Pasaman, SniperNew,id — elihat Kondisi Pasaman Pasca Pilkada 27 November 2024 sangat tidak baik baik saja, hal itu dapat dilihat dari berbagai gerakan sosial society seperti kejadian yang terjadi seminggu belakangan ini, Minggu (14/12/2024).
Gerakan masyarakat yang mengatasnamakan AMP3 (Aliansi Mahasiswa Pemuda Pemudi Pasaman) beserta masyarakat Tigo Nagari (4/12/2024) menuntut penuntasan dugaan penyelewengan donasi dana gempa 2022 yang diduga dilakukan eks Pengawai Pemda Pasaman yang merupakan salah satu Calon Bupati Pasaman.
Al Putra Andesta selaku masyarakat Pasaman turut menanggapi ” kita berharap Kejari Pasaman kooperatif dalam penanganan korupsi di Pasaman,Jangan main main Api” Ujar Al Putra.
Sementara itu Al Putra Andesta juga mengatakan saat dikonfirmasi, awak media SniperNew,id,- , pelimpahan dugaan kasus penyelewengan donasi gempa itu,sudah jauh hari dilimpahkan
Oleh Inspektorat Tertanggal Nomor : 700/189/INSP — 2024. sebelum masuk tahapan pilkada tetapi belum ada tanda tanda proses penanganan proses hukumnya.
“Padahal semua sudah tahu kasus dugaan penyelewengan donasi gempa tahun 2022 sudah lama dilimpahkan ke Kejaksaan jauh sebelum masuk tahapan pilkada, nyatanya sampai sekarang belum ada tampak proses penanganannya.Apalagi dengan desakan masyarakat untuk cepat memproses Penanganan ini seharusnya sudah ada tanda tanda sudah di proses” tegas Alputra
Kemudian Al Putra Andesta mengharapkan KEJARI Pasaman yang dikepalai oleh Sobeng Soeradal,S.H,.M.H harus cepat memberikan penjelasan kepada masyarakat sudah sampai dimana prosesnya, karena ini akan menjadi bola liar yang terus menggelinding ditengah masyarakat
“Kita harapkan Pak Sobeng dengan Cepat dan gagah berani cepat memproses ini seperti gagahnya beliau ditengah hujan menemui para pendemo“tutup Alputra Andesta.
(Ade Putra)













