Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Viral

Fenomena Bendera One Piece: Simbol Perlawanan Rakyat Jelang HUT RI ke-80

396
×

Fenomena Bendera One Piece: Simbol Perlawanan Rakyat Jelang HUT RI ke-80

Sebarkan artikel ini

Jakar­ta, SniperNew.id - Men­je­lang peringatan Hari Ulang Tahun Repub­lik Indone­sia ke-80, sebuah fenom­e­na unik dan penuh mak­na menarik per­ha­t­ian neti­zen. Sebuah ung­ga­han di media sosial Threads oleh akun @zulkifli36329 mem­per­li­hatkan kibaran dua ben­dera: Mer­ah Putih di atas, dan ben­dera bajak laut dari ani­me One Piece di bawah­nya, Kamis 31 Juli 2025.

Ung­ga­han ini bukan sekadar tampi­lan visu­al biasa, namun meny­im­pan pesan kri­tik sosial yang tajam ter­hadap kon­disi pemer­in­ta­han saat ini.

  Hujan Deras Rendam Lantai Dua Pasar Bitingan Kudus

Dalam keteran­gan­nya, Zulk­i­fli menulis. “Fenom­e­na Ben­dera One Piece Jelang HUT RI Ke 80: Seba­gai Sim­bol Matinya Kead­i­lan dan Kekuasaan Yang Korup.”

Ia meny­oroti bagaimana ham­pir semua kebi­jakan negara saat ini dini­lai tidak berpi­hak kepa­da raky­at. Seba­liknya, raky­at diang­gap hanya seba­gai objek dalam ladang bis­nis yang pal­ing men­gun­tungkan. Tan­pa izin, tan­pa fat­wa, dan ber­jalan sesuai kehen­dak para pen­guasa, semua hal diang­gap bebas dilakukan.

Zulk­i­fli juga menam­bahkan sim­bol tangis dan ben­dera Mer­ah Putih dalam tulisan­nya, menan­dakan rasa sedih dan cin­ta tanah air yang dalam. Ia men­je­laskan bah­wa posisi Mer­ah Putih di atas dan ben­dera One Piece di bawah bukan tan­pa mak­na. Ini adalah ben­tuk ekspre­si bah­wa raky­at masih menc­in­tai negaranya, namun tidak den­gan pemer­in­ta­han­nya.

  Bupati Pesawaran Hadiri Pengajian Akbar Muslimat NU Tegineneng

“Mer­ah putih di atas, one piece di bawah. Tetap cin­ta den­gan negaranya, tapi tidak den­gan pemer­in­tah­nya. Mer­ah putih ter­lalu suci di negara yang rusak.”

Dalam ung­ga­han terse­but, ter­li­hat jelas ben­dera Mer­ah Putih berk­ibar gagah di tiang ting­gi. Di bawah­nya, ben­dera hitam bergam­bar tengko­rak sim­bol bajak laut dari ani­me One Piece juga berk­ibar di tiang yang berbe­da namun berdampin­gan.

Peng­gu­naan ben­dera One Piece sendiri memi­li­ki mak­na men­dalam. Dalam ani­me terse­but, para bajak laut digam­barkan seba­gai sosok yang meno­lak penin­dasan dan bertarung melawan kekuasaan tirani. Ini men­ja­di lam­bang per­lawanan ter­hadap sis­tem yang diang­gap tidak adil dan korup. Pen­gibaran ben­dera terse­but dap­at dimak­nai seba­gai ben­tuk sim­bo­lik raky­at yang mulai menyuarakan kri­tik, per­lawanan, dan keing­i­nan akan peruba­han.

  KWRI Pringsewu Panas! Muscab Resmi Buka Babak Regenerasi

Fenom­e­na ini lang­sung viral di kalan­gan peng­gu­na media sosial. Banyak yang mem­berikan komen­tar setu­ju dan merasa bah­wa kon­disi saat ini memang mencer­minkan kege­lisa­han masyarakat ter­hadap kebi­jakan dan arah kepemimp­inan yang ada.

Namun, di sisi lain, ada pula yang mem­peringatkan bah­wa peng­gu­naan sim­bol non-res­mi men­je­lang HUT RI dap­at menim­bulkan kon­tro­ver­si dan diang­gap tidak meng­hor­mati lam­bang negara. Mes­ki demikian, pesan moral dari aksi ini san­gat jelas: raky­at ingin peruba­han, kead­i­lan, dan pemer­in­ta­han yang bersih dari kepentin­gan prib­a­di maupun kelom­pok.

Fenom­e­na ben­dera ini men­ja­di potret nya­ta kere­sa­han raky­at jelang per­ayaan kemerdekaan, sekali­gus mengin­gatkan bah­wa cin­ta tanah air bisa tetap ada, mes­ki kece­wa ter­hadap mere­ka yang men­gelo­la negeri. (Edi­tor: Ahmad)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *