Berita Peristiwa

Ratusan Siswa Diduga Keracunan Makanan MBG, Dilarikan ke RS Trikora Salakan

678
×

Ratusan Siswa Diduga Keracunan Makanan MBG, Dilarikan ke RS Trikora Salakan

Sebarkan artikel ini

Bang­gai Kepu­lauan, SniperNew.id — Pada Rabu siang, 17 Sep­tem­ber 2025, jagat media sosial dihe­bohkan oleh ung­ga­han akun Threads @yusuffaisal909 yang menye­butkan adanya ratu­san siswa seko­lah diduga men­gala­mi ker­a­cu­nan makanan pro­gram MBG. Para siswa dise­but telah dilarikan ke UGD RS Triko­ra Salakan di Kabu­pat­en Bang­gai Kepu­lauan.

Diku­tip Kamis 18 Sep­tem­ber 2025 dari Ung­ga­han video yang dibagikan menun­jukkan seo­rang siswa SMA ter­bar­ing di ran­jang rumah sak­it den­gan selang infus dan oksi­gen, semen­tara beber­a­pa orang berdiri di seke­lil­ingnya.

Dalam video itu, ter­tulis teks.  “Anak SMA yg Ker­a­cu­nan Makanan MBG di Seko­lah nya siang tadi masuk UGD 🙏”.

Keteran­gan ung­ga­han asli berbun­yi. “Ratu­san Anak Seko­lah di duga Ker­a­cu­nan makanan MBG di seko­lah­nya siang tadi di larikan ke UGD RS Triko­ra Salakan Kab. Bang­gai Kepu­lauan, Rabu 17 Sep­tem­ber 2025”.

#fyp #reels­fyp #viral #trend­ing #mb.

Ung­ga­han ini memicu banyak komen­tar dari peng­gu­na Threads lain. Berikut kuti­pan komen­tar yang rel­e­van:

kibor­dis (10 jam lalu).  “betull ini.. ini di kabu­pat­en sebe­lah… kabarnya sampe sekarang kor­ban terus bertam­bah.…”

irmamomzah (10 jam lalu). “Itu kor­ban MBG, ser­agam seko­lah mana begi­tu??”

likha09 (9 jam lalu). “Beri­ta ga jelas di pub­lish, hati-hati banyak cari pang­gung.”

soft.qsii (7 jam lalu).  “Ada yang MENSABOTASE MBG ❗ TNI DAN DAMKAR WAJIB MENCARI TAHU SIAPA DALANG KEJAHATAN SABOTASE MBG DAN TANGKAP PENJAHAT ITU ❗🔥🔥🔥”

  Warung Peuteuy Terendam: Curah Hujan Ekstrem Serang Garut

sukma_ammrya (8 jam lalu). “ya Allah.. sam­pai udah banyak kor­ban ker­a­cu­nan masih aja pemer­in­tah tut­up mata. Zholim!!”

joe.mantoro (6 jam lalu).  “Apakah sama den­gan pen­gala­man Anda, Bung @zul.hasan? Seper­ti di beri­ta ini cnnindonesia.com/nasio…?”

xox­og­it­man (9 jam lalu). “Ini ker­a­cu­nan apa kesu­ru­pan yak.. sy kira klo ker­a­cu­nan tuh muntah-muntah atau diare dll ga sampe kejang, cmi­iw.”

robi­a­jichan­dra (1 jam lalu). “Ada aja orang yang mau meng­han­curkan pro­gram MBG ya. Sam­pai mere­ka rela mer­a­cu­ni orang lain den­gan cara menyab­o­tase seper­ti ini. Kasian untuk kor­ban yang tak bersalah. Pihak ven­dor harus bertang­gung jawab, seharus­nya tiap ven­dor menye­di­akan ahli gizi dan melakukan pen­gu­jian sebelum dis­er­ahkan ke siswa.”

rnjyniee (11 jam lalu).b“Ati-ati klo nye­bar beri­ta apa sudah jelas kebe­naran­nya.”

Peng­gu­na lain, mad­i­nahgift­love (1 jam lalu), mem­bagikan foto surat per­jan­jian ker­ja sama berta­juk “Surat Per­jan­jian Ker­jasama SPPG Den­gan Seko­lah Pem­ber­ian Makanan Bergizi Gratis” bertang­gal Taba­long, Sep­tem­ber 2025, den­gan catatan. “Sedan­gkan ada surat per­jan­jian ini. Poin no 7.”

Walau foto surat itu menun­jukkan adanya kesep­a­katan ten­tang penye­di­aan makanan bergizi gratis, kebe­naran isi surat ser­ta kai­tan­nya den­gan peri­s­ti­wa di Bang­gai Kepu­lauan belum bisa dipastikan secara res­mi.

Ratu­san siswa seko­lah dila­porkan men­gala­mi gejala ker­a­cu­nan makanan sete­lah diduga men­gon­sum­si paket makanan MBG (Makanan Bergizi Gratis). Video yang beredar menampilkan kor­ban dibawa ke ruang UGD RS Triko­ra Salakan. Namun, belum ada kon­fir­masi res­mi dari pihak rumah sak­it maupun pemer­in­tah daer­ah terkait jum­lah kor­ban maupun penye­bab pasti.

Kor­ban: Siswa SMA di Kabu­pat­en Bang­gai Kepu­lauan. Pihak terkait: Akun Threads @yusuffaisal909 yang per­ta­ma kali menye­barkan infor­masi; war­ganet yang mem­berikan komen­tar; ven­dor penye­dia MBG (belum dise­butkan iden­ti­tas­nya dalam ung­ga­han); RS Triko­ra Salakan.

  Warga Mulyajaya Pertanyakan Transparansi Bukaka dan PLN Usai Gangguan Berulang

Pemer­in­tah daer­ah dan pihak berwe­nang kemu­ngk­i­nan akan melakukan penye­lidikan, namun belum ada perny­ataan res­mi.

Rabu, 17 Sep­tem­ber 2025, siang hari. Ung­ga­han ini diung­gah sek­i­tar 12 jam sebelum tangka­pan layar diam­bil, yang berar­ti kabar ini menye­bar cepat di media sosial dalam hitun­gan jam.

Di sebuah seko­lah di Kabu­pat­en Bang­gai Kepu­lauan, Sulawe­si Ten­gah. Para kor­ban kemu­di­an dilarikan ke UGD RS Triko­ra Salakan.

Dugaan awal menu­rut ung­ga­han adalah ker­a­cu­nan makanan MBG. Namun beber­a­pa komen­tar war­ganet men­ga­jukan berba­gai kemu­ngk­i­nan, mulai dari speku­lasi sab­o­tase hing­ga kri­tik ter­hadap pen­gawasan pro­gram. Pent­ing digaris­bawahi bah­wa hing­ga saat ini penye­bab pasti belum diver­i­fikasi.

Berdasarkan ung­ga­han, siswa men­gon­sum­si makanan MBG di seko­lah siang hari, kemu­di­an menun­jukkan gejala sak­it yang serius hing­ga harus dilarikan ke rumah sak­it. Ada yang berspeku­lasi ten­tang gejala kejang, muntah, atau diare. Namun, tidak ada rin­cian medis res­mi yang dipub­likasikan.

Kasus ini belum memi­li­ki kon­fir­masi res­mi dari pihak terkait seper­ti Dinas Kese­hatan, RS Triko­ra, atau pemer­in­tah daer­ah. Sejum­lah komen­tar mem­peringatkan untuk berhati-hati menye­barkan infor­masi tan­pa ver­i­fikasi. Komen­tar peng­gu­na likha09 dan rnjyniee mengin­gatkan agar masyarakat tidak gegabah mem­pub­likasikan beri­ta yang belum jelas.

Komen­tar peng­gu­na robi­a­jichan­dra meny­oroti pent­ingnya pen­gawasan ven­dor penye­dia makanan bergizi. Semen­tara komen­tar soft.qsii menuduh adanya sab­o­tase, tuduhan ini masih beru­pa speku­lasi prib­a­di dan tidak dap­at dipastikan.

Foto surat per­jan­jian ker­ja sama yang diung­gah peng­gu­na mad­i­nahgift­love juga belum dap­at diver­i­fikasi kebe­naran­nya. Doku­men itu memu­at keten­tu­an ker­ja sama pem­ber­ian makanan bergizi gratis antara SPPG dan pihak seko­lah, berlaku mulai Sep­tem­ber 2025 hing­ga Sep­tem­ber 2026, dan menye­but tang­gung jawab pihak ven­dor dalam memas­tikan kelayakan makanan. Namun, tidak ada buk­ti lang­sung bah­wa surat ini terkait lang­sung den­gan kasus ker­a­cu­nan di Bang­gai Kepu­lauan.

  Penikaman Siswa SMK di Hitu, Warga Panik, Aparat Amankan Lokasi

Peri­s­ti­wa ini memicu kepanikan war­ganet dan masyarakat. Banyak pihak mende­sak aparat pene­gak hukum dan dinas kese­hatan untuk segera menye­lidi­ki kasus ini. Beber­a­pa komen­tar mengek­spre­sikan kemara­han ter­hadap pihak berwe­nang yang diang­gap lam­bat mere­spons. Ada juga war­ganet yang men­gaitkan kasus ini den­gan pen­gala­man seru­pa di daer­ah lain, mes­ki belum jelas hubun­gan­nya.

Bagi war­ga Bang­gai Kepu­lauan, infor­masi ini men­ja­di per­ha­t­ian serius, teruta­ma bagi orang tua siswa. Kekhawati­ran meningkat terkait kea­manan pro­gram MBG yang seharus­nya mem­ban­tu pemenuhan gizi anak seko­lah.

Dalam situ­asi seper­ti ini, pent­ing bagi pub­lik untuk: Menung­gu perny­ataan res­mi dari RS Triko­ra Salakan atau Pemer­in­tah Kabu­pat­en Bang­gai Kepu­lauan.

Tidak menye­barkan speku­lasi atau tuduhan yang belum ter­buk­ti.

Memas­tikan seti­ap ung­ga­han di media sosial bersum­ber dari pihak yang kom­pe­ten.

Mengede­pankan empati kepa­da para kor­ban dan kelu­ar­ganya.

Peri­s­ti­wa dugaan ker­a­cu­nan makanan MBG di Bang­gai Kepu­lauan pada 17 Sep­tem­ber 2025 telah menarik per­ha­t­ian luas di media sosial. Ratu­san siswa dila­porkan dilarikan ke RS Triko­ra Salakan, meskipun penye­bab pasti belum diver­i­fikasi.

Ung­ga­han Threads dan komen­tar war­ganet mencer­minkan kekhawati­ran pub­lik dan tun­tu­tan transparan­si. Saat ini, masyarakat menung­gu klar­i­fikasi res­mi dari pihak berwe­nang untuk memas­tikan kebe­naran dan penye­le­sa­ian kasus ini.

Catatan Redak­si: Semua infor­masi di atas bersum­ber dari ung­ga­han Threads dan komen­tar peng­gu­na. Sam­pai beri­ta ini ditu­runk­an, belum ada keteran­gan res­mi dari pihak rumah sak­it, pemer­in­tah daer­ah, atau penye­dia pro­gram MBG. Pub­lik dis­arankan menung­gu perkem­ban­gan dan klar­i­fikasi lebih lan­jut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *