Sumut Snipernew.id Puluhan massa menamakan dirinya Jaringan Akar Rumput Indonesia (JARI) , melakukan unjuk rasa didepan Kantor Kejati Sumut meminta Kejatisu agar segera memeriksa dugaan Pungli terhadap PT. Capella yang dilakukan oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Labuhan Batu Pihak PT. Capella yang ingin membangun Showroom Mobil dijalan By Pass Rantau Prapat diminta untuk menyetorkan uang sebesar Rp.300.000.000 yang disampaikan oleh Kepala Dinas DPMPTSP dengan mengatakan kepada Pihak PT. Capella ini perintah dari ibu Plt. Bupati dengan rincian 20 juta untuk 2 orang yang bertanggung jawab atas kepengurusan administrasi dan berkas, 50 juta untuk Kepala Dinas PUPR dan Konsultan 230 untuk Kepala Dinas DPMPTSP dan Plt. Bupati, Kamis (05/9).Koordinator Aksi Jari Yurianda bersama Korlab Ricky Dalimunte dalam orasinya mengatakan, “adanya dugaan tindak Pidana Pungli di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kab. Labuhanbatu terhadap PT. Capella yang ingin mengurus Izin dan Administrasi dan saya yakin ini bukan yang pertama kalinya. Kemudian Yurianda bersama Ricky meminta Kepada Bapak kajati Sumatera Utara agar memanggil Plt. Bupati Kabupaten Labuhanbatu yang diduga menjadi aktor utama dalam kasus ini” Pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara yang diwakili oleh Dewi Lubis SH.M.H akan menyampaikan tuntutan dari Jari dan akan dilakukan pengembangan
Mendengar hal ini massa yang dikawal oleh pihak Kepolisian membubarkan diri dengan tertib.(tim)



















