Terupdate

Tradisi “Meukat” Hidup Kembali, Kodim 0104 Bantu Petani Seuneubok Tuha

224
×

Tradisi “Meukat” Hidup Kembali, Kodim 0104 Bantu Petani Seuneubok Tuha

Sebarkan artikel ini

Aceh Timur, SniperNew.id – Kodim 0104 aceh timur melalui Serma Abdul Hakim, Babinsa Koramil 20/Pante Bidari, Kodim 0104/Aceh Timur, kembali beraksi dalam mendukung pertanian lokal dengan melaksanakan pendampingan pertanian di Desa Seuneubok Tuha, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur.Bersama para petani, ia turut serta dalam tradisi gotong royong “Meukat” untuk menyiapkan penanaman padi.

Kegiatan gotong royong yang dilaksanakan pada tanggal 13 Juni 2024 ini tidak hanya bertujuan untuk mempercepat proses penanaman, tetapi juga untuk memperkuat kebersamaan dikalangan masyarakat desa. Serma Abdul Hakim bersama warga bahu-membahu menyiapkan bibit padi, menjadikan pekerjaan lebih ringan dan efisien.

  Heboh Sehari! Video Kerumunan Warga di Aceh dari Akun ‘Aceh Perobahan’ Meledak di Facebook, Ribuan Komentar Netizen Saling Serang Soal Agama dan Provokasi!

Meukat adalah bagian dari tradisi kami yang mencerminkan nilai kebersamaan dan gotong royong. Dengan cara ini, kami tidak hanya mempercepat proses persiapan penanaman padi, tetapi juga mempererat hubungan sosial diantara warga,” ujar Serma Abdul Hakim.

  Nasib Honorer ,Tantangan ,Harapan di Tanah ke Lahiran nya.

Warga Desa Seuneubok Tuha menyambut baik inisiatif ini dan merasa terbantu dengan adanya dukungan dari TNI. Salah satu petani setempat, Ibu Nur Asiah, mengatakan, “Kegiatan gotong royong ini sangat bermanfaat bagi kami. Tidak hanya meringankan beban kerja, tetapi juga memperkuat rasa persaudaraan di antara kami.” Katanya.

  Selamatkan Generasi Muda Dari Narkoba, Pemkab. Muara Enim Terapkan Kurikulum Anti Narkoba di Sekolah 

Pendampingan ini merupakan bagian dari program Koramil 20/Pante Bidari untuk mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di wilayahnya. Melalui tradisi “Meukat”, Babinsa Koramil 20/Pante Bidari berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi pertanian lokal serta membangun semangat kebersamaan diantara masyarakat. (fitriadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *