Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Study Tour Antara Menimba Ilmu atau Mendapat Kecelakaan

690
×

Study Tour Antara Menimba Ilmu atau Mendapat Kecelakaan

Sebarkan artikel ini

Maros, SniperNew.id — Acara study tour yang dis­e­leng­garakan oleh seko­lah dini­lai mem­ber­atkan orang tua siswa. Salah satu orang tua wali siswa, mem­inta untuk di rahasi­akan namanya, yang anaknya berseko­lah di SMAN 4 Maros Ban­timu­rung, menyam­paikan keluhan ini kepa­da SniperNew.

”Anak saya telah melakukan study tour ke Takalar PPLH Pun­ton­do sela­ma sehari semalam den­gan mem­ba­yar sebe­sar Rp 430.000,” keluh­nya

Dia juga menu­turkan bah­wa study tour yang dilak­sanakan oleh pihak seko­lah di seti­ap jen­jang pen­didikan selalu dilakukan di luar seko­lah. Kegiatan ini ten­tun­ya memer­lukan biaya yang tidak sedik­it.

  Satgas Kappang Bentukan Ditlantas Polda Sulsel Atasi Kemacetan di Jalan Poros Maros-Bone

“Wak­tu pelak­sanaan sehari semalam, den­gan biaya yang tidak sedik­it. Kita seba­gai orang tua cukup resah,” ujarnya

Selain biaya untuk study tour, orang tua juga harus menang­gung biaya komite yang di bayar seti­ap bulan­nya dan sam­pai saat ini belum kita ketahui perun­tukan­nya.

Lan­jut­nya, Kalau kita lihat di berba­gai pem­ber­i­taan media baik online dan tele­visi adanya keja­di­an keja­di­an kece­lakaan saat melakukan per­jalanan atau di tem­pat wisa­ta, hal seper­ti itu menam­bah kece­masan untuk orang tua siswa.

Muncul­nya kere­sa­han orang tua siswa terkait study tour yang di lak­sanakan oleh SMAN 4 Maros, salah seo­rang pen­gu­rus LSM KIFPA RI Abdul Malik angkat bicara. PPLH Pun­ton­do ini ter­letak di Ujung Teluk Pun­ton­do, Desa Laikang, Keca­matan Man­garabom­bang, Kabu­pat­en Takalar. Dari Ban­timu­rung, pen­gun­jung harus men­em­puh jarak sek­i­tar 100,5 km den­gan wak­tu tem­puh sek­i­tar 3 jam.

  Ikatan Alumni Sekopol Sulsel Menolak, Kepada Pemerintah Provinsi Sulsel Minta Cabut Izinnya W Super Club

Malik men­yarankan agar Dinas Pen­didikan (Dis­dik) Provin­si Sulawe­si-Sela­tan dan seko­lah, ter­ma­suk dis­dik yang di Kabu­pat­en Maros, untuk meng­ha­pus kegiatan study tour.

Saran ini tak lep­as dari insi­d­en kece­lakaan bus rom­bon­gan siswa Seko­lah Menen­gah Keju­ru­an (SMK) Ling­ga Ken­cana yang menewaskan 11 orang di daer­ah Ciater, Kabu­pat­en Sub­ang, Jawa Barat.

“Study tour sebaiknya diha­pus saja. Banyak desakan dari masyarakat untuk meng­ha­pus kare­na (juga) mem­be­bani orang­tua,” ujar Malik.

Den­gan ter­ha­pus­nya study tour, meru­pakan ben­tuk dukun­gan ter­hadap pro­gram pemer­in­tah dalam pemil­i­han ekono­mi dan mem­ban­tu men­gu­ran­gi beban orang tua untuk menyeko­lahkan anaknya.

Saat di kon­fir­masi jur­nalis kepala seko­lah SMAN 4 Maros Ban­timu­rung Abdul Asis men­gatakan, Iye Ini juga bukan study tour atau rekreasi akan tetapi kegiatan bela­jar dan meneli­ti.

  Ketua DPD PJI Sulsel Bersilaturahmi Ke Sekretariat PW MOI Pangkep

”Kegiatan study lapan­gan prak­tikum Biolo­gi, yang di lak­sanakan PPLH Pun­ton­do Kabu­pat­en Takalar. Biaya ter­in­ci dalam surat surat per­se­tu­juan orang tua, siswa yang tidak berangkat dan tidak ada dike­nakan biaya,” Kata Abdul Asis

”Untuk LPJ nya selalu ada dan rin­cian anggaran juga jelas. Study lapan­gan yang di lak­sanakan ini tidak ada pak­saan, kalaupun ada dari orang tua siswa yang men­gatakan ikut tidak ikut harus bayar, hal itu mungkin info dari anaknya,” lan­jut­nya

kalaupun siswa tidak mengiku­ti study lapan­gan pihak seko­lah tetap men­gu­payakan penelit­ian dalam ben­tuk lain bagi yg tidak berangkat.

”Untuk materi penelit­ian terse­but. Kita sam­paikan ke orang tua. Yang tidak berangkat ada solusi lain,” tulis­nya dalam pesan What­sApp.
(M.firdaus.b)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *