Sibolga, SniperNew.id — Sebuah unggahan di media sosial Threads dari pengguna callme_syaah menggambarkan kondisi darurat yang tengah dialami warga Sibolga dan Tapanuli Tengah (Tapteng) akibat bencana banjir bandang yang memutus akses serta melumpuhkan layanan vital, Minggu (30/11/2025).
Dalam unggahannya yang dipublikasikan 4 jam lalu, ia menuliskan. “Sudah 6 hari tidak ada kabar orangtua di Sibolga. Nekat berangkat dari Medan lintas Subulussalam Aceh sebab cuman ini akses satu-satunya menuju Sibolga dan Tapteng.
Melihat situasi Sibolga saat ini yang semakin kacau, sebab kurangnya pasokan makanan dari pemerintah, obat-obatan, listrik masih padam, jaringan belum stabil.”
Unggahan tersebut disertai sejumlah tagar seperti #sibolga #sibolgabanjir #tapteng #banjirbandang #sibolgabutuhbantuan yang menunjukkan tingginya kebutuhan informasi dan bantuan di wilayah terdampak.
Selain teks, unggahan itu juga menyertakan cuplikan video yang memperlihatkan sebuah truk besar berterpal hitam melintas di jalanan dengan latar langit mendung. Visual tersebut mengisyaratkan sulitnya perjalanan menuju kawasan terdampak bencana serta upaya sejumlah warga atau pihak tertentu untuk menembus daerah yang aksesnya terbatas.
Hingga berita ini ditulis, laporan dari warga di lapangan menyebutkan bahwa pasokan makanan, obat-obatan, listrik, dan jaringan komunikasi masih belum stabil. Banyak keluarga belum dapat berkomunikasi dengan anggota keluarga di Sibolga akibat kondisi tersebut.
Pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan segera mempercepat distribusi bantuan serta pemulihan akses agar penanganan bencana dapat berlangsung lebih optimal.
Penulis Iskandar













