Ketapang, SniperNew.id — Pembagunan jembatan Kepuluk, Desa Sungai Melayu, Kecamatan Sungai Melayu Raya, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, diduga gagal perencanaan hingga cacat mutu dan tidak berkualitas, Kamis (19/12/2024).
Berdasarkan hasil pantauan DPC LAKI daerah kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat pada Selasa 17 Desember 2024 di pembangunan jembatan Kepuluk milik Dinas PUTR diduga cacat mutu dan tidak berkualitas yang dilaksanakan pihak rekanan “CV. Nanda Orion” dengan sumber dana Dana Alokasi Umum (DAU) dengan pagu sebesar Rp. 334.218.000.00. waktu pelaksanaan 40 hari kalender.
Ketua Korcam LAKI LASKAR ANTI KORUPSI INDONESIA daerah Ketapang kepada awak media ini Ketapang, mengatakan, bahwa hasil pembangunan jalan Kepuluk Desa Sungai Melayu, sangat tidak berkualitas.
“Iya sangat tidak berkualitas, salah satu contoh bagian sayap kanan jembatan sudah mengalami patah alias ambruk. Selain itu, menggunakan tanah timbunan bukan tanah kuari, yang artinya gunakan tanah urug biasa — biasa saja,” ungkap Jedi Ketua Korcam LAKI
Ketua korcam LAKI Sungai Melayu, Jedi berharap kepada APH segera di audit rekanan ”CV. Nanda Orion” diduga ada aroma penyalahgunaan dana anggaran DAU Rp.334.218.000.00.
Masih dikatakan, Jedi dan didukung masyarakat desa Kecamatan Sungai Melayu Raya amat menyayangkan dari tahun anggara 2023 sudah menelan anggaran Rp.2.338.861.629.00. yang dilaksanakan rekanan “CV.Berakas Jaya” sudah jelaskan.
“Untuk jembatan kepuluk artunya sudah dua kali dianggar pemerintah daerah namun hasilnya tidak rampung, bahkan kita lihat cacat mutu dan sangat tidak berkualitas sudah jelas jembatan Kepuluk diduga jadi ajang “korupsi” rekanan “CV.Berakas Jaya” dan rekanan “CV.Nanda Orion” dan bermain dinas PUTR demi keuntungan pribadi bukan untuk membangun masyarakat,” tutup Jedi.
Penulis: (Jumadi)



















