Berita Daerah

UPT BPP Sigap Tanggapi Keluhan Kelangkaan Pupuk di Pancur Batu

133
×

UPT BPP Sigap Tanggapi Keluhan Kelangkaan Pupuk di Pancur Batu

Sebarkan artikel ini

PANCUR BATU —Snipernew.id.

Rabu, 10 Desem­ber 2025, Kepala UPT Badan Penyu­luhan Per­tan­ian (BPP) Pan­cur Batu, Rosleni, berg­er­ak cepat menin­jau lang­sung kon­disi tana­man jagung milik petani di Desa Namor­ih, Keca­matan Pan­cur Batu. Tin­jauan ini dilakukan sete­lah muncul­nya keluhan petani men­ge­nai dugaan keku­ran­gan pupuk aki­bat kelangkaan pupuk sub­si­di di sejum­lah kios.

  Unggahan Threads Soroti Perjuangan WNI di Jalan Raya Jelang Akhir 2025

Dalam beber­a­pa ming­gu ter­akhir, Lem­ba­ga Anti Korup­si Repub­lik Indone­sia (LAKRI) Kabu­pat­en Deli Ser­dang mener­i­ma banyak lapo­ran dari petani—termasuk Imanuel Peran­gin-angin dan rekan-rekannya—terkait sulit­nya mem­per­oleh pupuk sub­si­di. Menang­gapi hal terse­but, LAKRI lang­sung berko­or­di­nasi den­gan Kepala UPT BPP Pan­cur Batu, Rosleni, melalui sam­bun­gan tele­pon.

Kegiatan lapan­gan ini meli­batkan Kepala UPT BPP Rosleni, PPL Kha­rani, Koor­di­na­tor Desan­do PDPT, ser­ta Imanuel Obet Raja selaku petu­gas dari Dinas Per­tan­ian Provin­si Sumat­era Utara. Hadir pula Ket­ua LAKRI Deli Ser­dang, Charles Bron­son Sur­bak­ti, yang turut men­dampin­gi petani dalam menyam­paikan per­masala­han mere­ka.

Pen­in­jauan dilakukan di are­al per­tana­man jagung di Desa Namor­ih, Pan­cur Batu, yang tam­pak men­gun­ing dan diduga kuat keku­ran­gan nutrisi aki­bat kelangkaan pupuk.

  Badai 04B Menerjang Aceh Tamiang, Warga Laporkan Listrik Padam 

Pen­in­jauan berlang­sung sek­i­tar pukul 14.00 WIB pada Rabu siang, 10 Desem­ber 2025.

LAKRI men­e­mukan bah­wa pupuk sub­si­di kosong di sejum­lah kios. Kekosongan ini men­gak­i­batkan tana­man petani tidak berkem­bang opti­mal. Untuk memas­tikan penye­bab dan men­cari solusi cepat, UPT BPP turun lang­sung melakukan pemerik­saan lapan­gan.

Saat bera­da di lokasi, Rosleni lang­sung menghubun­gi pihak PT Pupuk Indone­sia (PI). Dari hasil komu­nikasi, pihak PI men­je­laskan bah­wa pupuk sub­si­di saat ini sedang dalam per­jalanan dan ter­ja­di keter­lam­bat­an dis­tribusi aki­bat kon­disi cua­ca.

Ket­ua LAKRI Charles Sur­bak­ti mene­gaskan pent­ingnya pen­er­a­pan prin­sip 7T dalam dis­tribusi pupuk sub­si­di sesuai Per­me­n­tan Nomor 15 Tahun 2025 yang meru­pakan turunan dari Per­pres Nomor 6 Tahun 2025. Ia berharap tidak ada lagi kelangkaan pupuk di Desa Namor­ih dan para petani mem­per­oleh pupuk sesuai har­ga ser­ta mekanisme yang dite­tap­kan pemer­in­tah.

  Pringsewu Torehkan Inovasi Nasional Lewat IGA 2025

Dalam diskusi san­tai di Cafe Kela­pa Biru milik Charles Sur­bak­ti, selu­ruh pihak menyam­paikan apre­si­asi atas respon cepat UPT BPP. Den­gan suasana sejuk dan ten­ang, dia­log ber­jalan lan­car sem­bari menikmati air kela­pa ser­ta meli­hat pohon rambu­tan yang ten­gah berbuah.

Kegiatan ini diakhiri den­gan komit­men bersama untuk memas­tikan keta­hanan pan­gan di Pan­cur Batu tetap ter­ja­ga.

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *