Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Tanggapan Rektor UIN Suska Terkait Laporan Kasus Pencemaran Nama Baik.

273
×

Tanggapan Rektor UIN Suska Terkait Laporan Kasus Pencemaran Nama Baik.

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU,SniperNew.id–DPW-PWDPI Riau lakukan kun­jun­gan silat­u­rah­mi ke Uni­ver­si­tas Islam Negeri  Sul­tan Syarif Kasim (UIN SUSKA) Riau, Jalan HR Soe­bran­tas KM 15, Sim­pang Baru ‚Riau.

 

Kun­jun­gan tersebut,Dalam rang­ka silat­u­rah­mi den­gan Rek­tor UIN Sus­ka Riau, Prof. Dr. Khairun­nas Rajab sekali­gus kon­fir­masi Lapo­ran kasus dugaan pence­maran nama baik bapak Kahairun­nas laporkan,Rabu(26/6/2024),Jam 10 WIB.

 

Ket­ua DPW PWDPI Riau Fifit Lidya S.Kep, SH menyam­paikan ter­i­makasih kepa­da Rek­tor UIN Sus­ka Riau Prof. Dr.Khairunnas Rajab beser­ta jajaran­nya telah menyam­but kami PWDPI Riau.

  Demo Sengketa Lahan Ricuh, Warga Jadi Korban

 

“Ter­i­makasih Pak Rek­tor telah melu­angkan wak­tun­ya berte­mu den­gan kami PWDPI Riau” Saya selaku ket­ua DPW PWDPI Riau telah dilan­tik pada 7 Mei 2024 sil­am, ingin sam­paikan keber­adaan kami di Provin­si Riau, sekali­gus kon­fir­masi per­soalan kasus lapo­ran  dugaan pence­maran nama baik yang bapak ala­mi, tutur Fifit lidya

 

“Rhoni Rian­syah dan kawan kawan mem­inta pem­ba­yaran ser­ti­fikat dosen dilu­ar prose­dur yang berlaku  ker­e­na keing­i­nan tidak ter­ca­pai lalu mere­ka  men­caci maki saya dan salah satu dari mere­ka melu­dahi saya dalam ruan­gan ini dan itu semua terekam CCTV,“Ungkap kahairun­nas Rajab.

 

” Buat apa saya mena­han hak mere­ka, Semua ada prose­dur yang harus dilalui, tak bisa asal, kare­na ini uang negara.Beredar isu saya dikatakan tidak sejalan sama pemer­in­tah pusat, itukan tidak masuk akal, sedan­gkan saya dilan­tik oleh menteri,“Terang khairun­nas

  Azan Magrib Bergema di Masjid Al Munawwarah Pascabanjir

 

“saya secara prib­a­di sudah memaafkan mere­ka sejak lama, tapi ini menyangkut ke lem­ba­gaan dan sudah masuk ranah hukum, jadi biar­lah hukum yang memutuskan,“tambahnya.

 

Untuk dike­tahui, Khairun­nas sebelum­nya mela­porkan tujuh dosen UIN Sus­ka Riau ke Pol­da Riau. Mere­ka adalah Rhon­ny Rian­syah, Irwan­dra, Iskan­dar Arnel, Rado Yen­dra, Zulk­i­fli, Alimud­din dan Mas­bukin.

 

Surat Pem­ber­i­tahuan Perkem­ban­gan Hasil Penyidikan (SP2HP) per­ta­ma telah diberikan oleh penyidik Pol­da Riau, men­erangkan naik ke penyidikan telah dilakukan sejak Novem­ber 2023. Tetapi baru di kon­fir­masi kepa­da pub­lik pada tang­gal 25 Juni 2024.

  Pasar Inpres: Kebijakan yang Menabrak Aturan

 

Lapo­ran terkait dugaan pence­maran nama baik, penghi­naan, dan peny­eran­gan. Lapo­ran itu bernomor Lapo­ran Polisi Nomor : LP/B/356/IX/2023/SPKT/POLDA RIAU, tang­gal 8 Sep­tem­ber 2023.

 

“Perkaranya masih pros­es. Sudah sidik (penyidikan,red),” ujar Direk­tur Reskri­mum Pol­da Riau, Kombes Pol Asep Dar­mawan, diku­tip dari cakaplah.com, Selasa (25/6/2024).

 

Asep men­gatakan, saat ini tim penyidik sedang berusa­ha kumpulkan alat buk­ti, dalam rang­ka pene­ta­pan ter­sang­ka.

 

“Masih menung­gu hasil pemerik­saan reka­man yang men­ja­di barang buk­ti Hasil lab­o­ra­to­ri­um foren­siknya belum kelu­ar,” kata Asep.

 

Sem­bari itu, penyidik telah melakukan pemerik­saan ter­hadap beber­a­pa orang sak­si. “(Sak­si) 8 orang,“Pungkas  Asep.(Gurgur)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *