Ketapang, SniperNew.id — Penyertaan modal dasar dari Pemerintah Kabupaten Ketapang kepada Perusahaan Daerah (Perusda) Ketapang Pangan Mandiri (KPM) sebesar 16 milyar disorot tajam kalangan aktivis sosial dan LSM.
Pasalnya dari yang berasal dari APBD Ketapang tahun 2022 tersebut, patut diduga telah disalahgunakan atau diselewengkan jajaran Perusda Ketapang Pangan Mandiri (KPM).
Asri Ruslan Ketua DPC Lembaga Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Ketapang, melihat tidak ada transparansi dalam penyertaan modal dasar bagi Perusahaan Daerah KPM tersebut.
” Dari awal saja, penyaluran dana bantuan sudah tidak transparan dan patut diduga tidak melalui mekanisme penyaluran keuangan yang sesuai aturan atau regulasi. Mungkin saja pihak eksekutif tidak melibatkan DPRD Ketapang dalam pembahasan terkait penyaluran dan bantuan modal dasar kepada Perusda KPM ini ” ujar Asri Ruslan.
Dana 16 Milyar itu bukan jumlah yang sedikit untuk dikelola secara sembarangan. Seharusnya menurut Asri, sedari awal pihak direksi Ketapang pangan Mandiri (KPM) sudah melakukan hitung hitungan terkait usaha yang dijalan kan dan keuntungan yang akan didapatkan.
” Kalau hanya membuat proposal kemana mana, semua orang bisa. Yang ditunggu masyarakat adalah aksi nyata melalui usaha produktif yang dapat menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD). Bukan hanya anggaran dihabiskan untuk gaji, makan minum, biaya perjalanan dinas dan pemanfaatan yang tidak tentu pemanfaatannya” ujar Mantan Pelatih Yudo Ketapang ini
Untuk menyelamatkan keuangan daerah yang notabene adalah uang rakyat, Asri Ruslan mendesak agar Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengusut tuntas dugaan penggelapan dana penyertaan modal dari Pemkab Ketapang ini.
“semoga saja kepolisian dan kejaksaan Ketapang segera menurunkan tim untuk menindaklanjuti dugaan penyelewengan dana Perusda Ketapang pangan Mandiri (KPM) ini.
Alkap Pasti, S. Pd selaku direktur Perusda Ketapang Pangan Mandiri (KPM), menyatakan bahwa memang benar Perusda Ketapang Pangan Mandiri (KPM) telah disuntik pendanaan oleh Pemkab Ketapang sebesar 16 milyar, namun hingga saat ini, mereka belum memiliki bisnis utama atau sampingan yang dapat mendatangkan keuntungan bagi daerah.
“Betul kita disupport oleh Pemda Ketapang sebesar 16 Milyar untuk Perusda Ketapang pangan Mandiri ini. Namun hingga saat ini, kami baru sebatas membuat proposal usaha yang ditawarkan ke para investor atau pihak ketiga lainnya, namun belum ada MoU atau kerjasama usaha” ujar Alkaf Pasti
Perusda KPM dijelaskan oleh Alkaf, telah mempunyai lahan kosong seluas 1500 ha yang rencananya akan ditanami sawit
” Tapi untuk land clearing dan menanam sawit dananya cukup besar.. Jadi kami tunda dulu, untuk investasi kebun sawit” ujar Mantan Anggota KPU Ketapang ini, ucap asri Ruslan ketua DPC LAKI laskar Anti korupsi Indonesia kab Ketapang Kalimantan barat kepada awak media SniperNewsid Ketapang Kalbar, Rabu (29/1/2025)
Penulis: (Jumadi)













