Bandar Lampung, SniperNew.id – Dunia pendidikan Provinsi Lampung kembali menorehkan prestasi gemilang. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, resmi meraih IWO Award 2025 untuk kategori Peningkatan Kualitas Pendidikan dan SDM.
Penghargaan bergengsi dari Ikatan Wartawan Online (IWO) itu diserahkan pada Selasa malam, 9 September 2025, bertepatan dengan puncak perayaan Milad ke-13 IWO di Hotel Horison, Bandar Lampung.
Perhelatan ini menjadi momentum penting bagi Lampung untuk menunjukkan komitmennya memajukan pendidikan dan kualitas sumber daya manusia. Selain pejabat pemerintahan, malam puncak Milad IWO juga dihadiri berbagai tokoh penting dan insan pers yang mendukung kemajuan daerah.
Thomas Amirico menerima IWO Award 2025 sebagai pengakuan atas kerja kerasnya dalam meningkatkan mutu pendidikan di Lampung. Ia dinilai berhasil mendorong berbagai program strategis, mulai dari penguatan kompetensi guru, digitalisasi sekolah, hingga perluasan akses pendidikan di daerah terpencil.
Dalam sambutannya, Thomas menyampaikan rasa syukur sekaligus mempersembahkan penghargaan ini kepada seluruh insan pendidikan Lampung.
“Penghargaan ini saya persembahkan untuk seluruh guru, tenaga kependidikan, dan masyarakat Lampung. Mereka adalah bagian terpenting dari keberhasilan ini. Tanpa dukungan mereka, saya tidak bisa melangkah sejauh ini,” ujarnya penuh haru.
Penghargaan IWO Award bukan sekadar simbol prestasi individu, melainkan cermin keberhasilan kolaborasi antara pemerintah, guru, siswa, dan masyarakat dalam memajukan sektor pendidikan.
Thomas Amirico bukan nama baru dalam dunia pendidikan Lampung. Sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, ia dikenal memiliki visi jelas: meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai pondasi pembangunan daerah.
Di bawah kepemimpinannya, Lampung berhasil meluncurkan beberapa inisiatif unggulan, termasuk pengembangan sekolah berbasis teknologi informasi dan program pelatihan berkelanjutan bagi guru.
Acara tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh penting, yakni, Ahmad Giri Akbar, Ketua DPRD Provinsi Lampung. M. Taufiqullah, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK). Slamet Riadi, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, Kabid Humas Polda Lampung. Aprohan Saputra, Ketua IWO Lampung. Ganjar Jationo, Kepala Dinas Kominfotik Lampung, mewakili Gubernur Rahmat Mirzani Djausal.
Kehadiran para pejabat dan insan pers memperlihatkan kuatnya dukungan lintas sektor terhadap pengembangan pendidikan dan peran media.
Penyerahan IWO Award 2025 berlangsung pada Selasa, 9 September 2025, bertepatan dengan Milad ke-13 Ikatan Wartawan Online. Malam penghargaan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi ajang refleksi dan penguatan komitmen seluruh pihak untuk terus mendukung pembangunan daerah.
Milad ke-13 IWO sendiri mengusung tema kolaborasi dan profesionalisme pers di era digital. Tema ini sejalan dengan perubahan cepat dalam dunia informasi, yang menuntut jurnalisme online tetap profesional, independen, dan berintegritas.
Hotel Horison, Bandar Lampung, dipilih sebagai lokasi acara puncak Milad IWO karena reputasinya sebagai tempat strategis untuk pertemuan besar di provinsi tersebut. Ruangan penuh tamu undangan dari berbagai latar belakang membuat suasana malam itu terasa hangat sekaligus berwibawa. Dekorasi bertema hijau dan emas menggambarkan optimisme serta harapan baru bagi kemajuan Lampung.
Penghargaan yang diterima Thomas Amirico menjadi bukti nyata bahwa pendidikan Lampung sedang berada di jalur yang tepat. Bagi Thomas, penghargaan ini bukan semata-mata prestasi pribadi, tetapi energi baru untuk melanjutkan kerja keras.
Ketua IWO Lampung, Aprohan Saputra, menegaskan pentingnya dukungan lintas sektor. “Kehadiran para tokoh malam ini bukan sekadar formalitas, tetapi bentuk nyata dukungan luar biasa untuk IWO Lampung. Dukungan ini memberi energi baru bagi kami agar lebih kokoh dalam menjalankan peran sebagai mitra pembangunan daerah,” ujarnya.
Ia berharap IWO Award bukan hanya seremoni, tetapi mampu mendorong semangat kolaborasi antara pers, pemerintah, dan masyarakat.
“Kami ingin IWO Lampung semakin dipercaya, semakin solid, dan terus melahirkan karya jurnalistik yang objektif serta bermanfaat bagi pembangunan,” tambah Aprohan.
Keberhasilan pendidikan Lampung tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak. Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Ganjar Jationo, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menekankan bahwa sinergi adalah kunci.
“Dengan adanya Milad IWO ke-13 dan IWO Award, saya berharap IWO semakin kokoh dan profesional. Wartawan telah banyak membantu pembangunan Lampung menuju Indonesia Emas melalui pemberitaan yang objektif,” tulisnya.
Ganjar menambahkan, perubahan besar di era digital membuat media online berperan penting sebagai jembatan informasi dan edukasi bagi masyarakat. Pemerintah provinsi melihat IWO sebagai mitra strategis dalam mewujudkan visi Lampung Maju Menuju Indonesia Emas 2045.
“Kolaborasi adalah kunci. Dari kolaborasi inilah lahir kontribusi bersama,” tegas Ganjar.
Ikatan Wartawan Online (IWO) berdiri sebagai wadah bagi jurnalis online untuk menjaga marwah pers. Selama 13 tahun berdiri, IWO konsisten mendorong profesionalisme wartawan di tengah derasnya arus digitalisasi.
Lampung sendiri mengalami lompatan signifikan di sektor pendidikan dalam beberapa tahun terakhir. Di bawah kepemimpinan Thomas Amirico, berbagai program inovatif diluncurkan:
Sekolah Digital Mandiri: Mendorong penggunaan teknologi dalam proses belajar-mengajar.
Pelatihan Guru Berkelanjutan: Meningkatkan kualitas pengajaran melalui workshop dan sertifikasi.
Akses Pendidikan Daerah Terpencil: Program beasiswa dan pengiriman guru ke pelosok Lampung.
Kemitraan dengan Industri: Mempersiapkan siswa menghadapi dunia kerja modern.
Program-program ini dianggap sebagai pondasi penting bagi generasi muda Lampung untuk bersaing di tingkat nasional dan global.
Banyak pihak menyambut positif penghargaan yang diterima Thomas Amirico. Guru-guru di Lampung menganggap penghargaan ini sebagai bukti bahwa kerja keras mereka dihargai. Sejumlah kepala sekolah juga berharap penghargaan ini memperkuat motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.
Aprohan Saputra dari IWO Lampung menutup malam penghargaan dengan harapan besar: “Penghargaan ini bukan akhir, tetapi awal perjalanan panjang. Kita semua — pemerintah, pers, dan masyarakat — harus bersama-sama memastikan pendidikan Lampung terus melesat dan memberi dampak positif bagi Indonesia.”
Prestasi Thomas Amirico lewat IWO Award 2025 memperkuat pandangan bahwa pendidikan adalah pilar utama pembangunan. Lampung, dengan segala potensinya, kini tampil di panggung nasional sebagai daerah yang serius memajukan SDM.
Ke depan, tantangan tentu masih banyak: pemerataan kualitas sekolah, peningkatan fasilitas, serta adaptasi terhadap teknologi pendidikan. Namun penghargaan ini menjadi penyemangat bahwa perubahan besar bisa terjadi dengan dedikasi, kerja sama, dan visi yang jelas.
Dengan momentum Milad ke-13 IWO, pers online diharapkan terus mengawal kebijakan publik, termasuk di sektor pendidikan, agar tetap berpihak pada kemajuan masyarakat. Lampung kini memiliki pijakan kuat untuk melangkah lebih jauh — dan nama Thomas Amirico akan dikenang sebagai salah satu motor penggerak perubahan tersebut. (Sufiyawan)













