Makassar, Snipernew. Id– Sebuah perusahaan bernama Yaga Yingde yang mengklaim berpusat di Amerika dan didirikan oleh Soharto Reddy, mencurigakan. Perusahaan ini bergerak di bidang sosial dan bantuan, namun legalitasnya masih dipertanyakan. Penjelasan di Google menyebutkan perusahaan ini berbasis di Amerika, tetapi Yaga Yingde Makassar belum dapat menunjukkan bukti legalitas dan kerjasama resminya.
Yaga Yingde Makassar terbentuk pada tanggal 26 Mei 2024 dengan hanya satu tim, yaitu Tim A Makassar. Awalnya, tim tersebut direncanakan akan diresmikan, namun hingga kini belum ada peresmian yang dilakukan. Kondisi ini semakin menimbulkan kecurigaan di kalangan anggota dan masyarakat.
Saat ini, anggota Yaga Yingde Makassar justru dihimbau untuk membentuk banyak tim, mulai dari B1 hingga B12, C1 hingga C12, dan D1 hingga D12. Skema ini mirip dengan sistem multi level marketing (MLM), dengan janji honor sebesar Rp220 Ribu per anggota dan Rp440 Ribu untuk ketua tim, serta Rp1,5 juta untuk pembina tim.
Jika satu pembina berhasil membentuk 10 tim, maka pembina tersebut akan mendapatkan honor sebesar Rp1,5 juta per tim, atau total Rp15 juta. Semua ini diklaim tanpa biaya pendaftaran, bahkan Yaga Yingde Makassar menjanjikan bantuan pendidikan bagi siswa kurang mampu. Bantuan tersebut berupa Rp1 juta per bulan untuk siswa SD, Rp1,5 juta per bulan untuk siswa SMP, dan Rp2 juta per bulan untuk siswa SMA.
Namun, apabila legalitas Yaga Yingde Makassar dan kerjasamanya dengan perusahaan di Amerika tidak bisa dibuktikan, tim yang sudah terbentuk berpotensi mengalami kerugian besar. Sistem yang menyerupai MLM ini dapat berdampak buruk jika perusahaan ternyata tidak legal dan kerjasama resminya tidak ada.
Salah satu anggota tim Yaga Yingde yang enggan disebut namanya mengaku resah dengan situasi ini. “Saya berharap legalitas perusahaan dan kontrak kerjasamanya dengan Yaga Yingde di Amerika segera diperlihatkan agar semua tim tidak lagi resah dan bisa fokus membantu siswa yang membutuhkan,” ungkapnya.
Keberadaan perusahaan yang mencurigakan seperti ini memerlukan perhatian lebih dari pihak berwenang untuk memastikan bahwa tidak ada pihak yang dirugikan. Para anggota Yaga Yingde Makassar dan masyarakat diharapkan tetap waspada dan menunggu kejelasan lebih lanjut mengenai legalitas perusahaan ini.
(M.firdaus.b)



















