Bandar Lampung, SniperNew.id — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Restorasi Untuk Kebijakan (Rubik) Lampung kembali menggelar aksi damai di halaman Kejati Lampung, untuk yang ke Tiga (3) kalinya, berkaitan soal Bank Lampung diduga mal praktek penjarahan saldo nasabah.
Dalam orasinya Ketua LSM RUBIK, Feri Yunizar menyampaikan, bahwa dugaan persoalan hilangnya saldo nasabah Bank Lampung, tersebu beberapa oknum pegawai Bank Lampung. Hal tersebut sangat merugikan nasabah, masyarakat dan mencoreng nama Pemprov Lampung.
Sebagaiman disampaikan, Feri Yunizar tersuai data yang dikantongi, namun pihak Bank Lampung juga belum ada itikat baik untuk kembalikan saldo nasabah dibaksut yang hilang.
“Masyarakatkan tahu, Bank Lampung ini dibawah pemerintah Provinsi Lampung, artinya hal ini juga sangat merugikan Pemprov Lampung yang di komandoi Bapak Arinal Djunaidi,” katanya.
Oleh sebab itu, aksi damai yang dilakukan merupakan salah satu upaya yang dilakukan agar Pemprov Lampung dan Aparat penegak hukum dapat bertindak tegas, atas persoalan melawan hukum yang merugikan nasabah atas pegawai Bank Lampung terhadap saldo nasabah Bank Lampung.
“Saya rasa ini bukan yang pertama kali, jika kita sebagai Lembaga Swadaya Masyarakat yang ada di Lampung tidak mengambil sikap maka kemungkinan kejadian ini dapat terulang kembali, dan ini sungguh sangat merugikan Pemprov Lampung dan Masyarakat Lampung,” jelasnya.
Ia menyampaikan akan kembali turun kejalan apa bila persolan tersebut belum menemui titik terang. (Suf)



















