Terupdate

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, DLH dan PLN Kota Langsa Bersihkan Hutan Mangrove dari Sampah

423
×

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, DLH dan PLN Kota Langsa Bersihkan Hutan Mangrove dari Sampah

Sebarkan artikel ini

Aceh, SniperNew.id — Dalam rang­ka mem­peringati Hari Lingkun­gan Hidup Se-dunia yang jatuh seti­ap tang­gal 5 Juni, PLN berkal­ab­o­rasi den­gan Dinas Lingkun­gan Hidup Kota Langsa mem­ber­sihkan Hutan Man­grove dari sam­pah pada hari Rabu (5/6/2024).

Kepa­da media ini Indra per­wak­i­lan dari PLN Langsa men­gatakan bah­wa kegiatan hari ini selain mem­peringati hari lingkun­gan hidup sedunia bertu­juan untuk mer­awat lingkun­gan hutan Man­grove agar tetap bersih dan asri.

  Bara Rokok Picu Kebakaran Petasan, Detik-Detik Mencekam Terekam Video

“Mem­ber­sihkan lingkun­gan men­ja­di tang­gung jawab kita bersama, untuk itu hari inj PLN dan DLH bersin­er­gi untuk mem­ber­sihkan sep­a­n­jang jalan hutan Man­grove, mengin­gat Hutan Man­grove ini meru­pakan Aikon Pememer­in­tah kota Langsa, jadi sudah men­ja­di tugas kita bersama untuk men­ja­ga keber­si­han nya” ujar Indra.

Ditem­pat yang sama Kadis Ligkun­gan Hidup Kota Langsa H.Ade Putra Wijaya Sire­gar, ST.MM menam­bahkan, Sin­er­gi Antara PLN dan Pemer­in­tah kota Langsa yang kali ini di wak­ili oleh DLH Langsa dalam mem­ber­sihkan lingkun­gan per­lu kita dukung bersama, ter­lebih lagi hari ini meru­pakan Hari Lingkun­gan Hidup se-dunia.

Jika kita merangkum dalam situs res­mi Kementer­ian Lingkun­gan Hidup dan Kehutanan RI, awal mula diperingatinya Hari Lingkun­gan Hidup (HLH) Sedunia atau World Envi­ron­ment Day. Peringatan ini dim­u­lai sejak tahun 1972 keti­ka Majelis Umum PBB mene­tap­kan 5 juni seba­gai Hari Lingkun­gan Hidup Sedunia” ujar Putra.
Lan­jut Putra lagi, Tujuan­nya untuk men­ja­di wadah kolab­o­rasi antara masyarakat glob­al den­gan para pemangku kepentin­gan untuk meningkatkan kepedu­lian ter­hadap lingkun­gan hidup.
Hari Lingkun­gan Hidup Sedunia men­ja­di hari inter­na­sion­al terbe­sar bagi lingkun­gan hidup yang dip­impin UNEP. Per­ayaan terse­but per­ta­ma kali diadakan pada 1973.

  Unggahan Media Soroti Pembabatan Hutan Aceh Tengah Massif

Kon­fer­en­si PBB ten­tang Lingkun­gan Hidup Manu­sia yang diadakan di Stock­holm pada 5 Juni 1972 men­ja­di cikal bakal ter­ben­tuknya Hari Lingkun­gan Hidup Sedunia. Perte­muan itu memicu diskusi kri­tis men­ge­nai per­lin­dun­gan lingkun­gan.

Berse­lang setahun, Hari Lingkun­gan Hidup Sedunia secara res­mi dirayakan per­ta­ma kalinya untuk meng­hor­mati kon­fer­en­si terse­but seba­gai momen pent­ing. Peringatan ini kemu­di­an men­ja­di tra­disi berlan­jut yang dirayakan seti­ap tahun­nya.

  Profil Lengkap Camat Banyumas Kabupaten Pringsewu, Zainal Abidin, S.Pd., M.M.: Kiprah Kepemimpinan dan Kontribusi Untuk Pembangunan Daerah

Selain itu, men­gacu pada The Unit­ed Nations Envi­ron­ment Pro­gramme (UNEP), terny­a­ta Hari Lingkun­gan Hidup Sedunia tahun 2024 memi­li­ki tema. Tema di tahun ini adalah “Restorasi lahan, peng­gu­runan dan keta­hanan ter­hadap kek­eringan”.
Restorasi lahan adalah pilar uta­ma Dekade Restorasi Eko­sis­tem PBB (2021–2030). Itu salah satu sebuah seru­an untuk per­lin­dun­gan, dan kebangk­i­tan eko­sis­tem di selu­ruh dunia, yang san­gat pent­ing.

“Tepat­nya, pada tang­gal 2 hing­ga 13 Desem­ber 2024, dan kegiatan berfokus di Jenewa. Sejum­lah acara akan dilakukan oleh para mitra di Jenewa ser­ta kegiatan-kegiatan lain sep­a­n­jang ming­gu” tut­up Kadis DLH .

Kegiatan terse­but di iku­ti sek­i­tar 100 orang dari PLN langsa DLH Langsa, Bank Sam­pah Induk Srikan­di Langsa dan Per­banusa Aceh jelas­nya. (fitri­a­di)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *