an. Hing­ga beri­ta ini ditu­runk­an, penye­bab ledakan masih belum dike­tahui dan sedang dalam tahap penye­lidikan oleh pihak berwe­nang.

Berdasarkan keteran­gan sak­si mata yang dihim­pun, suara ledakan ter­den­gar san­gat keras sek­i­tar pukul 05.20 WIB. Banyak war­ga yang saat itu sedang bersi­ap-siap berangkat ker­ja atau menyi­ap­kan sara­pan pagi. Tiba-tiba, den­tu­man besar meng­gun­cang kawasan terse­but. Gun­can­gan yang dihasilkan bahkan mem­bu­at beber­a­pa war­ga merasa seper­ti sedang men­gala­mi gem­pa.

  Banjir Parah Lumpuhkan Kemang, Kendaraan Terjebak Genangan

“Awal­nya saya kira itu gem­pa bumi, kare­na lan­tai rumah berge­tar keras. Tapi sete­lah suara ledakan ter­den­gar, saya segera kelu­ar rumah dan meli­hat kepu­lan asap dari arah Jalan Talas II,” ungkap seo­rang war­ga setem­pat.

Ledakan terse­but lang­sung menye­babkan kepanikan. Sejum­lah war­ga berlar­i­an kelu­ar rumah untuk menye­la­matkan diri. Beber­a­pa orang men­co­ba men­datan­gi sum­ber ledakan untuk memas­tikan kon­disi tetang­ga mere­ka. Tak lama kemu­di­an, suara sirene mobil pemadam kebakaran dan ambu­lans ter­den­gar mendekat.

Insi­d­en ini men­gak­i­batkan kerusakan cukup parah pada lima rumah yang bera­da pal­ing dekat den­gan pusat ledakan. Tiga rumah dila­porkan ambruk parah sehing­ga seba­gian besar struk­tur ban­gu­nan­nya rata den­gan tanah. Semen­tara dua rumah lain­nya men­gala­mi kerusakan sedang hing­ga ringan, seper­ti jen­dela pec­ah, atap ter­lepas, dan dind­ing retak.

Kerusakan mate­r­i­al tidak hanya ter­batas pada rumah-rumah terse­but. Pec­a­han kaca dite­mukan berser­akan hing­ga puluhan meter dari lokasi. Beber­a­pa kendaraan yang ter­parkir di sek­i­tar tem­pat keja­di­an juga dila­porkan men­gala­mi kerusakan aki­bat terke­na ser­pi­han.

Selain keru­gian mate­r­i­al, empat war­ga dila­porkan men­gala­mi luka-luka. Mere­ka segera dilarikan ke RS Her­mi­na Cipu­tat untuk men­da­p­atkan per­to­lon­gan medis. Berdasarkan infor­masi semen­tara, dua kor­ban men­gala­mi luka bakar ringan, sedan­gkan dua lain­nya menderi­ta luka aki­bat terke­na rerun­tuhan ban­gu­nan.

  Sakit Lambung Kumat, Warga Pesisir Barat ini Meninggal Dunia di Kamar Hotel

Pas­cain­si­d­en, suasana di lokasi ledakan tam­pak dipenuhi war­ga dan aparat gabun­gan dari kepolisian, TNI, ser­ta tim pemadam kebakaran. Petu­gas segera melakukan ster­il­isasi area untuk menghin­dari kemu­ngk­i­nan ter­jadinya ledakan susu­lan. Jalur menu­ju Jalan Talas II untuk semen­tara ditut­up guna memu­dahkan pros­es evakuasi dan penye­lidikan.

Tim pemadam kebakaran diban­tu relawan masyarakat bergo­tong-roy­ong mem­ber­sihkan puing-puing ban­gu­nan yang ambruk. Semen­tara itu, aparat kepolisian memasang garis polisi di sek­i­tar area yang diang­gap pal­ing berba­haya.

Hing­ga saat ini, penye­bab ledakan belum dap­at dipastikan. Kapol­res Tangerang Sela­tan menyam­paikan bah­wa pihaknya masih mengumpulkan barang buk­ti dan melakukan olah tem­pat keja­di­an perkara (TKP).

“Kami sudah menu­runk­an tim pen­ji­nak bom (Jibom) untuk memas­tikan apakah ledakan ini dise­babkan oleh bahan peledak atau fak­tor lain seper­ti kebo­co­ran gas. Semua kemu­ngk­i­nan masih kami dala­mi,” ujar Kapol­res.

Penye­lidikan ini meli­batkan tim gabun­gan dari kepolisian, Dinas Pemadam Kebakaran, dan ahli foren­sik bahan peledak. Mere­ka akan memerik­sa sisa-sisa puing, bekas ledakan, ser­ta mengumpulkan keteran­gan dari sak­si-sak­si di sek­i­tar lokasi.

Ledakan ini memicu kekhawati­ran di kalan­gan masyarakat Pamu­lang. Banyak war­ga khawatir akan kese­la­matan kelu­ar­ga mere­ka dan mem­inta pemer­in­tah setem­pat untuk segera mem­berikan keje­lasan men­ge­nai penye­bab insi­d­en terse­but.

“Kami butuh kepas­t­ian apakah ini kece­lakaan atau ada fak­tor lain. Kalau ini kare­na kebo­co­ran gas, berar­ti kita harus lebih hati-hati. Tapi kalau ada unsur kesen­ga­jaan, berar­ti kea­manan lingkun­gan harus diper­ke­tat,” ujar salah satu war­ga.

  Tragedi Konten Berujung Petaka: Dua Pelajar Diduga Tenggelam Usai Terjun dari Jembatan Pelangi Tegal

Seba­gian war­ga memil­ih men­gungsi semen­tara wak­tu ke rumah ker­abat yang lebih jauh dari lokasi ledakan. Mere­ka merasa khawatir kemu­ngk­i­nan adanya ledakan susu­lan atau bahaya lain yang belum dike­tahui.

Pemer­in­tah Kota Tangerang Sela­tan meny­atakan siap mem­berikan ban­tu­an kepa­da kor­ban ter­dampak, baik beru­pa ban­tu­an medis maupun per­baikan rumah. Dinas Sosial setem­pat telah menyi­ap­kan posko daru­rat untuk menam­pung war­ga yang kehi­lan­gan tem­pat ting­gal.

Selain itu, tim dari Badan Penang­gu­lan­gan Ben­cana Daer­ah (BPBD) juga ditu­runk­an untuk mem­ban­tu pros­es evakuasi dan pemuli­han pas­ca ledakan. Mere­ka memas­tikan bah­wa semua war­ga yang rumah­nya ter­dampak men­da­p­atkan ban­tu­an logis­tik, seper­ti makanan, air bersih, dan paka­ian.

Ledakan mis­terius yang meng­gun­cang Pamu­lang ini masih meny­isakan banyak per­tanyaan. War­ga berharap pihak berwe­nang segera men­gungkap penye­bab pasti insi­d­en terse­but agar tidak menim­bulkan kere­sa­han berkepan­jan­gan.

Semen­tara itu, aparat terus ber­ja­ga di sek­i­tar lokasi untuk memas­tikan kea­manan dan mence­gah masyarakat masuk ke area yang diang­gap berba­haya. Pros­es penye­lidikan diperki­rakan akan memakan wak­tu beber­a­pa hari ke depan hing­ga semua buk­ti terkumpul dan anal­i­sis sele­sai dilakukan. (Abd/ABB)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *