Terupdate

BARA HATI Desak Hukuman Berat untuk DJ Tata Nabila Cs dan Minta Presiden serta Kapolri Turun Tangan

249
×

BARA HATI Desak Hukuman Berat untuk DJ Tata Nabila Cs dan Minta Presiden serta Kapolri Turun Tangan

Sebarkan artikel ini

Pematangsiantar —Snipernews.id

Barisan Raky­at Han­curkan Tin­dakan Ile­gal (BARA HATI) mengge­lar kon­fer­en­si pers di Sobat Café, Jalan Adam Malik, Kota Pematangsiantar, guna menyam­paikan sikap res­mi terkait vonis ringan ter­hadap ter­dak­wa kasus narkoti­ka DJ Tata Nabi­la Cs. Dalam momen terse­but, BARA HATI menyuarakan desakan pene­gakan hukum yang tegas ser­ta mem­inta Pres­i­den Prabowo Subianto dan Kapol­ri Jen­der­al Listyo Sig­it Prabowo turun tan­gan men­gawasi pros­es hukum kasus yang dini­lai menced­erai rasa kead­i­lan ini.

  188 Siswa Angkatan XIII SMA Unggul Del Dikukuhkan, 5 Siswa dari Labuhanbatu

BARA HATI bersama aktivis maha­siswa dan sejum­lah media
Mende­sak huku­man mak­si­mal bagi pelaku narko­ba dan mem­inta pen­gawasan pemer­in­tah pusat
Kon­fer­en­si pers dige­lar pada Okto­ber 2025
Sobat Café, Jalan Adam Malik, Pematangsiantar
Why (Men­ga­pa): Vonis diang­gap ter­lalu ringan dan tidak mem­berikan efek jera

Melalui surat ter­bu­ka, dukun­gan band­ing JPU, dan ren­cana aksi damai

Ket­ua Umum BARA HATI, Zul­fikar Efen­di, dalam pem­ba­caan Surat Ter­bu­ka Nomor: 012/ST-BARA-HATI/X/2025 mene­gaskan bah­wa vonis 2 tahun 6 bulan yang dijatuhkan Pen­gadi­lan Negeri Pematangsiantar ter­hadap tiga ter­dak­wa, yaitu DJ Tata Nabi­la, Doni Surya, dan Ang­gi Widay­at, tidak seband­ing den­gan per­an aktif mere­ka dalam peredaran narko­ba. Tiga ter­dak­wa terse­but, menu­rut fak­ta per­si­dan­gan, ter­buk­ti memi­li­ki 12,40 gram sabu dan 9 butir pil ekstasi.

“Vonis ini ter­lalu ringan dan tidak mem­berikan efek jera. Apala­gi narko­ba sudah merusak masa depan gen­erasi muda. Kami san­gat kece­wa,” tegas Zul­fikar.

  Bea Cukai Bengkalis Sita 28 Ton Mangga dan Bawang Merah Di perairan Sungai Kembung

 

BARA HATI meny­atakan dukun­gan penuh kepa­da Jak­sa Penun­tut Umum (JPU) Ester Lau­ren Putri Har­i­an­ja, S.H., yang men­ga­jukan band­ing atas putu­san terse­but. Menu­rut Zul­fikar, langkah hukum terse­but adalah ben­tuk kon­sis­ten­si men­ja­ga mar­wah pene­gakan hukum.

“Kami berdiri bersama Jak­sa Ester. Ia sim­bol keberan­ian yang mem­per­juangkan kead­i­lan di ten­gah tekanan,” lan­jut­nya.

 

Selain itu, BARA HATI mende­sak Pen­gadi­lan Ting­gi Medan untuk meni­lai ulang selu­ruh fak­ta per­si­dan­gan dan men­jatuhkan huku­man mak­si­mal sesuai UU No. 35 Tahun 2009 ten­tang Narkoti­ka. Mere­ka juga mem­inta Mahkamah Agung memerik­sa majelis hakim yang menan­gani perkara guna memas­tikan tidak ter­ja­di pelang­garan etik atau inter­ven­si pihak ter­ten­tu.

Tidak hanya fokus pada kasus terse­but, BARA HATI turut meny­oroti maraknya tem­pat hibu­ran malam (THM) di Kota Pematangsiantar yang diduga men­ja­di ruang peredaran narko­ba dan degradasi moral. Mere­ka meny­oroti keber­adaan Evo Star di Jalan Rakut­ta Sem­bir­ing, Anda Karaoke di Jalan Ahmad Yani, dan Stu­dio 21 yang sebelum­nya sem­pat ditut­up namun kem­bali berop­erasi.

  DPRD Pati Setujui Hak Angket untuk Pemakzulan Bupati Sudewo

“Pemer­in­tah daer­ah tidak boleh tut­up mata. Ini bukan sekadar soal izin, ini per­soalan gen­erasi bangsa,” tegas Zul­fikar.

 

Seba­gai tin­dak lan­jut, BARA HATI akan mengge­lar aksi damai besar-besaran pada Kamis, 30 Okto­ber 2025, di depan Pen­gadi­lan Negeri Pematangsiantar, Kejak­saan Negeri, dan Kan­tor Wali Kota. Aksi terse­but bertu­juan mende­sak huku­man mak­si­mal, men­dukung kin­er­ja JPU, dan menun­tut pen­ert­iban THM.

“Hidup raky­at berdaulat! Han­curkan tin­dakan ile­gal! BARA HATI tidak akan diam,” tut­up Zul­fikar.

Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *