Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Kritikan keras Kembali Dilontarkan Oleh Raden Aktivis Kontroversi dan Reseh. “Dibalik relokasi pasar induk Banyuwangi ada penjajah lokal”

197
×

Kritikan keras Kembali Dilontarkan Oleh Raden Aktivis Kontroversi dan Reseh. “Dibalik relokasi pasar induk Banyuwangi ada penjajah lokal”

Sebarkan artikel ini

Banyuwan­gi — Snipernew.id — Aktivis yang dike­nal reseh dan Kon­tro­ver­si, Raden Teguh Fir­man­syah mel­on­tarkan kri­tiknya ter­hadap pem­ban­gu­nan di era Bupati Ipuk Fres­tian­dani. Ia meni­lai pem­ban­gu­nan pasar mis­al­nya, tidak tepat sasaran dan hanya merugikan UMKM raky­at kecil.

  DPC KWRI Pringsewu Mengucapkan Selamat H.Suyadi Dilantik Sebagai Anggota DPRD

“Itu pent­ingnya pemi­hakan, untuk sia­pa sebe­tul­nya (pasar induk) diban­gun. itu namanya vol­ume per­tum­buhan itu menye­babkan yang lain tert­ing­gal, Bupati eng­gak pun­ya per­spek­tif itu. Pada­hal Bupati Ipuk Fres­tian­dani datang dari PDIP yang seharus­nya lebih peduli pada tukang bun­ga tabur di Banyuwan­gi dari­pa­da kulin­er-kulin­er besar yang ada di luar lingkup pasar relokasi, yang bisa dile­wati jalan besar,” kata Raden, pada Kamis (23/5/2024).

Lebih lan­jut, Raden men­gatakan bah­wa sudah seharus­nya PDIP ‘menyen­til’ Ipuk, kare­na pem­ban­gu­nan­nya yang berpi­hak pada kepentin­gan oli­gar­ki, bukan pada raky­at kecil.

  Operasi Keselamatan Seulawah 2025 Polres Pidie Jaya Bagikan Helm Gratis

“Kita lihat bagaimana kon­sis­ten­si Ipuk Fres­tian­dani den­gan sifat PDIP yang sebe­tul­nya harus mene­gur Ipuk dari awal. Dari awal kita sudah terangkan apa yang dimak­sud den­gan rev­o­lusi men­tal kalau akhirnya Ipuk pakai jalan pin­tas, yaitu menden­garkan kebu­tuhan kon­glom­er­at dan oli­gar­ki untuk inves­tasi,” jelas­nya.

“Jadi kalau kita bikin kalku­lasi, Banyuwan­gi ini betul-betul eng­gak ditun­tun oleh satu par­a­dig­ma Pan­casi­lais, yaitu kead­i­lan bagi selu­ruh raky­at Indone­sia,” tukas­nya.

Raden juga men­je­laskan saat menden­gar perbin­can­gan peda­gang oleh pen­gu­rus pasar induk, saat itu Raden berin­isi­atif untuk merekam per­caka­pan­nya, dalam remakan terse­but pen­gu­rus pasar men­gatakan kepa­da peda­gang yang pro pada relokasi pasar induk, “bah­wa untuk orang orang yang aksi demo peno­lakan, ada catatan­nya sendiri”. Apa mak­sud uca­pan pen­gu­rus itu kepa­da peda­gang yang pro kepa­da relokasi? Raden menaf­sirkan kali­mat terse­but, bah­wa ini yang namanya pen­ja­jah lokal.

  Pengamanan Ketat Debat Cabup Pekalongan, Ratusan Personel Dikerahkan

“Ini­lah yang namanya pen­ja­jah lokal, den­gan dia mem­berikan catatan tersendiri kepa­da pen­de­mo peno­lakan pasar yang diu­capi oleh yang pro relokasi pasar, jelas ini penjahat,“tegas Raden. (untung Bwi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *