Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Investigasi

Akun TikTok “Abigel Teresha Penipu” Viral, Video Klarifikasi dan Permintaan Maaf Jadi Sorotan Netizen

349
×

Akun TikTok “Abigel Teresha Penipu” Viral, Video Klarifikasi dan Permintaan Maaf Jadi Sorotan Netizen

Sebarkan artikel ini

PematangsiantarSnipernew.id

Media sosial Tik­Tok kem­bali digem­parkan den­gan kemu­ncu­lan sebuah akun berna­ma “Abigel Tere­sha Penipu” (@bayarutangdongsiska). Akun ini men­ja­di sorotan pub­lik sete­lah men­gung­gah sejum­lah video yang menampilkan seo­rang perem­puan yang dise­but seba­gai Abigel ten­gah melakukan klar­i­fikasi dan per­mintaan maaf atas per­bu­atan­nya yang diduga telah merugikan banyak orang.

Dalam sejum­lah ung­ga­han yang telah diton­ton ribuan hing­ga ratu­san ribu kali itu, ter­li­hat sosok perem­puan yang secara ter­bu­ka men­gakui kesala­han­nya. Ia mem­inta maaf kepa­da para kor­ban dan ber­jan­ji tidak akan men­gu­lan­gi per­bu­atan­nya. Mes­ki demikian, video terse­but tetap men­u­ai beragam respons dari neti­zen, baik yang men­dukung upaya klar­i­fikasi terse­but, maupun yang masih merasa ger­am.

  Delapan Bulan Kasus Penganiayaan Mandek di Polsek Indrapura: Kapolsek Duduk di Singgasana atau Kantor Polisi?

“Masuk sel aja kak, biar gak ada kor­ban lagi. Hukum Indone­sia harus adil,” tulis salah satu neti­zen di kolom komen­tar. Semen­tara komen­tar lain meni­lai per­mintaan maaf yang dilakukan terse­but ter­li­hat ringan saat diu­cap­kan dan tidak ter­li­hat sama sekali penye­salan­nya.

Akun Tik­Tok @bayarutangdongsiska sendiri dike­tahui aktif men­gung­gah video yang meny­oroti kasus-kasus dugaan penipuan yang dikaitkan den­gan nama Abigel. Dalam beber­a­pa ung­ga­han, akun terse­but juga menampilkan buk­ti per­caka­pan dan kesak­sian yang dise­but berasal dari kor­ban. Namun hing­ga kini, belum ada kon­fir­masi res­mi dari pihak kepolisian terkait viral­nya akun terse­but.

  LAKI LASKAR ANTI KOROSI Ketapang Bongkar Dugaan Penyelewengan Dana SILPA Laman Satong, Diminta Kejari dapat Bertindak Cepat dan Tegas!

Dari berba­gai infor­masi yang diter­i­ma redak­si, keber­adaan Abigel saat ini diduga bera­da di Kota Pematangsiantar. Ia dise­but-sebut diduga ten­gah bersi­ap melakukan aksinya kem­bali di kota Pematangsiantar dan berdomisili di Lendis Kos, Jalan Nusa Indah, Kota Pematangsiantar. Infor­masi ini semakin mem­perku­at sorotan pub­lik ter­hadap kasus yang sedang ramai dibicarakan ini.

Ket­ua Dewan Pimp­inan Pusat Komu­ni­tas Masyarakat Peduli Indone­sia Baru (DPP KOMPI B), mengin­gatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam men­jalin hubun­gan perte­m­anan agar tidak men­ja­di kor­ban penipuan seper­ti hal­nya yang ter­ja­di dan viral di media sosial.

“Seti­ap orang harus tetap berhati-hati dalam men­jalin perte­m­anan. Jika ada pihak yang merasa dirugikan, sebaiknya men­em­puh jalur hukum res­mi agar pelakun­ya bisa segera ditangkap,” ujarnya.

  Pembangunan Rumah Negara tipe D dan E pada Kantor Imigrasi Kelas II non TPI Tahun Anggaran 2024 diduga Mangkrak

Fenom­e­na viral ini juga menim­bulkan diskusi pub­lik dimana banyak yang menye­salkan men­ga­pa para kor­ban tidak mela­por ke polisi agar pelakun­ya segera ditangkap dan tidak memakan kor­ban lebih banyak lagi.

Hing­ga beri­ta ini ditu­runk­an, akun Tik­Tok @bayarutangdongsiska yang men­gung­gah video terkait klar­i­fikasi dan per­mintaan maaf terse­but semakin viral, dan men­u­ai per­ha­t­ian war­ganet yang terus meman­tau perkem­ban­gan kasus ini.

Semen­tara itu Abigel Theresa/Siska Sarag­ih saat dikon­fir­masi awak media terkait video viral terse­but via pesan What­sApp di nomor 0831–3201- XXXX pada senin (4/8/2025) terke­san bungkam dan tidak menang­gapi per­tanyaan wartawan.

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *