Jakarta, SniperNew.id – Dunia maya kembali diramaikan dengan unggahan jenaka dan penuh sindiran dari akun X (dulu Twitter) @kegblgnunfaedh. Dalam unggahan terbarunya yang viral, akun tersebut membagikan sebuah foto seorang perempuan berhijab yang diduga tengah bersiap menuju pelaminan. Namun yang menarik perhatian publik bukan hanya konteks foto itu sendiri, melainkan narasi yang menyertainya.
“Sebelum dipersunting, minta disisirin. Sekelas Alyssa aja hair tonicnya cuma 20ribuan, masih bisa lah kebeli siapatau dapet laki kek Al Ghazali.” tulis akun tersebut dalam caption unggahan pada Minggu (15/6/2025).
Unggahan tersebut langsung mengundang reaksi warganet, dengan ribuan likes, komentar, dan retweet hanya dalam waktu beberapa jam. Tak sedikit yang menanggapinya dengan tawa, namun ada pula yang memberikan refleksi tajam terhadap fenomena “beauty investment” dan harapan-harapan yang dilekatkan pada perempuan menjelang pernikahan.
Akun parodi sekaligus pengamat budaya populer @kegblgnunfaedh kembali mencuri perhatian dengan unggahan satir yang menyentil kebiasaan sosial menjelang pernikahan. Dengan gaya khasnya yang blak-blakan namun tetap menghibur, akun ini menyinggung soal standar kecantikan dan persiapan perempuan sebelum “dipinang”.
Kunci dalam unggahan tersebut terletak pada frasa “disisirin dulu sebelum dipersunting,” yang seolah-olah mengisyaratkan pentingnya perawatan diri sebagai bagian dari proses menuju pernikahan. Namun, nada unggahannya tidak serta-merta mengajak konsumtif. Justru, dengan menyebut produk hair tonic “cuma 20ribuan”, unggahan ini menyiratkan bahwa tampil terawat tak selalu harus mahal.
Yang menarik, nama selebritas Alyssa dan Al Ghazali digunakan sebagai simbol aspirasi. Alyssa mewakili figur perempuan menawan namun tetap low maintenance dalam hal perawatan, sedangkan Al Ghazali digambarkan sebagai pria idaman yang jadi “hadiah” bagi mereka yang mau merawat diri dengan niat dan usaha.
Akun @kegblgnunfaedh memang sudah dikenal luas di kalangan pengguna media sosial Indonesia. Akun ini sering mengangkat fenomena sehari-hari dengan sentuhan humor dan satire sosial yang tajam. Dengan ratusan ribu pengikut, tiap unggahan mereka hampir selalu berhasil mengundang reaksi massif.
Meski identitas asli pengelola akun ini belum diketahui secara publik, namun eksistensinya telah menjadi semacam “suara rakyat” di dunia maya—mengangkat isu-isu kecil yang sebenarnya dekat dengan keseharian.
Unggahan ini pertama kali muncul pada Minggu pagi, 15 Juni 2025, di platform X (Twitter). Dalam hitungan jam, tangkapan layar unggahan tersebut menyebar ke berbagai media sosial lain seperti Instagram dan TikTok. Bahkan, beberapa influencer turut memberikan tanggapan atau membahasnya dalam konten mereka.
Fenomena ini menunjukkan betapa kuatnya efek domino unggahan yang menyentuh urat jenaka sekaligus menyentil logika publik.
Setidaknya ada tiga alasan mengapa unggahan ini menjadi viral. Pertama, gaya bahasa yang digunakan sangat dekat dengan keseharian masyarakat urban — ringan, lucu, namun tetap menyentuh isu yang relevan.
Kedua, menyentil standar sosial yang secara tidak langsung menekan perempuan untuk tampil sempurna menjelang pernikahan. Dan ketiga, penggunaan nama selebritas populer seperti Alyssa dan Al Ghazali memperkuat daya tarik unggahan ini.
Netizen pun ramai-ramai menanggapi dengan komentar seperti:
“Disisirin pake hair tonic 20rb demi dapet Al Ghazali, noted mbak!”
“Realita: udah beli hair tonic, jodohnya masih muter di Google Maps.”
“Alyssa versi Shopee siapa takut!”
Sebagian besar warganet menanggapi unggahan ini dengan tawa dan candaan. Namun tak sedikit pula yang memberikan refleksi lebih dalam. Beberapa menyebut unggahan ini sebagai bentuk sindiran terhadap ekspektasi yang tidak realistis.
Seorang pengguna X menulis:
“Kenapa cewek harus disuruh rawat diri biar laku? Kenapa cowok gak disuruh kerja keras biar pantas?”
Sementara itu, seorang beauty enthusiast mengomentari bahwa edukasi soal perawatan diri seharusnya tidak hanya dibebankan pada perempuan, tapi juga laki-laki.
Unggahan dari akun @kegblgnunfaedh ini bukan hanya menjadi lelucon viral semata. Ia membawa pesan sosial yang lebih dalam tentang bagaimana masyarakat menempatkan standar dan harapan terhadap perempuan, terutama menjelang pernikahan.
Lewat gaya sarkas dan jenaka, unggahan ini justru membuka ruang diskusi tentang kesetaraan, kecantikan yang terjangkau, hingga realita jodoh yang tak bisa ditebak hanya dari perawatan fisik.
Apakah cukup dengan hair tonic 20 ribuan bisa mendapatkan pasangan sekelas Al Ghazali? Mungkin tidak sesederhana itu. Tapi setidaknya, diskusi dan tawa yang lahir dari unggahan ini menjadi bukti bahwa masyarakat kita masih punya cara kreatif untuk mengkritik dan menghibur diri di tengah tekanan sosial yang kompleks.
Editor: Redaksi SniperNew.id
Redaksi: SniperNew.id
Sumber: X.com / @kegblgnunfaedh



















