Kalimantan Tengah, SniperNew.id|Pada Minggu, 27 Juli 2025 menjadi momen penuh semangat bagi masyarakat adat Dayak, khususnya di wilayah Barito Utara.
Perayaan Ulang Tahun ke‑2. Barisan Pertahanan Adat Dayak (Batamad) diselenggarakan dengan megah di Desa Pandran Raya, disambut antusias oleh ratusan anggota Batamad dan masyarakat setempat.
Acara ini bukan sekadar seremoni, melainkan perwujudan nyata dari kekompakan, dedikasi, dan semangat pelestarian adat istiadat suku Dayak.
Acara ini turut dihadiri langsung oleh Drs. Hertin Kilat, selaku Komandan Brigade Daerah Batamad Barito Utara, Kalimantan Tengah. Dalam sambutannya, Hertin Kilat menegaskan pentingnya peran Batamad sebagai garda terdepan pelestari budaya dan penjaga harmoni sosial masyarakat adat di tengah tantangan zaman.
“Batamad bukan hanya simbol perjuangan adat, tetapi juga wadah pembinaan karakter generasi muda Dayak. Kita harus terus berinovasi dalam mempertahankan nilai-nilai luhur, tanpa melupakan kemajuan zaman,” tegas Hertin Kilat dengan suara penuh semangat.
Kemeriahan Terpampang Nyata
Sebuah spanduk besar bertuliskan “Selamat Datang Komandan Brigade Batamad Kabupaten Barito Utara Beserta Rombongan di Desa Pandran Raya” menyambut tamu undangan, menciptakan suasana kebersamaan yang kental. Nuansa merah pada baret khas pasukan Batamad mewarnai pemandangan lapangan desa, menambah aura kebanggaan dan kekompakan dalam barisan.
Para anggota Batamad tampil gagah dengan seragam hitam, simbol keberanian dan keteguhan hati dalam menjaga warisan budaya Dayak. Tak hanya laki-laki, sejumlah anggota perempuan juga ikut ambil bagian aktif, menandakan bahwa Batamad adalah organisasi inklusif yang merangkul semua unsur masyarakat.
Motivasi untuk Bangkit dan Maju
Perayaan ulang tahun ini juga dijadikan momentum untuk refleksi dan perencanaan masa depan. Batamad diharapkan bisa semakin aktif membina masyarakat adat dalam hal pendidikan adat, pengamanan wilayah dari ancaman budaya luar, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga ketertiban lokal.
Kegiatan ini juga menunjukkan bagaimana organisasi adat dapat bertransformasi menjadi kekuatan sosial yang solid, modern, dan berorientasi pada pembangunan daerah.
Tak hanya mengangkat martabat suku Dayak, Batamad Barito Utara juga telah membuktikan bahwa eksistensi mereka membawa dampak positif dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kami ingin Batamad menjadi inspirasi di seluruh Kalimantan, bahwa organisasi adat bisa menjadi pilar penting pembangunan dan penjaga keharmonisan budaya di era modern,” lanjut Hertin Kilat kepada awak media SniperNew.id.
Pesan untuk Generasi Muda
Di akhir acara, komandan brigade menyerukan pesan penting kepada generasi muda Dayak agar tidak melupakan akar budaya mereka. Menurutnya, kemajuan teknologi harus sejalan dengan pelestarian adat istiadat, agar identitas suku Dayak tetap kuat dan tidak luntur.
Perayaan ini bukan hanya menjadi kebanggaan warga Desa Pandran Raya, tapi juga inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat Kalimantan. Semangat persatuan, inovasi sosial, dan dedikasi dalam menjaga nilai adat menjadi pesan moral yang sangat relevan di tengah tantangan globalisasi.
Selamat ulang tahun Batamad Barito Utara ke‑2!, Tetap kokoh dalam menjaga adat, terus maju dalam membangun daerah.
Pengiriman: (Usup Riyadi)
Editor: (Ahmad)

















