Sumut, SniperNew.id - Jembatan Sungai Oyo yang berada di wilayah perbatasan Kabupaten Nias Barat dan Nias Utara, Provinsi Sumatera Utara, kini tengah menghadapi ancaman serius. Kondisi sisi kiri dan kanan jembatan yang mulai keropos, berlubang, dan nyaris ambruk menunjukkan lemahnya pengawasan dan tanggung jawab dari pihak pelaksana maupun instansi terkait, Minggu 14 Juli 2025.
Pembangunan infrastruktur seperti jembatan tidak hanya soal menyambung dua daerah, tetapi soal keselamatan dan nyawa masyarakat. Ketika pembangunan dikerjakan secara asal-asalan tanpa kontrol mutu dan teknis yang memadai, akibatnya bisa sangat fatal. Jembatan Oyo, yang belum lama selesai dibangun, seharusnya masih dalam kondisi prima namun kini justru jadi momok bagi para pengguna jalan.
Warga yang melintasi jembatan ini setiap hari merasa resah dan kecewa. Mereka menilai “PT. Jaya Kontruksi” (Jakon) sebagai kontraktor utama, dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), telah
lalai menjalankan tugasnya. Ketika laporan masyarakat tidak digubris, maka wajar jika kepercayaan publik pun runtuh.
Kepada Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara, Kementerian Pekerjaan Umum, serta instansi penegak hukum seperti Polres Nias dan Kejaksaan Negeri Gunungsitoli, masyarakat menaruh harapan agar turun langsung ke lapangan. Evaluasi menyeluruh terhadap pihak kontraktor dan pengawas harus dilakukan demi mencegah kemungkinan terburuk: korban jiwa.
Jangan tunggu sampai ada insiden tragis yang membuat kita semua menyesal.
Sebuah proyek publik haruslah dibangun dengan komitmen, pengawasan ketat, dan orientasi pada kualitas jangka panjang. Jembatan Oyo adalah simbol konektivitas dan kehidupan masyarakat Nias dan layak mendapatkan perhatian serius.
(Ahmad)



















