Berita Ekonomi

Jajanan Kekinian, Cewek Jadi Raja Pasar! Ini Peluang Emas Bagi UMKM

464
×

Jajanan Kekinian, Cewek Jadi Raja Pasar! Ini Peluang Emas Bagi UMKM

Sebarkan artikel ini

Jakar­ta, SniperNew.id — Yusuf Far­da Chan­nel dalam ung­ga­han­nya di media sosial menuliskan sebuah penga­matan menarik: “Kena­pa Ya Ane­ka Jajanan Kekin­ian Kebanyakan Yang Suka Adalah Para Cewek Cewek,..” Rabu 16 Juli 2025.

Ung­ga­han ini dibaren­gi den­gan foto suasana bazar kulin­er, mem­per­li­hatkan stand takoy­a­ki berna­ma Takao Takoy­a­ki Pre­mi­um yang tam­pak dikeru­mu­ni pen­gun­jung, didom­i­nasi oleh perem­puan muda. Stand terse­but berhi­askan span­duk Jepang yang men­colok, den­gan menu-menu kekin­ian dan lev­el pedas yang meng­go­da.

Ung­ga­han ini son­tak men­gun­dang berba­gai komen­tar dari war­ganet:

  Deterjen Sayang Serbu Pasar, Toko Roti Hanan Bandung Buka Stok Harga Merakyat!

Mantra Alam menulis, “Ser­ing penasaran kalau cewek.”
Pri Yan­to berko­men­tar, “Ku terus terang gak suka jajan model2 kekin­ian.. lebih suka jajanan tra­di­sion­al jaman2 dulu yang dijual orang tua di pasar pagi.”
Ali Ali mem­berikan komen­tar unik, “Itu­lah kesukaan cewe.…seneng makanan yang hots. Ter­jadinya pence­ga­han kehami­lan.”
Gede Merte beropi­ni, “Kar­na cewek tidak merokok dia jajan. Kalok cowok fokus rokok, dah adil.”
Semen­tara Nuril Azizah men­je­laskan, “Kar­na cewek2 pal­ing update di sosial media, rasa penasaran­nya kuat sekali hehe.”

Fenom­e­na ini mem­bu­ka mata banyak pihak: perem­puan meru­pakan peng­ger­ak uta­ma tren kulin­er kekin­ian di Indone­sia. Den­gan dom­i­nasi peng­gu­na aktif media sosial, tren makanan yang viral di Tik­Tok, Insta­gram, hing­ga YouTube lang­sung men­ja­di buru­an, dan may­ori­tas kon­sumen awal­nya adalah perem­puan muda yang ingin men­co­ba hal baru.

  "BTS Kembali! Tanda-Tanda Comeback Muncul di Gedung HYBE, ARMY Tak Sabar Menanti BTS FESTA 2025"

Dari sisi ekono­mi, ini men­ja­di pelu­ang emas bagi para pelaku Usa­ha Mikro, Kecil dan Menen­gah (UMKM). Jajanan kekin­ian seper­ti takoy­a­ki, corn­dog, dessert box, sam­pai rice bowl den­gan kemasan menarik kini tidak hanya dinikmati kare­na rasa, tapi juga tampi­lan­nya yang “insta­gram­able”. Nilai jual­nya tidak sebatas makanan, tapi juga pen­gala­man dan gaya hidup.

Menu­rut data BPS, sek­tor kulin­er tetap men­ja­di tulang pung­gung UMKM den­gan kon­tribusi besar pada PDB Indone­sia. Dan saat per­mintaan ting­gi datang dari seg­men perem­puan muda, maka pelaku usa­ha harus pin­tar menye­suaikan kemasan, brand­ing, dan strate­gi pro­mosi. Jajanan bukan sekadar pro­duk, tapi sudah masuk dalam ranah hibu­ran dan ekspre­si diri.

Meli­hat antu­si­asme pasar yang begi­tu ting­gi, jan­gan hanya jadi penon­ton. Kalau kamu pun­ya kreativ­i­tas, tekad, dan sedik­it modal, jadikan tren ini seba­gai pin­tu masuk menu­ju kebe­basan finan­sial. Jajanan bukan hal remeh—buktinya, satu ger­obak takoy­a­ki bisa jadi ladang reze­ki bagi kelu­ar­ga.

  HEBOH! Semua HP MURAH di Konter Saudara, Cek PROMO GILAnya Sekarang! 

Ingat, “Jajanan bisa jadi jalan kesuk­sesan, asal dig­oreng den­gan niat dan dipro­mosikan den­gan seman­gat.”

Buat kamu yang masih ragu mem­u­lai bis­nis kecil, lihat­lah foto seder­hana di ung­ga­han Yusuf Far­da: satu lapak, tiga kur­si plas­tik, dan seman­gat muda yang melayani pem­be­li. Mulailah dari kecil, kon­sis­ten, dan fokus melayani sel­era pasar. Tak per­lu menung­gu sem­pur­na, kare­na pasar sudah ter­bu­ka lebar.

Jajanan kekin­ian bukan sekadar cami­lan, tapi cer­min dari keku­atan pasar kon­sumen muda, teruta­ma perem­puan. Dalam dunia dig­i­tal yang ser­ba cepat, yang bisa mem­ba­ca tren dan melayaninya den­gan tepat dialah yang akan meme­nangkan pasar.

Jadi, sudah siap buka lapak dan cetak cuan dari rasa penasaran cewek-cewek?. (Ahmad)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *