Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Terbakar Api Cemburu, 2 Pria Indra Sakti Keroyok Korban Hingga Berlumuran Darah

203
×

Terbakar Api Cemburu, 2 Pria Indra Sakti Keroyok Korban Hingga Berlumuran Darah

Sebarkan artikel ini

SNIPERNEW.ID | TAPUNG- Seo­rang pria berna­ma Arman Sapu­tra (38) jadi kor­ban pengeroyokan dan berlu­mu­ran darah di Jalur 13 RT 007 RW 003 Desa Indra Sak­ti, Keca­matan Tapung, Kabu­pat­en Kam­par, Sab­tu (3/8/2024) seki­ra pukul 20.00 Wib.

  Bara Rokok Picu Kebakaran Petasan, Detik-Detik Mencekam Terekam Video

Pelaku yang berhasil dia­mankan AB (36) dan DA (24) war­ga Desa Indra Sak­ti, Keca­matan Tapung. Motifnya diduga pelaku cem­bu­ru kare­na men­e­mukan kor­ban ada di rumah bersama istrinya.

Hal ini dibenarkan oleh Kapol­res Kam­par AKBP Ronald Suma­ja melalui Kapolsek Tapung Kom­pol Nursyaf­niati. ” Motifnya cem­bu­ru sehing­ga ter­ja­di pengeroyokan ter­hadap kor­ban, ben­da yang digu­nakan yaitu sebatang rotan,“Ujarnya Kapolsek.

Keja­di­an ini beraw­al saat itu Ibu kor­ban MA men­da­p­at infor­masi dari menan­tun­ya Adi Pra­n­oto bah­wa kor­ban di pukuli.

“Menden­gar hal terse­but Ibu kor­ban lang­sung ke TKP dan men­e­mukan kor­ban dalam posisi duduk di teras rumah Pelaku dalam keadaan berlu­mu­ran darah,” terangnya.

  Belajar Serius tapi Tetap Kocak di Villa Ivan

Lalu Ibu kor­ban menanyakan sia­pa yang melakukan per­bu­atan terse­but, Istri Pelaku men­jawab bah­wa suaminya AB yang melakukan per­bu­atan terse­but.

“Kemu­di­an mere­ka mem­bawa kor­ban ke Puskesmas Tapung, kor­ban diru­juk ke RS Bhayangkara Pekan­baru dan ter­akhir kor­ban diru­juk ke RSUD Pekan­baru,” tam­bah Kapolsek.

Aki­bat pengeroyokan terse­but kor­ban men­gala­mi mata sebe­lah kiri Lebam dan mem­biru ser­ta men­gelu­arkan darah, dan baha­gian leher juga luka ser­ta berdarah.

“Kemu­di­an orang tua kor­ban mela­porkan keja­di­an terse­but ke Polsek Tapung,” ujar Kapolsek.

Sete­lah mener­i­ma laporkan kor­ban, Ming­gu (4/8/2024) saya memer­in­tahkan Kan­it Reskrim AKP Aulia Rah­man dan Pan­it Opsnal beser­ta untuk melakukan penye­lidikan ter­hadap pelaku kek­erasan secara bersama-sama terse­but.

  Unggahan Media Soroti Pembabatan Hutan Aceh Tengah Massif

“Tidak lama, kita men­da­p­atkan infor­masi keber­adaan salah para pelaku yaitu AB dan DA di rumah­nya mas­ing-mas­ing dan lang­sung menangkap ked­ua pelaku,” Kata Kom­pol Nursyaf­niati.

Dari intero­gasi kita, para pelaku men­gakui per­bu­atan yang telah mere­ka lakukan yaitu melakukan kek­erasan secara bersama-sama kepa­da kor­ban meng­gu­nakan Rotan hing­ga kor­ban ter­lu­ka.

“Ked­ua pelaku bersama barang buk­ti lang­sung kita amankan di Mapolsek untuk pros­es lebih lan­jut,” pungkasnya.(Arif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *