LAMPUNG, SNIPERNEW.id — Sebuah unggahan video dari akun media sosial Treands memantik perhatian publik setelah menyoroti persoalan kesejahteraan guru honorer di Indonesia. Dalam video tersebut, ditampilkan suasana pertemuan sejumlah perempuan di dalam sebuah ruangan, diduga dalam forum rapat atau pertemuan informal, Senin (19/01/2026).
Pada bagian visual video, terlihat beberapa perempuan duduk mengelilingi meja yang dipenuhi makanan ringan dan minuman. Salah satu perempuan tampak menundukkan kepala sambil menangis, sementara peserta lain terlihat memperhatikan dengan ekspresi serius. Tidak terdengar dialog yang jelas dalam potongan visual tersebut, namun ekspresi emosional menjadi sorotan utama.
Dalam unggahan itu, akun Treands menuliskan kutipan teks sebagai berikut.
“Ironi! Guru Honorer di Indonesia Digaji Lebih Rendah dari Sopir MBG.”
Teks tersebut ditampilkan secara mencolok di tengah video dan menjadi narasi utama yang ingin disampaikan oleh pengunggah. Unggahan ini menyoroti ketimpangan pendapatan antara profesi guru honorer dengan pekerjaan lain, yang dalam konteks ini dibandingkan dengan sopir MBG (Makan Bergizi Gratis).
Unggahan tersebut menuai beragam reaksi dari warganet. Berdasarkan tampilan interaksi, video ini mendapatkan puluhan tanda suka, komentar, serta dibagikan ulang oleh pengguna lain. Sejumlah komentar warganet menyampaikan empati terhadap kondisi guru honorer, sementara lainnya mempertanyakan kebijakan pengupahan dan prioritas anggaran pemerintah.
Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari instansi pemerintah terkait maupun klarifikasi langsung dari pihak akun Treands mengenai lokasi, waktu, serta konteks lengkap peristiwa dalam video tersebut.
Isu kesejahteraan guru honorer sendiri telah lama menjadi perhatian publik, terutama terkait upah yang dinilai belum sebanding dengan tanggung jawab dan peran strategis mereka dalam dunia pendidikan.
Penulis: (Iskandar)













