Berita Peristiwa

Mayat Tanpa Kepala di Batang Anai Terungkap: Diduga Korban Mutilasi, Polisi Bongkar Sumur dan Tangkap Pelaku

713
×

Mayat Tanpa Kepala di Batang Anai Terungkap: Diduga Korban Mutilasi, Polisi Bongkar Sumur dan Tangkap Pelaku

Sebarkan artikel ini
Gambar screenshot di postingan akun sosial Facebook atas nama 'Uj Ayo" pada 19 Juni 2025. (Redaksi)

Padang Pariaman, SniperNew.id – Misteri penemuan m4yat pria tanpa kepala, tangan, dan kaki di aliran Sungai Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat, perlahan mulai menemui titik terang. Polisi menduga kuat korban merupakan bagian dari kasus pembunuhan sadis yang melibatkan praktik mutilasi dan kemungkinan berkaitan dengan hilangnya beberapa mahasiswi sejak awal tahun.

Pada Selasa pagi (17/6/2025) sekitar pukul 10.30 WIB, warga Korong Duku, Nagari Kasang, Kecamatan Batang Anai, digegerkan oleh penemuan sosok mayat pria mengapung tanpa bagian kepala, tangan, dan kaki di aliran Sungai Batang Anai. Polisi yang menerima laporan langsung turun ke lokasi.

  Sinyal Padam, Warga Marelan Terjebak Banjir Tanpa Komunikasi

Kapolsek Batang Anai, Iptu Wadriadi, mengatakan bahwa berdasarkan kondisi jasad, pihaknya mencurigai kuat adanya tindak kriminal berat berupa mutilasi. “Kami menduga ini bukan korban tenggelam biasa. Indikasi kuat menunjukkan adanya upaya penghilangan jejak dengan cara mutilasi,” ujar Wadriadi.

Hingga kini, identitas pasti korban belum diumumkan secara resmi. Namun, perkembangan mengejutkan datang dua hari setelah penemuan jasad. Pada Kamis dini hari (19/6/2025), Kepolisian Resor Padang Pariaman berhasil mengamankan seorang terduga pelaku pembunuhan di kawasan Pasar Usang, Batang Anai.

Gambar screenshot postingangan akun Facebook Uj Ato, 19 Juni 2025.

Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir, membenarkan penangkapan tersebut. “Yang jelas, pelaku sudah kita amankan. Tapi identitasnya belum bisa kami ungkap demi kelancaran proses penyidikan,” ujar Faisol.

  Air Mata Perantau Saat Aceh Tamiang Tenggelam

Penangkapan pelaku juga mengarah pada lokasi mencurigakan lainnya: sebuah sumur tua yang terletak di dekat tempat tinggal pelaku. Sumur itu kemudian dibongkar oleh tim gabungan dari Polres dan BPBD karena diduga menjadi tempat pembuangan jasad dua perempuan muda yang hilang sejak Januari 2024.

Penyelidikan meluas ketika pelaku dalam pengakuan awalnya diduga tidak hanya membunuh satu orang. Ia disebut-sebut juga terlibat dalam pembunuhan dua mahasiswi yang sempat dilaporkan hilang: Siska Oktavia Rusdi (Cika), 23 tahun, dan Adek Gustiana, 24 tahun, yang hilang sejak 13 Januari 2024.

  Oknum Beralmamater Hijau Tipu Warga

“Kami juga mencocokkan dengan laporan orang hilang yang belum terpecahkan, termasuk hilangnya beberapa gadis di Padang Pariaman,” ujar AKBP Faisol menambahkan.

Selain karena kekejian pelaku yang memutilasi korban dan menyebar potongan tubuh di sungai, dugaan keterlibatan pelaku dalam pembunuhan berantai membuat masyarakat semakin resah. Korban-korban adalah perempuan muda, dan modus operandi menunjukkan perencanaan yang matang dan upaya sistematis menghilangkan jejak.

Pihak kepolisian masih terus menggali informasi, memeriksa lokasi lain yang diduga berkaitan, serta menunggu hasil otopsi untuk memastikan identitas korban yang ditemukan di sungai. Sementara itu, warga diminta tetap tenang dan membantu jika memiliki informasi penting.

Editor: (Redaksi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *