Berita Opini

Jalan Rigid Beton 2023 Diduga Rusak, Begini Tanggapan Kades Sukajaya

490
×

Jalan Rigid Beton 2023 Diduga Rusak, Begini Tanggapan Kades Sukajaya

Sebarkan artikel ini
Jalan Rigid Beton 2023 Diduga Rusak
Jalan Rigid Beton 2023 Diduga Rusak

Lam­pung Utara, Snipernew.id – Ter­letak di Desa Suka­jaya, Sungkai Jaya, Lam­pung Utara, jalan rigid beton yang di ban­gun meng­gu­nakan Dana Desa (DD) pada tahun 2023 diduga rusak. Jumat (11/7/25)

Jalan rigid yang meru­pakan salah satu akses war­ga untuk menu­ju ke desa tetang­ga terse­but dalam kon­disi yang mengkhawatirkan. Saat tim awak media melakukan inves­ti­gasi ke titik lokasi pada Kamis 10 Juli 2025, men­e­mukan fak­ta bah­wa jalan rigid terse­but dalam keadaan 40% rusak.

Dimana tulan­gan besi yang ada dalam badan jalan terse­but ter­li­hat muncul kelu­ar aki­bat bahan mate­r­i­al yang ron­tok, sehing­ga menim­bulkan gelom­bang pada jalan. Hal ini ten­tu saja memicu beber­a­pa speku­lasi soal kual­i­tas jalan yang diban­gun, kare­na baru 2 tahun digu­nakan namun jalan sudah rusak.

  "Ok Bos, Siap Bos, Otw Bos": Hidup Tak Harus Heboh, Asal Tetap Semangat

Sela­ma inves­ti­gasi berlang­sung, awak media sem­pat berte­mu den­gan war­ga Desa Suka­jaya yang melin­tas dari desa tetang­ga. Kemu­di­an awak media men­co­ba untuk kon­fir­masi ten­tang keadaan jalan yang saat ini diduga rusak terse­but.

Menu­rut pen­je­lasan salah seo­rang war­ga yang tidak mau namanya dise­butkan, bah­wa benar jalan ini diban­gun pada tahun 2023 lalu. “Jalan ini diban­gun 2023, namun sekarang rusak walaupun belum parah. Tapi kadang-kadang kami takut mele­watinya, apala­gi kalau jalan lagi basah habis hujan, takut keple­set” ucap­nya.

Guna infor­masi yang berim­bang, kemu­di­an tim awak media men­co­ba untuk kon­fir­masi den­gan pihak Pemer­in­tah Desa Suka­jaya. Upaya kon­fir­masi pun berbuah man­is, saat tim awak media berte­mu Kepala Desa Suka­jaya yakni Pas­ri­a­di, yang kebe­tu­lan melin­tas tidak jauh dari lokasi.

Dalam pen­je­lasan­nya, Pas­ri­a­di mem­be­narkan jalan rigid beton yang dibu­at meng­gu­nakan DD 2023 terse­but ada di desanya. Jalan terse­but meru­pakan salah satu akses menu­ju ke desa tetang­ga. Namun, jalan terse­but ter­li­hat rusak, kare­na ada beber­a­pa fak­tor penye­bab­nya.

  Pelayanan Medis RSUD Pringsewu Wajib Berbenah Serius

“Benar, jalan itu diban­gun meng­gu­nakan DD 2023 yang lalu, dan ada beber­a­pa penye­bab yang mem­bu­at jalan terse­but rusak. Selain fak­tor alam, kerusakan juga dise­babkan oleh peng­gu­naan jalan sebelum jalan benar-benar mengeras. Semen­tara kami tidak memi­li­ki anggaran untuk per­awatan jalan terse­but” jelas Pas­ri­a­di.

Kades Suka­jaya juga men­je­laskan, bah­wa per­nah ada upaya per­baikan di jalan terse­but, bahkan dipasang por­tal agar jalan tidak digu­nakan sebelum benar-benar mengeras. Tapi upaya terse­but gagal, kare­na jalan kem­bali digu­nakan, bahkan por­tal yang dipasang hilang entah kem­ana.

“Sudah kami coba untuk mem­per­bai­ki jalan, bahkan dipasang por­tal dari besi tujuan­nya untuk mem­beri wak­tu agar jalan mengeras dan supaya siap dipakai. Tapi gagal, kare­na por­tal dibuang dan jalan kem­bali digu­nakan berak­tiv­i­tas, bahkan sesekali ter­li­hat kendaraan roda empat yang bermu­atan. Kami juga tidak bisa berbu­at banyak” tam­bah Pas­ri­a­di.

Untuk dike­tahui, bah­wa jalan rigid beton memang mem­bu­tuhkan wak­tu sek­i­tar 28 hari untuk men­ca­pai keku­atan penuh dan ker­ing sepenuh­nya. Meskipun keku­atan awal dalam wak­tu 24–48 jam dan bisa dile­wati kendaraan ringan, namun untuk beban berat sebaiknya menung­gu hing­ga men­ca­pai keku­atan penuh.

  Sepak Bola dan Pelajaran Kepemimpinan: Pesan Kebersamaan dari Lapangan Hijau

Sela­ma kon­fir­masi, tim awak media juga sem­pat menanyakan batu prasasti yang ter­pasang dan tidak memu­at anggaran biaya. Hal ini juga dijawab oleh Pas­ri­a­di, bah­wa tidak ada keharu­san men­can­tumkan anggaran biaya pada batu prasasti.

“Sepenge­tahuan saya, tidak ada kewa­jiban untuk men­can­tumkan jum­lah biaya pem­ban­gu­nan pada batu prasasti. Kare­na saat pem­ban­gu­nan berlang­sung wak­tu itu, sudah ada papan infor­masi yang dipasang dan memu­at ten­tang biaya anggaran” katanya.

Ter­akhir, Kades Suka­jaya juga men­je­laskan bah­wa pem­ban­gu­nan jalan rigid beton yang meng­gu­nakan DD tahun 2023 terse­but sudah ser­ah ter­i­ma. Hing­ga saat ini jalan terse­but juga masih men­ja­di alter­natif untuk bisa menu­ju ke desa tetang­ga dan dilalui oleh banyak orang.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *