Pekanbaru, SniperNew.id — Jumat (21/11/2025), Sebuah unggahan di media sosial Threads oleh akun mata_netizen662 memicu perhatian publik setelah menampilkan keluhan seorang kontraktor bernama Hendrik, warga Kota Pekanbaru, Riau.
Ia menyampaikan kekecewaannya kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru karena pembayaran pekerjaan pembangunan drainase yang ia kerjakan belum juga dicairkan.
Dalam unggahan tersebut, Hendrik mengungkapkan bahwa ia telah menunggu hampir dua tahun agar hak pembayarannya diselesaikan. Namun, hingga kini tak ada titik terang. Bentuk kekecewaannya kemudian ia lampiaskan dengan membongkar kembali drainase di kawasan Jalan Letkol Hasan Basri pada Senin (18/11/2025).
“Siapa yang tak kecewa haknya tak dikasih. Sudah hampir dua tahun saya menunggu, tapi tak juga dibayar sama Pemkot Pekanbaru,” ujar Hendrik dalam video yang diunggah akun tersebut.
Aksi Hendrik itu memicu beragam reaksi netizen. Dalam kolom komentar unggahan mata_netizen662, beberapa komentar publik tampak menyoroti dugaan kelalaian pemerintah daerah dalam menyelesaikan kewajiban pembayaran.
Akun tm22.0622 menulis. “Udah di dholimi harus minta maaf lagi.”
Akun interior_style_semarang menambahkan kritik. “Ehh enak banget pidana, pemkot ga mikirin pekerja-pekerja harus dibayar kah. Pidana juga itu pemkotnya. Kasih bunga harusnya.”
Sementara akun arief_to2 menyoroti persoalan anggaran. “Kalau benar 2 tahun berarti anggarannya sudah ada dan sudah seharusnya dicairkan. Karena sudah lewat tahun anggaran berikutnya. Masalahnya siapa yang mencairkan dan ke mana alur duitnya…? Periksa ke pemkot pasti ketahuan… cuma para oknum pasti akan berkilah ini dan itu.”
Unggahan tersebut menyoroti dugaan adanya keterlambatan pencairan dana oleh pihak pemerintah daerah, meski hingga kini Pemkot Pekanbaru belum memberikan pernyataan resmi terkait permasalahan tersebut.
Aksi pembongkaran drainase yang dilakukan Hendrik juga menimbulkan diskusi publik mengenai mekanisme pembayaran proyek pemerintah dan transparansi anggaran. Publik berharap Pemkot Pekanbaru segera memberikan klarifikasi agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi.
Hingga berita ini diterbitkan, konfirmasi dari Pemkot Pekanbaru masih dalam upaya dimintakan.
Penulis Iskandar













