Berita Investigasi

Pembangunan Jembatan Kepuluk Mangkrak, Diduga Rekanan CV Berakas Jaya Berleha-leha

495
×

Pembangunan Jembatan Kepuluk Mangkrak, Diduga Rekanan CV Berakas Jaya Berleha-leha

Sebarkan artikel ini

Keta­pang, SniperNew.id — Pem­ban­gu­nan jem­bat­an Kepu­luk sudah beber­a­pa kali dik­er­jakan den­gan anggaran jem­bat­an ini diban­gun dari tahun 2022 dan kemu­di­an di tahun 2023 dilan­jutkan lagi pem­ban­gu­nan­nya.

Alhasil dalam pros­es penger­jaan selalu men­u­ai kega­galan, ter­li­hat jelas kon­disi jem­bat­an terse­but dila­pan­gan, bah­wa dalam pros­es pelak­sanaan­nya nam­pak dik­er­jakan secara asal asalan dan hing­ga saat ini jem­bat­an Kepu­luk yang meru­pakan akses penghubung antara sun­gai Pelang, Kecanatan MHD — Keca­matan Sun­gaime­layu Rayak, ini terke­san dite­lan­tarkan dan dik­er­jakan seper­ti tidak wajar oleh kon­trak­tor pelak­sananya ser­ta diawasi oleh orang yang bukan ahli di bagian bidang kon­struk­si jem­bat­an, Jumat (22/11/2024)

Kemu­di­an pada tahun 2023, melalui dinas peker­jaan umum dan tata ruang (DPUTR) kabu­pat­en Keta­pang menggegerkan kem­bali pem­ban­gu­nan jem­bat­an kepu­luk ini den­gan mem­per­gu­nakan sum­ber dana DAU — APBD tahun anggaran 2023

  Baru Seumur Jagung, Aspal Jalan Bedug–Grobog Kulon Rp542 Juta Sudah Retak, DPUPR Kabupaten Tegal Disorot

Proyek peker­jaan pem­ban­gu­nan jem­bat­an ini dik­er­jakan berdasarkan per­jan­jian (SPK) surat per­in­tah ker­ja den­gan nomor : P/70/PPK.6- APBD/DPUTR‑B/600.1.10.3/V/2023 tang­gal 23 Mei 2023 den­gan nilai total biaya sebe­sar Rp.2.338.861.629.00.

Seba­gai penye­dia jasa peker­jaan ini adalah CV. Berakas jaya den­gan wak­tu yang telah diten­tukan yaitu 180 hari kalen­der, ter­hi­tung mulai pelak­sanaan­nya tang­gal 24 Maret 2023 sele­sai tang­gal 19 Novem­ber 2023

Namun sam­pai wak­tu kon­trak berakhir, pem­ban­gu­nan jem­bat­an ini tidak terse­le­saikan oleh pihak rekanan “CV. Berakas Jaya, dan sung­guh san­gat dis­ayangkan seo­lah olah pelak­sana gak mau ambil peduli memikirkan kepentin­gan masyarakat banyak, teruta­ma yang rutin melin­tas dis­ek­i­tar lokasi jem­bat­an yang mangkrak terse­but

Dari sekian mil­yar lebih uang negara terse­but, 90% telah dicairkan oleh rekanan “CV. Berakas Jaya” dan sudah ten­tu dalam pros­es pen­cairan pagu dana kon­traknya itu, berar­ti telah men­da­p­atkan per­se­tu­juan dari dinas peker­jaan umum dan tata ruang (DPUTR) kab Keta­pang lalu sete­lah pen­cairan 90% dari pagu kon­trak terse­but, terny­a­ta pihak penye­dia jasa tidak melak­sanakan peker­jaan itu den­gan sebe­narnya, malah “CV. Berakas Jaya” diduga telah mem­bawa kabur uang negara yang telah dicairkan­nya itu

  Tokoh Agama Soroti Dugaan Ketidaktransparanan Pemilihan Kepling Bagelen

Hal ini dis­am­paikan oleh salah seo­rang sum­ber yang memang yang tak mau dise­butkan namanya dan seba­gai salah seo­rang ormas yang selalu tegas dalam mengkri­tis sesuai fak­ta dan keny­ataan yang ada, sum­ber men­gatakan bah­wa peker­jaan pem­ban­gu­nan jem­bat­an kepu­luk memang sudah dicairkan 90% namun peker­jaan itu keny­ataan­nya tidak dis­e­le­saikan mala­han banyak mening­galkan per­masala­han sam­pai hari ini ter­ma­suk salah sat­un­ya, upah peker­ja juga belum diba­yar sehing­ga peker­jaan yang telah dik­er­jakan mau dibongkar kem­bali oleh pekerjanya,“ungkap sum­ber kepa­da SniperNewsid Keta­pang Kalbar, Senin (19/03)

Untuk itu sum­ber mem­inta kepa­da APH segera odit atau diperik­sa direk­tur CV. Berakas jaya dimana telah kami duga penyalah­gu­naan anggaran dana DAU 2023 sebe­sar Rp.2.338.861.00.

  Dana BOS 2025 SDN 1 Tegineneng Disorot LPKAN RI, Kepsek Diminta Buka Data dan Bertanggung Jawab

Lan­jut dita­m­bahkan anggota tim inves­ti­gasi kor­cam LAKI kec sun­gaime­layu raya kab Keta­pang Kali­man­tan barat Dinus men­gatakan kepa­da awak media SniperNewsid Keta­pang Kalbar dik­er­jakan lagi di 2024 kem­bali dik­er­jakan lagi den­gan pelak­sana CV. Man­da Ori­on sum­ber dana DAU dana alokasi sebe­sar Rp.334.216.000.00.

Dite­gaskan, Ujang Yan­di wak­il ket­ua DPC LAKI kab Keta­pang Kali­man­tan barat per­tanyaan­nya apakah akan sele­sai den­gan peker­jaan suasana seper­ti ini sudah jelas banyaknya meng­habiskan anggaran pemer­in­tah daer­ah seper­ti dana DAU dana alokasi san­gat dis­ayangkan kapan penye­le­sa­ian dan men­gakhiri sifat ter­jang pem­ban­gu­nan dimana dilak­sanakan tidak masuk akal

Lebih her­an lagi masyarakat keca­matan Sun­gaime­layu Raya seba­gai peng­gu­na jalan antar keca­matan merasa sudah jenuh den­gan pem­ban­gu­nan den­gan adanya seti­ap tahun mangkrak tetapi san­gat dis­ayangkan belum ada sat­upun pihak dinas maupun rekanan­nya untuk diberikan efek jera di jalur hukum,” ungkap Ujang Yan­di yang menirukan ungka­pan war­ga pen­gu­na jalan terse­but. (Penulis: Juma­di)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *