Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Investigasi

Uang PIP Murid SMK PGRI 1 Pringsewu “Pindah Tangan”

1112
×

Uang PIP Murid SMK PGRI 1 Pringsewu “Pindah Tangan”

Sebarkan artikel ini

Pringsewu, SniperNew.id - Beber­a­pa murid seko­lah SMK PGRI 1 Pringsewu, Kabu­pat­en Pringsewu, Provin­si Lam­pung, keluhkan den­gan adanya pena­hanan uang ban­tu­an PIP, yang tidak diberikan ke pener­i­ma PIP, bahkan uang itu lang­sung diam­bil oleh opra­tor depodik sete­lah murid mener­i­ma uang di bank BRI, Kamis (29/08/2024).

  Sanggahan dugaan Kongkalikong Tidak Benar, Diduga Dana Silpa 2023 Desa Laman Satong "Fiktif"

BACA JUGA SANGGAHAN 

Diungkap­kan beber­a­pa Murid PGRI, yang men­da­p­atkan ban­tu­an dana PIP bah­wa, kemarin kami di bawa ke BANK BRI untuk men­cairkan uang PIP yang di dampin­gi ibu Yuyun, namun sete­lah uang itu kami ter­i­ma di bank lang­sung dim­inta sama ibu Yuyun di BANK.

Sena­da yang diungkap­kan oleh salah satu murid yang namanya tidak dise­butkan di sini, bah­wa ia mem­inta uang PIP itu untuk mem­be­li sep­a­tu, tapi tidak diberikan oleh Yuyun.

  Diduga Sarat Korupsi, Coran Rabat Beton Desa Payak Kumang Sudah Ngelupas

Edi Waka Kesiswaan SMK PGRI 1 Pringsewu, ia men­gatakan tidak tau dan kurang paham kalau soal ban­tu­an dana PIP itu kon­fir­masi saja degan Kepala seko­lah dan Ibu Yuyun opra­tor dapodik.

Semen­ta, Yuyun oper­a­tor dapodik SMK PGRI 1 Pringsewu men­gatakan bah­wa, ada 25 murid yang dap­at PIP tahun 2024, dan saya tidak mener­i­ma uang PIP itu dari murid. saya hanya meng­garahkan murid untuk mem­ba­yar tung­gakan SPP.

“Uang itu diam­bil dan dipegang anak — anak mas­ing — mas­ing, lalu dis­e­torkan ke ben­da­hara dis­eko­lah, saya tidak mengam­bil atau mener­i­ma titi­pan uang dari anak-anak di bank, kemarin seper­ti itu pros­es­nya,” tegas Yuyun, saat dikon­fir­masi melalui tele­pon What­sApp­nya.

  Mantap!, Proyek Dinas PU Bagun Ruas Jalan Banyumas - Margosari Patut Dicontoh

Selang beber­a­pa menit, Kepala seko­lah SMK PGRI Redi Pur­wan­to, SPd., melalui sam­bun­gan tele­pon What­sApp­nya nya men­gatakan, bah­wa ia sedang dalam per­jalanan. dan itu memang betul.

“Memang Betul, itu saya men­gatakan jan­gan ngomong-ngomong den­gan sia­pa-sia­pa, dan disi­ni ada anak wartawan, awas iya, awas iya Jagan sam­pai ngomong den­gan sia­pa-sia­pa. den­gan tujuan­nya itu Jagan ada bahasa yang sim­pang siur,” tut­up Redi. (Team).

Beri­ta Sang­ga­han 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *