Berita Ekonomi

Jajanan Kekinian, Cewek Jadi Raja Pasar! Ini Peluang Emas Bagi UMKM

465
×

Jajanan Kekinian, Cewek Jadi Raja Pasar! Ini Peluang Emas Bagi UMKM

Sebarkan artikel ini

Jakarta, SniperNew.id – Yusuf Farda Channel dalam unggahannya di media sosial menuliskan sebuah pengamatan menarik: “Kenapa Ya Aneka Jajanan Kekinian Kebanyakan Yang Suka Adalah Para Cewek Cewek,..” Rabu 16 Juli 2025.

Unggahan ini dibarengi dengan foto suasana bazar kuliner, memperlihatkan stand takoyaki bernama Takao Takoyaki Premium yang tampak dikerumuni pengunjung, didominasi oleh perempuan muda. Stand tersebut berhiaskan spanduk Jepang yang mencolok, dengan menu-menu kekinian dan level pedas yang menggoda.

Unggahan ini sontak mengundang berbagai komentar dari warganet:

  Deterjen Sayang Serbu Pasar, Toko Roti Hanan Bandung Buka Stok Harga Merakyat!

Mantra Alam menulis, “Sering penasaran kalau cewek.”
Pri Yanto berkomentar, “Ku terus terang gak suka jajan model2 kekinian.. lebih suka jajanan tradisional jaman2 dulu yang dijual orang tua di pasar pagi.”
Ali Ali memberikan komentar unik, “Itulah kesukaan cewe….seneng makanan yang hots. Terjadinya pencegahan kehamilan.”
Gede Merte beropini, “Karna cewek tidak merokok dia jajan. Kalok cowok fokus rokok, dah adil.”
Sementara Nuril Azizah menjelaskan, “Karna cewek2 paling update di sosial media, rasa penasarannya kuat sekali hehe.”

Fenomena ini membuka mata banyak pihak: perempuan merupakan penggerak utama tren kuliner kekinian di Indonesia. Dengan dominasi pengguna aktif media sosial, tren makanan yang viral di TikTok, Instagram, hingga YouTube langsung menjadi buruan, dan mayoritas konsumen awalnya adalah perempuan muda yang ingin mencoba hal baru.

  "BTS Kembali! Tanda-Tanda Comeback Muncul di Gedung HYBE, ARMY Tak Sabar Menanti BTS FESTA 2025"

Dari sisi ekonomi, ini menjadi peluang emas bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Jajanan kekinian seperti takoyaki, corndog, dessert box, sampai rice bowl dengan kemasan menarik kini tidak hanya dinikmati karena rasa, tapi juga tampilannya yang “instagramable”. Nilai jualnya tidak sebatas makanan, tapi juga pengalaman dan gaya hidup.

Menurut data BPS, sektor kuliner tetap menjadi tulang punggung UMKM dengan kontribusi besar pada PDB Indonesia. Dan saat permintaan tinggi datang dari segmen perempuan muda, maka pelaku usaha harus pintar menyesuaikan kemasan, branding, dan strategi promosi. Jajanan bukan sekadar produk, tapi sudah masuk dalam ranah hiburan dan ekspresi diri.

Melihat antusiasme pasar yang begitu tinggi, jangan hanya jadi penonton. Kalau kamu punya kreativitas, tekad, dan sedikit modal, jadikan tren ini sebagai pintu masuk menuju kebebasan finansial. Jajanan bukan hal remeh—buktinya, satu gerobak takoyaki bisa jadi ladang rezeki bagi keluarga.

  HEBOH! Semua HP MURAH di Konter Saudara, Cek PROMO GILAnya Sekarang! 

Ingat, “Jajanan bisa jadi jalan kesuksesan, asal digoreng dengan niat dan dipromosikan dengan semangat.”

Buat kamu yang masih ragu memulai bisnis kecil, lihatlah foto sederhana di unggahan Yusuf Farda: satu lapak, tiga kursi plastik, dan semangat muda yang melayani pembeli. Mulailah dari kecil, konsisten, dan fokus melayani selera pasar. Tak perlu menunggu sempurna, karena pasar sudah terbuka lebar.

Jajanan kekinian bukan sekadar camilan, tapi cermin dari kekuatan pasar konsumen muda, terutama perempuan. Dalam dunia digital yang serba cepat, yang bisa membaca tren dan melayaninya dengan tepat dialah yang akan memenangkan pasar.

Jadi, sudah siap buka lapak dan cetak cuan dari rasa penasaran cewek-cewek?. (Ahmad)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *