Berita Peristiwa

Mutilasi di Gunungsari: Keluarga Desak Hukuman Mati untuk Pelaku

322
×

Mutilasi di Gunungsari: Keluarga Desak Hukuman Mati untuk Pelaku

Sebarkan artikel ini

Serang, SniperNew.id — Trage­di memilukan meng­gun­cang Kabu­pat­en Serang, Ban­ten. Seo­rang gadis beru­sia 19 tahun berin­isial SA men­ja­di kor­ban muti­lasi keji yang diduga dilakukan oleh pacarnya sendiri, ML (23). Peri­s­ti­wa yang ter­ja­di di Kam­pung Baru Ciberuk, Desa Gunungsari, Keca­matan Gunungsari, pada Ming­gu (13/4/2025), meny­isakan duka men­dalam bagi kelu­ar­ga kor­ban, Selasa 15 Juli 2025.

  Desa Sukamulya Terabaikan, PT Pertamina EP Diduga Abaikan Kesejahteraan Warga Sekitar

SA, lulu­san SMP yang ting­gal di Kam­pung Ciku­ray, Desa Ran­casang­gal, Keca­matan Cinang­ka, sem­pat dijem­put pelaku dari rumah neneknya tan­pa berpami­tan kepa­da orang tua. Den­gan alasan men­ga­jak jalan-jalan dan makan bak­so, ML mem­bawa kor­ban ke arah Gunungsari.

Dalam per­jalanan, SA diduga sem­pat bertanya kapan akan dinikahi. Per­tanyaan itu jus­tru men­ja­di awal dari trage­di.

ML kemu­di­an mem­bawa kor­ban ke sebuah perke­bunan, mencekiknya hing­ga pingsan, lalu kem­bali ke rumah­nya untuk mengam­bil sebi­lah parang arit. Ia lalu kem­bali ke lokasi dan memu­ti­lasi tubuh SA den­gan sadis. Poton­gan tubuh kor­ban dite­mukan dalam kon­disi men­ge­naskan.

Kapol­res­ta Serang Kota melalui Kasatreskrim mem­be­narkan bah­wa ML telah dite­tap­kan seba­gai ter­sang­ka dan dijer­at Pasal 340 KUHP ten­tang pem­bunuhan beren­cana, den­gan anca­man huku­man mati atau pen­jara seu­mur hidup.

  Pohon Tumbang Tutup Sementara Jalan Kapten Muslihat Bogor

Kelu­ar­ga kor­ban, ter­ma­suk sang ayah Mas­tu­ra, tak kuasa mena­han tangis dan mem­o­hon kepa­da pihak Pen­gadi­lan Negeri Serang agar men­jatuhkan vonis huku­man mati ter­hadap pelaku.

“Kami mohon kepa­da aparat hukum agar pelaku dihukum seber­at-berat­nya, ini sudah di luar batas kemanu­si­aan. Kami tidak akan per­nah ter­i­ma, dunia maupun akhi­rat,” ucap Mas­tu­ra penuh emosi, Senin (14/07/2025).

Dedi Kelana, tokoh Ormas BPPKB Ban­ten yang juga bagian dari kelu­ar­ga kor­ban, meny­atakan kemara­han­nya atas keja­di­an itu.

“Kami siap melakukan aksi besar-besaran jika pelaku tidak dijatuhi huku­man mati. Ini bukan hanya soal hukum, tapi juga ten­tang kead­i­lan bagi kelu­ar­ga kami,” tegas­nya.

Pihak kelu­ar­ga juga mem­o­hon per­ha­t­ian dari Guber­nur Ban­ten, Andra Soni, dan Bupati Serang, Ratu Rach­matuza­kiyah, agar pros­es hukum tidak lam­bat.

“Kami raky­at kecil, mohon den­garkan jer­i­tan hati kami. Putri kami dibunuh den­gan keji, kami hanya minta kead­i­lan,” tam­bah Mas­tu­ra lir­ih.

Peri­s­ti­wa tragis ini son­tak men­ja­di per­ha­t­ian pub­lik dan viral di media sosial. Masyarakat luas menge­cam keras tin­dakan pelaku ser­ta berharap pene­gakan hukum dilakukan secara tegas dan adil.

  Banjir Hebat, Bantuan Nasi Ikut Hanyut: Warga Bertahan di Atap Rumah

(Welly/Red | SniperNew.id)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *