Banjarmasin, 25 Agustus 2025 Kebakaran terjadi di kawasan depan SDN Kuin Utara 1, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Senin (25/8/2025) sekitar pukul 21.28 WITA.
Api yang sempat membesar tersebut berhasil dipadamkan dengan cepat berkat kesigapan tim pemadam kebakaran (damkar) bersama masyarakat sekitar.
Menurut keterangan yang beredar di media sosial, kejadian ini sontak membuat warga panik. Namun berkat koordinasi cepat para petugas dan relawan pemadam kebakaran, api berhasil dikuasai sehingga tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar.
Dalam unggahan akun amang_enal di platform Threads, disebutkan bahwa api sempat membesar, tetapi dengan sigap para petugas berhasil menjinakkannya.
“Api yang sempat membesar berhasil dipadamkan dengan cepat berkat kesigapan para petugas pemadam kebakaran. Setelah api padam, tim damkar tetap melakukan penyemprotan lanjutan guna memastikan tidak ada bara yang tersisa,” tulisnya.
Sekitar pukul 21.28 WITA, warga di sekitar kawasan SDN Kuin Utara 1 dikejutkan dengan kobaran api yang muncul dari salah satu titik di wilayah tersebut. Beberapa warga yang melihat api langsung berinisiatif menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tak lama berselang, sejumlah unit damkar bersama relawan tiba di lokasi.
Berdasarkan pantauan di lapangan, api sempat terlihat cukup besar dan berpotensi merembet ke bangunan lain. Namun, kecepatan respons tim damkar menjadi kunci sehingga api bisa dikendalikan. Dalam video yang beredar, terlihat masyarakat ikut membantu dengan sigap mengamankan sekitar lokasi dan mengarahkan petugas.
Petugas damkar bekerja keras memadamkan api dengan menyemprotkan air secara bergantian. Setelah api padam, penyemprotan lanjutan tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa. Hal ini penting untuk mencegah potensi munculnya kembali titik api (re-ignition) yang bisa memicu kebakaran susulan.
Dalam dokumentasi yang diunggah warganet, terlihat beberapa titik lokasi masih diselimuti asap tebal. Lampu sorot kendaraan damkar dan penerangan seadanya dari warga digunakan untuk membantu proses pemadaman di malam hari.
Warga sekitar tampak ikut berjaga dan memastikan lingkungan tetap aman. Beberapa orang bahkan terlihat mengarahkan jalannya proses penyelamatan agar area sekitar sekolah tetap terkendali.
Kebakaran di kawasan padat penduduk seperti Banjarmasin memang selalu menimbulkan kewaspadaan tinggi. Di lokasi, warga bersama-sama membantu menghalau api, mulai dari menyelamatkan barang-barang hingga memastikan akses jalan terbuka untuk mobil damkar.
Dalam situasi darurat, kolaborasi masyarakat dan tim damkar menjadi kunci penting. Beberapa warga terlihat menggunakan peralatan sederhana untuk membantu mengantisipasi api merembet.
“Alhamdulillah api cepat padam. Kalau tidak, bisa jadi merembet lebih luas karena di sini padat rumah warga,” ujar seorang warga yang ikut menyaksikan langsung kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait jumlah kerugian maupun penyebab pasti terjadinya kebakaran. Aparat bersama tim damkar masih melakukan pendataan dan penyelidikan lebih lanjut di lokasi.
Meski demikian, syukurnya tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sejumlah pihak juga telah memastikan bahwa bangunan sekolah SDN Kuin Utara 1 tidak terdampak secara langsung.
Unggahan singkat di Threads oleh akun amang_enal menjadi salah satu sumber informasi cepat mengenai kejadian kebakaran ini. Hanya dalam hitungan menit, unggahan tersebut menyebar dan memberikan gambaran awal kepada publik mengenai kondisi lapangan.
Dalam video yang turut diunggah, terlihat situasi gelap dengan kepulan asap serta warga yang lalu-lalang. Gambar memperlihatkan kesibukan warga membantu dan mengamankan lokasi, sementara tim pemadam sibuk melakukan penyemprotan.
Kehadiran media sosial dalam peristiwa darurat seperti ini memiliki dua sisi: di satu sisi membantu penyebaran informasi dengan cepat, tetapi di sisi lain juga menuntut masyarakat untuk tetap bijak membagikan kabar yang akurat dan tidak menimbulkan kepanikan berlebihan.
Keberhasilan memadamkan api dalam waktu relatif singkat ini tidak lepas dari profesionalitas dan dedikasi petugas damkar. Di kota seperti Banjarmasin, yang memiliki wilayah permukiman padat dan banyak akses jalan sempit, kerja cepat damkar sering kali menjadi penentu besar kecilnya kerugian akibat kebakaran.
“Petugas damkar selalu siaga dan cepat datang. Malam ini mereka kembali menunjukkan kesigapan,” ungkap warga lain yang ditemui di lokasi kejadian.
Tidak hanya petugas resmi, keberadaan relawan pemadam kebakaran (BPK/Barisan Pemadam Kebakaran) juga sangat membantu. Relawan-relawan ini biasanya terdiri dari masyarakat yang dengan sukarela membantu setiap kali ada laporan kebakaran.
Kejadian ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi kebakaran. Faktor penyebab kebakaran di kawasan padat penduduk biasanya berkaitan dengan instalasi listrik, kelalaian penggunaan kompor, atau puntung rokok yang dibuang sembarangan.
Beberapa langkah yang bisa dilakukan warga untuk mencegah kebakaran antara lain:
1. Memeriksa instalasi listrik secara berkala agar tidak ada kabel yang terkelupas atau korsleting.
2. Tidak meninggalkan kompor dalam keadaan menyala tanpa pengawasan.
3. Menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) di rumah atau tempat usaha.
4. Melaporkan segera ke damkar jika melihat tanda-tanda kebakaran.
5. Mengikuti simulasi kebakaran yang sering diadakan oleh pihak terkait.
Pasca kejadian, masyarakat berharap agar ada evaluasi lebih lanjut mengenai sistem keamanan lingkungan, terutama di sekitar sekolah dan kawasan permukiman padat. Edukasi tentang pencegahan kebakaran juga diharapkan semakin digalakkan oleh pihak berwenang.
“Semoga ini jadi pelajaran bagi kita semua. Jangan sampai terulang lagi, apalagi di dekat sekolah yang banyak anak-anak,” ucap salah seorang warga.
Sementara itu, pihak sekolah SDN Kuin Utara 1 dipastikan tetap akan melaksanakan kegiatan belajar mengajar seperti biasa, karena bangunan sekolah tidak terdampak langsung. Namun, kewaspadaan tetap ditingkatkan terutama untuk menjaga keselamatan siswa.
Peristiwa kebakaran di depan SDN Kuin Utara 1, Kecamatan Banjarmasin Utara, Senin malam (25/8/2025), berakhir dengan cepat setelah petugas pemadam kebakaran berhasil menguasai api. Meski sempat menimbulkan kepanikan, berkat kesigapan damkar dan warga, kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian besar.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya sinergi antara petugas, relawan, dan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat. Selain itu, kesadaran bersama untuk selalu waspada dan menjaga lingkungan dari potensi kebakaran juga menjadi hal yang tak kalah penting. (Editor Ahmad)












