Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Ketua IWO.I Aceh Mengapresiasi Kapolres Pidie Jaya Terkait Penanganan Kasus Penganiayaan Jurnalis CNN

332
×

Ketua IWO.I Aceh Mengapresiasi Kapolres Pidie Jaya Terkait Penanganan Kasus Penganiayaan Jurnalis CNN

Sebarkan artikel ini

Pidie Jaya — Dewan pimp­inan wilayah ikatan Wartawan online Indone­sia Provin­si Aceh (IWOI Aceh) san­gat men­gapre­si­asi ter­hadap kin­er­ja kepolisian khusus­nya pol­res Pidie jaya sehing­ga den­gan cepat dan tegas menan­gani kasus krim­i­nal­isasi dan intim­i­dasi yang dilakukan oknum Keuchik ter­hadap wartawan/jurnalis di Pidie jaya beber­a­pa hari yang lalu sehing­ga mem­bu­at ket­ua IWOI Aceh merasa ger­am sehing­ga mengutuk keras dan menge­cam tin­dakan oknum Keuchik terse­but yang meng­in­tim­i­dasi dan mengkrim­i­nal­isasi seo­rang wartawan/jurnalis di Pidie jaya (Pijay) sehing­ga oknum Keuchik yang berin­isial IS (Beuri­juek) yang diduga seba­gai pelaku pemuku­lan ter­hadap wartawan CNN Indone­sia, Ismail M Adam (Ismed), res­mi dita­han oleh pihak kepolisian. Pena­hanan terse­but dilakukan di Mapol­res Pidie Jaya pada Selasa (28/1) sete­lah men­jalani pemerik­saan inten­sif oleh penyidik. Kasus ini menarik per­ha­t­ian pub­lik, mengin­gat kor­ban meru­pakan seo­rang jur­nalis yang bertu­gas meliput berba­gai isu pent­ing di wilayah terse­but.

  Di SMK Negeri Terelimir, Swasta pun Ditolak   Anak Pemulung ini Terancam Putus Sekolah

Menu­rut sum­ber yang dihim­pun dari berba­gai pihak, Iskan­dar telah bera­da di Mapol­res Pidie Jaya sejak Senin (27/1) untuk dim­intai keteran­gan. Pemerik­saan yang berlang­sung sela­ma dua hari beru­jung pada kepu­tu­san res­mi untuk mena­han IS (Beuri­juek) demi kepentin­gan penyidikan lebih lan­jut. Hal ini menun­jukkan keseriu­san aparat dalam menan­gani kasus kek­erasan dan intim­i­dasi ter­hadap jur­nalis.

Berdasarkan Amatan tim inves­ti­gasi pada Selasa (28/1), IS (Beuri­juek) ter­li­hat bera­da di dalam ruang tahanan Mapol­res Pidie Jaya. Kehadi­ran­nya di sel tahanan men­ja­di buk­ti bah­wa pros­es hukum ter­hadap kasus ini terus ber­jalan. Pena­hanan ini dihara­p­kan mem­berikan efek jera sekali­gus men­ja­di pesan tegas ter­hadap pelaku kek­erasan ter­hadap insan pers.

  Ela-Azwar Resmi Terpilih Bupati dan Wakil Bupati Lampung Timur

Kapol­res Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, saat dikon­fir­masi pada Senin malam (27/1), men­je­laskan bah­wa Iskan­dar masih men­jalani pemerik­saan inten­sif. “Masih diperik­sa inten­sif di pol­res,” tulis­nya melalui pesan singkat chat What­sApp kepa­da wartawan. Pen­je­lasan singkat terse­but mem­perte­gas fokus penyidik untuk men­gungkap lebih banyak fak­ta terkait kasus terse­but.

Kasus ini men­ja­di per­ha­t­ian berba­gai kalan­gan, ter­ma­suk organ­isasi wartawan di Aceh dan Indone­sia pada umum­nya. Pena­hanan Iskan­dar dini­lai seba­gai langkah awal dalam mem­berikan per­lin­dun­gan kepa­da wartawan yang ser­ing kali men­ja­di kor­ban intim­i­dasi dan kek­erasan.

Sejum­lah organ­isasi wartawan, salah sat­un­ya adalah ikatan Wartawan online Indone­sia (IWOI Aceh) mende­sak pihak Kepolisian untuk segera menun­taskan kasus ini secara adil dan transparan, agar keja­di­an seru­pa tidak teru­lang di masa men­datang.

Semen­tara itu Ket­ua IWOI Aceh mem­berikan apre­si­asi ter­hadap pihak kepolisian khusus­nya pol­res Pidie jaya (Kapol­res Pijay AKBP Ahmad Faisal Pasaribu) den­gan sigap menan­gani kasus krim­i­nal murni yang dilakukan oleh oknum Keuchik pada Jumat malam tang­gal 24 Jan­u­ari 2025 sehing­ga pada hari Selasa tang­gal 28 Jan­u­ari 2025 IS alias Beuri­juek res­mi dijadikan ter­sang­ka, kami ikatan Wartawan online Indone­sia DPW Aceh (IWOI Aceh) men­gu­cap­kan ribuan ter­i­makasih atas kin­er­ja kepolisian, khusus­nya pol­res Pidie Jaya yang lang­sung den­gan sigap menan­gani kasus pen­ga­ni­ayaan wartawan yang dilakukan oleh oknum Keuchik, ucap ket­ua IWOI Aceh Dimas KHS AMF SH.

  Disoroti Banyak Pihak, Kadis DLH Gunungsitoli Tarik Kebijakannya

“Ini akan men­ja­di sebuah pela­jaran dan efek jera sekali­gus pesan tegas ter­hadap pelaku kek­erasan ter­hadap insan pers”, lan­jut Ket­ua IWOI Aceh Dimas KHS AMF SH.

Sekali lagi saya men­gatas­na­makan ikatan Wartawan online Indone­sia Provin­si Aceh (IWOI Aceh) men­gu­cap­kan ter­i­ma kasih kepa­da pihak kepolisian, kare­na telah menan­gani kasus intim­i­dasi dan krim­i­nal­isasi yang dilakukan oknum Keuchik ter­hadap wartawan/jurnalis di Pidie jaya pada Jumat malam 24 Jan­u­ari 2025 lalu, tut­up ket­ua IWOI Aceh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *