Medan, SniperNew.id - Peristiwa kebakaran hebat menggegerkan warga Kota Medan pada hari Rabu, 30 Juli 2025. Salah satu gedung di kompleks Asrama Haji yang terletak di Jalan AH Nasution, Medan, dilalap api dalam insiden yang masih menyisakan tanda tanya besar mengenai penyebabnya.
Dalam unggahan akun @medantalk di media sosial Threads, kejadian ini pertama kali diketahui publik sekitar pukul 12.00 WIB siang tadi. Asap hitam pekat membumbung tinggi di atas atap bangunan UPT Asrama Haji II, disertai kobaran api besar yang melahap lantai demi lantai bagian tengah gedung. Dalam video yang beredar, api terlihat membakar bagian fasad gedung hingga menyebabkan kaca-kaca jendela pecah dan struktur bangunan menghitam akibat kepulan asap tebal.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait sumber api dan total kerugian yang ditimbulkan dari musibah tersebut. Tidak diketahui pula apakah ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini. Namun, tim pemadam kebakaran terlihat sudah berada di lokasi untuk melakukan pemadaman dan evakuasi.
Postingan @medantalk menuliskan:
“Musibah kebakaran yang terjadi di salah satu gedung di kompleks Asrama Haji di Jalan AH Nasution Medan hari ini, Rabu 30/07/2025, masih belum diketahui penyebab dan kerugian dari musibah kebakaran tersebut.”
Unggahan itu pun disertai tagar: #medan #cerita #kebakaran #medantalk yang menandakan bahwa peristiwa ini langsung menjadi perhatian publik, terutama warga Medan dan sekitarnya. Tampak pula himbauan dari akun tersebut yang berbunyi: “Informasi berita dan cerita lainnya jangan lupa follow medantalk.”
Kebakaran ini sontak menyita perhatian warga sekitar dan pengguna media sosial, banyak di antaranya berharap tidak ada korban jiwa serta meminta pemerintah segera melakukan investigasi. Gedung Asrama Haji sendiri dikenal sebagai tempat transit penting bagi para calon jemaah haji maupun kegiatan keagamaan lainnya.
Masyarakat diimbau untuk tidak mendekat ke lokasi kebakaran demi keselamatan dan memberikan ruang bagi petugas untuk melakukan tugasnya. Sementara itu, penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kebakaran dan taksiran kerugian materi masih menunggu pernyataan resmi dari instansi terkait.
Editor Ahmad



















