Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Upaya Percepatan Penurunan Stunting, Pemkab Nias Barat Gelar Rakor Rembuk Stunting 2024

195
×

Upaya Percepatan Penurunan Stunting, Pemkab Nias Barat Gelar Rakor Rembuk Stunting 2024

Sebarkan artikel ini

Snipernew.id — Nias Barat, Pemer­in­tah Kabu­pat­en Nias Barat melak­sanakan Rap­at Koor­di­nasi (Rakor) rem­buk stunt­ing tingkat Kabu­pat­en Nias Barat dalam upaya per­cepatan penu­runan stunt­ing tahun 2024 yang dilak­sanakan di Hall Tokosa Ono­lim­bu, hari ini Jumat (14/06/24).

  Jejak Tiket Kuning Menuju Gerbang Profesionalisme Jurnalistik

Pelak­sanaan rem­buk stunt­ing tingkat Kabu­pat­en ini dihadiri oleh beber­a­pa unsur yakni mewak­ili Forkopim­da, Kepala OPD, Camat, Kepala UPT Puskesmas, Pen­gu­rus TP PKK Kabu­pat­en Nias Barat dan Kepala Desa di wilayah Kabu­pat­en Nias Barat.

Mewak­ili Bupati Nias Barat, Asis­ten Pemer­in­ta­han dan Kese­jahter­aan Raky­at Set­da Kabu­pat­en Nias Barat, Sil­vester Daeli, SH., men­gatakan bah­wa tujuan pelak­sanaan rem­buk stunt­ing tingkat Kabu­pat­en di Nias Barat adalah untuk mendeklarasikan komit­men pemer­in­tah daer­ah dalam menu­runk­an angka stunt­ing.

“Selain itu, untuk menyepakati ren­cana kegiatan inter­ven­si penu­runan stunt­ing ter­in­te­grasi ser­ta mem­ban­gun komit­men pub­lik dalam kegiatan penu­runan stunt­ing secara ter­in­te­grasi di kabu­pat­en Nias Barat,” ucap sil­vester.

  Belajar Serius tapi Tetap Kocak di Villa Ivan

Lebih lan­jut, Sil­vester Daeli juga men­gatakan bah­wa pada tahun 2024, tar­get prevalen­si stunt­ing secara nasion­al adalah 14% sedan­gkan pada tahun 2030 sesuai tar­get SDGs, angka prevalen­si stunt­ing men­ja­di 0%.

“Untuk men­ca­pai tar­get 14% di tahun 2024, diper­lukan upaya yang mak­si­mal dan mem­bu­tuhkan komit­men selu­ruh stake­hold­ers untuk men­em­patkan penu­runan stunt­ing seba­gai salah satu pri­or­i­tas uta­ma dalam pelak­sanaan pem­ban­gu­nan dan memas­tikan semua pro­gram terus ber­jalan den­gan baik,” jelas­nya.

  Air Mata Perantau Saat Aceh Tamiang Tenggelam

Terkait hal terse­but, Asis­ten Pemer­in­ta­han dan Kese­jahter­aan Raky­at Set­da Kabu­pat­en Nias Barat Sil­vester Daeli mem­inta kepa­da perangkat daer­ah terkait agar secara kon­sis­ten melakukan peman­tauan dan eval­u­asi per­cepatan penu­runan stunt­ing secara menyelu­ruh dan jika dite­mukan isu yang dap­at meng­ham­bat per­cepatan tar­get agar segera diatasi.

“Harus didukung den­gan sum­ber daya yang men­cukupi sehing­ga seti­ap inter­ven­si yang diper­lukan dipastikan hing­ga ke tingkat kelu­ar­ga yang di kat­e­gorikan rawan stunt­ing,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *