Berita Peristiwa

Bayi Baru Lahir Ditemukan di Semak Balaraja, Warga Geger

559
×

Bayi Baru Lahir Ditemukan di Semak Balaraja, Warga Geger

Sebarkan artikel ini

Tanggerang, SniperNew.id – Peristiwa memilukan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang, Banten. Warga dikejutkan dengan penemuan seorang bayi yang diduga baru dilahirkan dan ditinggalkan begitu saja di area semak-semak. Video penemuan tersebut viral setelah diunggah ke media sosial, salah satunya melalui platform Threads dikutip Jumat (05/09/2025).

Dalam unggahan itu, terlihat seorang warga tengah menemukan bayi mungil tanpa busana tergeletak di rerumputan. Bayi tersebut segera diangkat dengan menggunakan kain oleh seorang pria yang kebetulan berada di lokasi. Peristiwa ini sontak menuai banyak komentar dari warganet yang prihatin, marah, sekaligus berharap yang terbaik untuk masa depan sang bayi.

Berdasarkan video yang beredar, seorang bayi ditemukan dalam kondisi masih merah, terbaring di semak-semak tanpa alas maupun perlindungan. Bayi tersebut diduga baru saja dilahirkan. Dalam video berdurasi singkat itu, tampak seorang pria membungkus tubuh bayi dengan kain seadanya untuk memberikan kehangatan dan melindunginya.

Warga yang menemukan bayi tersebut kemudian melaporkan kejadian itu ke pihak berwenang. Meski detail lebih lanjut terkait kondisi medis maupun identitas orang tua bayi masih belum dipastikan, publik menilai perbuatan meninggalkan bayi di tempat terbuka sangat membahayakan. Risiko bayi kedinginan, digigit serangga, atau bahkan diserang hewan liar menjadi perhatian utama.

Dari keterangan salah satu akun di kolom komentar, peristiwa ini terjadi di kawasan Bunar, dekat Balaraja, Kabupaten Tangerang. Lokasi tersebut memang memiliki sejumlah area terbuka dan semak belukar, sehingga memungkinkan bayi diletakkan secara sembunyi-sembunyi oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

  Warga Dua Desa Bangun Jembatan Darurat demi Sampaikan Kabar

Video penemuan bayi tersebut diunggah pada awal September 2025. Dari tangkapan layar, terlihat bahwa video sudah ditonton lebih dari 1.600 kali hanya dalam waktu singkat, menunjukkan perhatian besar masyarakat. Komentar netizen juga muncul hanya selang beberapa puluh menit hingga satu jam setelah unggahan, menandakan kasus ini cepat menyebar di dunia maya.

Reaksi Warganet (Who & Why)

Unggahan tersebut langsung dibanjiri berbagai komentar dari pengguna media sosial. Mereka mengungkapkan rasa iba terhadap bayi malang tersebut sekaligus kemarahan terhadap pihak yang tega membuangnya.

 

Beberapa komentar warganet antara lain:

Akun _dndslmfyi menuliskan, “Orang-orang mah susah pengen punya momongan tuh.. 😭”

Akun desi.simamora menimpali, “Ya kaan kakkk padahal banyak yang pengen bayi.”

Akun erba_ng2025 menambahkan, “Astaghfirullah tega bener ya, semoga kamu nak jadi orang yang sukses, dan ada orang yang adopsi.”

Akun mely_andriant berdoa, “Semoga orang tua yang tega membuang anaknya seperti itu akan dapat balasan dunia akhirat yang setimpal. Dan untuk adik bayi semoga diberikan kesehatan, panjang umur, jadi anak baik, pintar, disayangi banyak orang, dan kelak menjadi orang yang sukses. Aamiin.”

Selain doa dan simpati, banyak pula komentar yang menyoroti tindakan orang tua bayi. Misalnya akun desta_zs96 yang menulis, “Astaghfirullahaladzim… zolim banget orang tuanya. Mending dititipin ke panti asuhan atau RS gitu. Daripada dibuang takutnya kan kena hewan buas. Untung Allah SWT masih melindungi bayinya.”

  Takut Sunat di Usia 15 Tahun, Remaja Bekasi Akhirnya Dijemput Mobil Damkar

Netizen lain seperti princess_kaylila juga menyayangkan tindakan orang tua bayi, “Inalilahi… Pikiran yang buang ke mana ya. Udah geletakan di tanah nggak pakai alas. Gila kali ya.. Mau enaknya doank.”

Komentar lain dari itssheikin menunjukkan rasa iba, “Kesiannya baby sejuk kene gigit serangga lagi Allahu.”

Ada juga komentar yang lebih emosional, seperti dari akun habib124we yang menulis dengan nada marah, “Kapier orang tuanya. Bekatul tukang bikin bae maunya. Wee laknatlah ya Allah orang tua bayi itu.”

Sementara patinazzahra menuliskan, “Tega banget ya orang tuanya sampai membuang bayinya. Allahuakbar.”

Komentar ig_mamahkembar pun cukup keras, “Biadab, perempuan bini sudah gila.”

Secara umum, komentar warganet berisi campuran antara doa untuk keselamatan bayi, kritik keras terhadap orang tua, serta ajakan agar masyarakat lebih bertanggung jawab terhadap kehamilan dan kelahiran.

Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti alasan orang tua membuang bayi tersebut. Namun, berdasarkan pola kasus serupa di Indonesia, ada kemungkinan tindakan ini dipicu oleh faktor ekonomi, rasa malu, atau kehamilan yang tidak diinginkan.

Beberapa komentar warganet juga menyinggung hal ini. Misalnya, akun princess_kaylila menulis, “Makanya jadi perempuan jangan gampangan, jangan kegatelan. Belum jadi istri udah begituan hamil. Nggak mau tanggung jawab, anak dibuang. Kesel banget.”

Meskipun komentar tersebut mencerminkan kemarahan, pakar hukum dan perlindungan anak menegaskan bahwa stigma semacam ini sering membuat ibu yang tidak siap memilih jalan berbahaya. Padahal, ada alternatif yang lebih manusiawi, seperti menitipkan anak ke rumah sakit, panti asuhan, atau lembaga resmi.

Dalam perspektif hukum, tindakan membuang bayi termasuk tindak pidana penelantaran anak sebagaimana diatur dalam Pasal 305 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Ancaman hukumannya cukup berat, terlebih jika perbuatan tersebut membahayakan nyawa bayi.

  Akses Sibolga Lumpuh: Warga Nekat Tempuh Jalur Aceh Demi Cari Kabar Keluarga

Dari sisi etika, perbuatan ini dianggap mencederai nilai kemanusiaan. Sejumlah komentar publik menyatakan bahwa banyak pasangan yang justru mendambakan kehadiran anak, sehingga meninggalkan bayi tanpa perlindungan merupakan perbuatan kejam dan tidak berperikemanusiaan.

Di tengah banyaknya komentar negatif terhadap orang tua bayi, mayoritas netizen sepakat mendoakan keselamatan dan masa depan sang bayi. Mereka berharap ada pihak yang mau mengadopsi secara sah, sehingga bayi bisa tumbuh dalam lingkungan yang penuh kasih sayang.

Doa seperti yang dituliskan akun mely_andriant menjadi representasi harapan publik: agar bayi tumbuh sehat, pintar, dan kelak menjadi orang yang sukses meski lahir dari kondisi yang penuh cobaan.

Peristiwa penemuan bayi di semak-semak dekat Balaraja, Tangerang, mengingatkan masyarakat akan pentingnya kesadaran dan tanggung jawab dalam menghadapi kehamilan. Meski motif orang tua bayi belum diketahui, tindakan meninggalkan bayi jelas membahayakan nyawa dan melanggar hukum.

Publik berharap bayi tersebut mendapat perawatan terbaik, baik dari pihak berwenang maupun masyarakat yang peduli. Kasus ini juga menjadi cermin sosial bahwa perlu ada edukasi lebih luas mengenai tanggung jawab orang tua, akses layanan kesehatan reproduksi, serta jalur aman untuk menyerahkan anak bila memang tidak mampu mengasuhnya.

Di tengah rasa prihatin, doa dan dukungan masyarakat terus mengalir bagi keselamatan sang bayi. Semoga peristiwa ini menjadi pelajaran agar tidak ada lagi nyawa kecil yang menjadi korban penelantaran. (Editor; Ahmad)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *