Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita DaerahPendidikanSosial

Upah Guru Honorer Disorot, Warganet Bandingkan dengan Sopir MBG

203
×

Upah Guru Honorer Disorot, Warganet Bandingkan dengan Sopir MBG

Sebarkan artikel ini
Keterangan Gambar: Unggahan video akun Treands menyoroti ironi rendahnya gaji guru honorer dibanding sopir MBG.

LAMPUNG, SNIPERNEW.id — Sebuah ung­ga­han video dari akun media sosial Tre­ands meman­tik per­ha­t­ian pub­lik sete­lah meny­oroti per­soalan kese­jahter­aan guru hon­or­er di Indone­sia. Dalam video terse­but, dita­mpilkan suasana perte­muan sejum­lah perem­puan di dalam sebuah ruan­gan, diduga dalam forum rap­at atau perte­muan infor­mal, Senin (19/01/2026).

  Rumah Antam Strategis di Wates Timur, Pringsewu: Hunian Siap Tempati Mulai 275 Juta!

Pada bagian visu­al video, ter­li­hat beber­a­pa perem­puan duduk men­gelilin­gi meja yang dipenuhi makanan ringan dan minu­man. Salah satu perem­puan tam­pak menun­dukkan kepala sam­bil menangis, semen­tara peser­ta lain ter­li­hat mem­per­hatikan den­gan ekspre­si serius. Tidak ter­den­gar dia­log yang jelas dalam poton­gan visu­al terse­but, namun ekspre­si emo­sion­al men­ja­di sorotan uta­ma.

Dalam ung­ga­han itu, akun Tre­ands menuliskan kuti­pan teks seba­gai berikut.
“Ironi! Guru Hon­or­er di Indone­sia Diga­ji Lebih Ren­dah dari Sopir MBG.”

  Gerindra Cup 1 Meriahkan Belakang Padang Menjelang HUT RI ke-80

Teks terse­but dita­mpilkan secara men­colok di ten­gah video dan men­ja­di narasi uta­ma yang ingin dis­am­paikan oleh pen­gung­gah. Ung­ga­han ini meny­oroti ketim­pan­gan pen­da­p­atan antara pro­fe­si guru hon­or­er den­gan peker­jaan lain, yang dalam kon­teks ini diband­ingkan den­gan sopir MBG (Makan Bergizi Gratis).

Ung­ga­han terse­but men­u­ai beragam reak­si dari war­ganet. Berdasarkan tampi­lan inter­ak­si, video ini men­da­p­atkan puluhan tan­da suka, komen­tar, ser­ta dibagikan ulang oleh peng­gu­na lain. Sejum­lah komen­tar war­ganet menyam­paikan empati ter­hadap kon­disi guru hon­or­er, semen­tara lain­nya mem­per­tanyakan kebi­jakan pen­gu­pa­han dan pri­or­i­tas anggaran pemer­in­tah.

  Menko Zulhas: Rakyat Harus Produktif, Bukan Terbiasa Menerima Sedekah

Hing­ga beri­ta ini dis­usun, belum ter­da­p­at keteran­gan res­mi dari instan­si pemer­in­tah terkait maupun klar­i­fikasi lang­sung dari pihak akun Tre­ands men­ge­nai lokasi, wak­tu, ser­ta kon­teks lengkap peri­s­ti­wa dalam video terse­but.

Isu kese­jahter­aan guru hon­or­er sendiri telah lama men­ja­di per­ha­t­ian pub­lik, teruta­ma terkait upah yang dini­lai belum seband­ing den­gan tang­gung jawab dan per­an strate­gis mere­ka dalam dunia pen­didikan.

Penulis: (Iskan­dar)