JAKARTA, SNIPERNEW.id — Program Makan Sehat Bergizi (MSB) yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi peserta didik kembali menjadi sorotan publik.
Kali ini, perhatian tertuju pada kondisi fasilitas dapur sekolah yang dinilai kurang layak dan memicu polemik di lingkungan pendidikan.
Melalui unggahan di akun Threads @verloka.id, disebutkan bahwa alih-alih menerima evaluasi terhadap fasilitas dapur yang dianggap tidak memenuhi standar, oknum pengelola justru bereaksi secara emosional.
Bahkan, muncul dugaan adanya tindakan intimidasi dari oknum guru terhadap wali murid, agar tidak menyampaikan keluhan di media sosial.
“Alih-alih menerima evaluasi terkait fasilitas dapur yang dinilai kurang layak, oknum pengelola justru bereaksi emosional,” tulis akun Threads @verloka.id, dikutip Jumat.
Unggahan tersebut juga menyebutkan bahwa Kepala SDN 03 Sindang Sari mendesak adanya pertanggungjawaban dari pengelola dapur, menyusul dugaan penurunan kualitas layanan makanan yang disediakan bagi siswa.
Menurut sumber yang sama, kritik seharusnya dijadikan bahan perbaikan, bukan justru direspons dengan upaya pembungkaman aspirasi wali murid. Transparansi dan evaluasi dinilai penting agar tujuan utama program Makan Sehat Bergizi yakni pemenuhan gizi anak sekolah dapat berjalan optimal.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola dapur maupun instansi terkait untuk menanggapi dugaan tersebut. Redaksi masih berupaya meminta klarifikasi guna menghadirkan pemberitaan yang berimbang.
Penulis ( Iskandar).
Sumber: (Threads @verloka.id
Lampung24jam).



















