Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Daerah

TPS 3R Baru Segera Dibangun di Banjarmasin Utara, Atasi Darurat Sampah

644
×

TPS 3R Baru Segera Dibangun di Banjarmasin Utara, Atasi Darurat Sampah

Sebarkan artikel ini

Ban­jar­masin, SniperNew.id – Pemer­in­tah Kota Ban­jar­masin kem­bali mengam­bil langkah strate­gis dalam men­gatasi per­soalan daru­rat sam­pah yang ten­gah dihadapi war­ga, khusus­nya di wilayah Ban­jar­masin Utara. Sete­lah mener­i­ma lapo­ran lang­sung dari Camat Ban­jar­masin Utara ser­ta Lurah Sun­gai Andai, Wak­il Wali Kota Ban­jar­masin, Hj. Anan­da, menin­jau lang­sung kon­disi lapan­gan pada Ming­gu (24/8/2025).

Dalam ung­ga­han resminya melalui media sosial, Hj. Anan­da menyam­paikan bah­wa kepu­tu­san turun lang­sung ke lapan­gan dilakukan sete­lah mener­i­ma lapo­ran dari para peja­bat wilayah ser­ta hasil koor­di­nasi bersama Wali Kota Ban­jar­masin. Langkah terse­but dini­lai pent­ing guna memas­tikan bah­wa pem­ban­gu­nan Tem­pat Pen­go­la­han Sam­pah Reduce, Reuse, Recy­cle (TPS 3R) dap­at segera tere­al­isasi sesuai kebu­tuhan masyarakat.

Sete­lah mener­i­ma lapo­ran lang­sung di ruang ulun dari Bu Camat Ban­jar­masin Utara dan Bapak Lurah Sun­gai Andai, dan sete­lah lapo­ran lawan Pak Wali Kota, ulun putuskan gasan lang­sung meli­hat kon­disi lapan­gan,” tulis Hj. Anan­da dalam keteran­gan­nya.

Menu­rut Hj. Anan­da, pem­ban­gu­nan TPS 3R di wilayah terse­but meru­pakan hibah yang diberikan oleh Direk­torat Jen­der­al Cip­ta Karya, Kementer­ian Peker­jaan Umum dan Peruma­han Raky­at (PUPR). Ban­tu­an ini meru­pakan ben­tuk jawa­ban atas kon­disi daru­rat sam­pah yang kini ten­gah dihadapi oleh Kota Ban­jar­masin, teruta­ma di kawasan padat pen­duduk.

Sekadar infor­masi, kalau ada yang masih belum tahu, pem­ban­gu­nan TPS 3R ini hibah dari Dir­jen Cip­ta Karya, jawa­ban ter­hadap kon­disi daru­rat sam­pah yang sedang kita hadapi. Alham­dulil­lah kita dap­at ban­tu­an pem­ban­gu­nan 2 TPS 3R di tahun ini,” ungkap­nya.

Kabar terse­but dis­am­but posi­tif oleh masyarakat setem­pat. Pem­ban­gu­nan TPS 3R dihara­p­kan dap­at men­gu­ran­gi per­masala­han penumpukan sam­pah di kawasan Ban­jar­masin Utara dan sek­i­tarnya.

  UPT BPP Sigap Tanggapi Keluhan Kelangkaan Pupuk di Pancur Batu

Sela­ma ini, per­soalan sam­pah men­ja­di salah satu isu serius yang ker­ap menim­bulkan keluhan war­ga, baik terkait keber­si­han lingkun­gan maupun dampak kese­hatan.

Pen­in­jauan lang­sung yang dilakukan oleh Hj. Anan­da mene­gaskan komit­men pemer­in­tah daer­ah untuk hadir di ten­gah per­soalan masyarakat. Masyarakat meni­lai kehadi­ran peja­bat di lapan­gan san­gat pent­ing agar kepu­tu­san yang diam­bil tidak sekadar berdasarkan lapo­ran di atas meja, melainkan sesuai kon­disi riil.

Dalam ung­ga­han­nya, Hj. Anan­da juga meny­isip­kan catatan ringan beru­pa isti­lah lokal “Begayaan = Bercan­da”. Ungka­pan itu menggam­barkan gaya komu­nikasi yang mem­bu­mi, dekat den­gan masyarakat, sekali­gus men­cairkan suasana agar infor­masi serius men­ge­nai kebi­jakan tetap terasa hangat dan akrab.

Berdasarkan video pen­dek yang dibagikan, ter­li­hat suasana jalan di salah satu kawasan per­muki­man den­gan beber­a­pa war­ga ser­ta kendaraan yang sedang melin­tas.

  Lumpur Banjir Jadi Harapan Baru di Aceh Tamiang

Kehadi­ran peja­bat bersama rom­bon­gan di lokasi itu men­ja­di momen­tum untuk menden­gar lang­sung masukan masyarakat terkait pen­gelo­laan sam­pah di lingkun­gan mere­ka.

War­ga berharap, den­gan adanya pem­ban­gu­nan dua TPS 3R yang dib­i­ayai hibah pemer­in­tah pusat, masalah sam­pah bisa segera ter­tan­gani. Sela­ma ini, keter­batasan fasil­i­tas pen­go­la­han sam­pah ker­ap mem­bu­at sam­pah menumpuk dan menyulitkan petu­gas keber­si­han.

Seba­gai infor­masi, TPS 3R meru­pakan fasil­i­tas pen­go­la­han sam­pah skala kawasan yang berba­sis pada prin­sip pen­gu­ran­gan, peng­gu­naan kem­bali, dan daur ulang.

Den­gan adanya TPS 3R, sam­pah yang dihasilkan masyarakat dap­at dip­i­lah sejak awal sehing­ga men­gu­ran­gi vol­ume sam­pah yang harus diangkut ke Tem­pat Pem­buan­gan Akhir (TPA).

Selain itu, TPS 3R juga mem­bu­ka pelu­ang pem­ber­dayaan masyarakat melalui kegiatan daur ulang yang berni­lai ekonomis, seper­ti pen­go­la­han plas­tik, kom­pos, maupun ker­a­ji­nan dari bahan bekas. Kon­sep ini diang­gap lebih ramah lingkun­gan dan berke­lan­ju­tan.

Den­gan adanya hibah pem­ban­gu­nan dua TPS 3R pada tahun 2025, Pemer­in­tah Kota Ban­jar­masin dihara­p­kan dap­at men­gatasi per­masala­han sam­pah lebih cepat dan efek­tif. Dukun­gan pemer­in­tah pusat melalui Dir­jen Cip­ta Karya men­ja­di sinyal posi­tif bah­wa per­soalan sam­pah di daer­ah tidak bisa ditan­gani sendiri, melainkan per­lu sin­er­gi lin­tas pemer­in­tah.

Masyarakat juga diim­bau untuk turut aktif dalam pro­gram pen­gelo­laan sam­pah. Tan­pa par­tisi­pasi war­ga, keber­adaan TPS 3R tidak akan opti­mal. Kesadaran memi­lah sam­pah sejak dari rumah tang­ga, men­gu­ran­gi peng­gu­naan plas­tik sekali pakai, ser­ta men­dukung pro­gram keber­si­han lingkun­gan men­ja­di kun­ci uta­ma.

  Pemerintah Turun Tangan, Warga Sumbar Minta Prioritas pada Penanganan Bencana

Dalam penyam­pa­ian infor­masi ini, pent­ing digaris­bawahi bah­wa pem­ban­gu­nan TPS 3R meru­pakan langkah strate­gis, bukan sekadar proyek fisik. Pemer­in­tah Kota Ban­jar­masin berusa­ha men­jawab tan­ta­n­gan lingkun­gan hidup yang semakin kom­pleks. Kehadi­ran peja­bat daer­ah di lapan­gan, seper­ti yang ditun­jukkan oleh Hj. Anan­da, mem­per­li­hatkan komit­men pemer­in­tah dalam mengede­pankan transparan­si dan keter­bukaan kepa­da masyarakat.

Ung­ga­han di media sosial pun men­ja­di sarana komu­nikasi lang­sung antara pemimpin daer­ah dan war­ga. Den­gan begi­tu, kebi­jakan tidak hanya berhen­ti pada rap­at-rap­at for­mal, tetapi dap­at dike­tahui secara cepat dan menyelu­ruh oleh pub­lik.

Daru­rat sam­pah yang ter­ja­di di Ban­jar­masin kini men­e­mukan jawa­ban awal den­gan adanya ren­cana pem­ban­gu­nan dua TPS 3R. Kehadi­ran fasil­i­tas ini dihara­p­kan men­ja­di solusi yang tidak hanya men­gatasi penumpukan sam­pah, tetapi juga menge­dukasi masyarakat ten­tang pent­ingnya pola hidup bersih dan ramah lingkun­gan.

Langkah cepat pemer­in­tah daer­ah bersama dukun­gan pemer­in­tah pusat menun­jukkan sin­er­gi yang baik dalam men­jawab tan­ta­n­gan perko­taan. Ke depan, hara­pan­nya pem­ban­gu­nan ini dap­at men­ja­di mod­el per­con­to­han bagi wilayah lain di Kali­man­tan Sela­tan dalam men­gelo­la sam­pah secara lebih mod­ern dan berke­lan­ju­tan.

Den­gan ker­ja sama yang sol­id antara pemer­in­tah, masyarakat, dan berba­gai pihak terkait, Ban­jar­masin dihara­p­kan mam­pu kelu­ar dari kon­disi daru­rat sam­pah menu­ju kota yang lebih bersih, sehat, dan nya­man untuk dit­ing­gali.

Edi­tor: (Ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *