Berita Investigasi

Suara Wali Murid Bongkar Masalah Dana BOS SMKN 9

467
×

Suara Wali Murid Bongkar Masalah Dana BOS SMKN 9

Sebarkan artikel ini

BANDAR LAMPUNG, SNIPERNEW.id Hari berganti bulan bulan berganti tahun manajemen SMK negeri 9 bandar Lampung yang selama ini dianggap baik-baik saja ternyata menyimpan sejuta rahasia, Jumat 28 November 2025.


merasa dibo­hon­gi merasa dibodoh-bodohi satu per­satu wali murid SMK negeri 9 ban­dar Lam­pung yang tidak mau dise­butkan namanya mulai angkat bicara terkait ke transparan kegu­naan dana BOS yang sudah digelon­torkan oleh pemer­in­tah di seko­lah SMK negeri 9 ban­dar Lam­pung.

uang yang diglon­torkan tidak main-main nilainya men­ca­pai 1 mil­iar lebih namun dari pen­gelo­laan dana terse­but sesuai atu­ran yang ada, yang seharus­nya untuk kegu­naan­nya buat apa dan dike­m­anakan secara detail dalam 3 bulan sekali sesuai atu­ran berharap dis­am­paikan melalui forum wali murid namun sela­ma ini sudah bertahun-tahun untuk penyam­pa­ian secara detail terkait kegu­naan dana BOS tidak per­nah dilak­sanakan jadi per­tanyaan bagi para wali ini ada apa bahkan terke­san pen­gelo­laan dana BOS seo­lah-olah dira­hasi­akan, dan yang tahu hanya guru-guru dan orang ter­ten­tu saja.

  RiceRich.id: Inovasi Aplikasi Investasi Berbasis Beras, Ajak Masyarakat Lebih Cerdas Kelola Aset

seper­ti yang dis­am­paikan oleh beber­a­pa wali murid yang kebe­tu­lan anaknya men­ja­di siswa dan siswi dari SMK negeri 9 ban­dar Lam­pung ini dan mem­inta kepa­da aWak media nama dan iden­ti­tas­nya untuk dira­hasi­akan menu­turkan.

“iya pak setahu saya dari semen­jak anak saya seko­lah di situ sam­pai mau lulus ini untuk ke transparanan kegu­naan dana BOS secara umum belum per­nah dis­am­paikan secara detail kepa­da kami bahkan terke­san dira­hasi­akan kami sendiri selaku wali murid yang tidak tau apa-apa menden­gar penyam­pa­ian penu­tu­ran pihak seko­lah yang mungkin mere­ka men­gang­gap kami bodoh dan tidak tahu hanya bisa diam takut kalau kami banyak nanya kami banyak protes anak kami akan di-bul­ly di seko­lah oleh guru-guru makanya kami para wali lebih banyak memil­ih bungkam saja„“tutur salah satu wali siswa

  Oknum Penyidik Polrestabes Medan Diduga Peras Pelapor Rp7 Juta: Kapolres Dianggap Lalai, Penegakan Etik Dipertanyakan

di tem­pat yang berbe­da demi untuk menam­bah keaku­ratan infor­masi kem­bali para awak media men­datan­gi wali murid SMK negeri 9 ban­dar Lam­pung den­gan kali­mat dan uca­pan yang tak jauh beda menu­turkan kepa­da awak media yang dike­tahui sela­ma ini terkait pen­gelo­laan dana BOS( biaya opera­sion­al seko­lah) di seko­lah SMK negeri Ban­dar Lam­pung menyam­paikan.

“Untuk pen­gelo­laan dana BOS bapak wartawan, kami para wali nggak mau banyak bicara walaupun banyak yang ngomong katanya itu harus ter­bu­ka secara umum, dis­am­paikan di forum-forum wali secara detail kegu­naanya, tapi kami ini hanya orang kecil, kalau kami banyak nanya, kami takut nan­ti malah kami yang seo­lah diang­gap salah dan diper­masalahkan, yang lebih takut lagi kalau anak kami yang men­ja­di kor­ban, di buli atau di asingkan oleh para guru, memang sih yang per­nah kami den­gar dana BOS yang ter­salur di seko­lah SMK negeri 9 ini men­ca­pai 1 mil­iar lebih,“terangnya

  Camat Pantai Cermin tidak Serius Tingkatkan PAD, Diduga Aparaturnya Main Mata dengan Pengusaha

dari beber­a­pa penyam­pa­ian para wali yang sudah ditu­turkan kepa­da awak media dan tidak menut­up kemu­ngk­i­nan demi untuk mem­bu­ka tabir dari kebo­brokan man­a­je­men SMK negeri 9 ban­dar Lam­pung ini para aWak media yang ter­gabung di FPIl akan kem­bali men­datan­gi pihak seko­lah SMK negeri 9 ban­dar Lam­pung dan sete­lah itu akan mengkon­fir­masi pihak-pihak terkait inspek­torat dan pihak-pihak lain yang melakukan pen­gawasan dalam pro­gram kegu­naan dana BOS di SMK negeri 9 ban­dar Lam­pung sekali­gus akan mengkon­fir­masi dinas pen­didikan provin­si Lam­pung bila dimungkinkan dite­mukan adanya peny­im­pan­gan atau pelang­garan-pelang­garan terkait kegu­naan dana BOS untuk seki­ranya mem­berikan sanksi-sanksi yang berat kepa­da oknum-oknum yang tidak bisa memegang amanah dalam men­gelo­la anggaran pemer­in­tah.

sam­pai beri­ta ini diter­bitkan dari pihak-pihak terkait khusus­nya pihak seko­lah SMK negeri 9 ban­dar Lam­pung belum bisa dijumpai.

Penulis: (Sufiyawan & Tim)


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *