Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Investigasi

“Sarat Korupsi” Proyek Pembersihan Gulma Kanal Negri Baru — Pematang Gadung Gunakan Parang

702
×

“Sarat Korupsi” Proyek Pembersihan Gulma Kanal Negri Baru — Pematang Gadung Gunakan Parang

Sebarkan artikel ini

Keta­pang, SniperNew.id — Melalui Dinas PUTR bidang SDA Kabu­pat­en Keta­pang, Provin­si Kali­man­tan Barat kegiatan peker­jaan pem­ber­si­han Gul­ma kanal dari Negri Baru — Pematang Gadung, keca­matan Matan Hilir Sela­tan yang dilak­sanakan “CV. Lubuk Bar­nau Karya Bumi” diprotes gunakan parang, Rabu (12/12/2024).

Melalui Slamet Yud­i­s­ti­ra salah satu anggota Tim Inves­ti­gasi DPC LAKI ANTI KORUPSI INDONESIA daer­ah Keta­pang, men­gatakan keluhan kelu­ah dari war­ga masyarakat Desa Negri Baru berkai­tan den­gan penger­jaan Pem­ber­sih Gul­ma Kanal peker­jaan­nya gunakan parang, hing­ga diduga hasil­nya tsk mak­si­mal alias asal jadi.

  Dana BOS 2025 SDN 1 Tegineneng Disorot LPKAN RI, Kepsek Diminta Buka Data dan Bertanggung Jawab

“Saya men­da­p­atkan lapo­ran dari beber­a­pa war­ga masyarakat desa Negri Baru yang men­geluhkan proyek penger­jaan Pem­ber­sih Gul­ma Kabal men­gu­nakan parang bukan alat berat, hing­ga hasil pem­ber­si­han Gul­ma Kanal itu tidak sesuai diduga asal jadi begi­tu, kare­na jelas itu ada keru­gian negara (por­mal­i­tas).” terang Slamet Yud­i­s­ti­ra kepa­da media ini.

“Den­gan men­gu­nakan parang, apakah sudah sesuai den­gan nilai anggaran pagu kegiatan itu sebe­sar Rp.191.000.000.00. ini diduga sarat korup­si, bermoduskan pem­ber­si­han Gul­ma Kanal di Negri Baru ke Pematang Gadung itu ampu­radul artinya ada per­mainan oknum rekanan,” kata Slamet Yud­i­s­ti­ra.

“Tidak sesuai den­gan spek, lagian menu­rut kami kalau dinas PU-TR menyetu­jui hasil peker­jaan CV. Lubuk Bar­nau Karya Muk­ti itu sudah sesuai..?, Tapi hal itu san­gat dis­ayangkan, berdasarkan lapo­ran masyarakat san­gat tidak sesuai,” lan­jut Slamet Yud­i­s­ti­ra yang sam­paikan keluhan masyarakat Melalui media ini.

  Keturunan Manik Ziarah Leluhur di Pusuk Buhit Samosir

Sena­da dikatakan salah satu per­wak­i­lan war­ga masyarakat yang berin­isial (JH) men­gatakan, ini par­it besar bukan seharus­nya pakai parang semestinya harus pakai alat.

“Ini par­it besar bukan ali­ran Sir­ing, semestinya harus pakai alat bukan pakai parang. kami masyarakat aja tau, kemu­ngk­i­nan ini tidak ada ara­han dan pen­gawasan dari dinas terkait,” ungkap war­ga.

Menyikapi lapo­ran — lapo­ran dari war­ga masyarakat, melalui Slamet Yud­i­s­ti­ra anggota tim inves­ti­gasi DPC LAKI ANTI KORUPSI INDONESIA Keta­pang men­duga demi mer­aup keun­tun­gan prib­a­di pihak rekanan CV bek­er­ja sama den­gan orang dinas PUTR Keta­pang Bidang SDA.

  Kondisi Sarana SMAN 1 Pardasuka Jadi Perhatian

“Ya, jadi maka kita men­ge­nang masa pemer­in­ta­han bapak pres­i­den Prabowo dan wak­il pres­i­den Gibran Rak­abum­ing Raka kami berharap dip­i­hak APH dap­at melakukan pemerik­saan pihak dinas PUTR bidang SDA, diduga seti­ap tahun selalu melak­sanakan peker­jaan seper­ti ini,” kata Slamet Yud­i­s­ti­ra.

“Pada­hal peker­jaan Pem­ber­si­han Gul­ma Kanal Negri Baru ke Pematang Gadung san­gat tidak ada ajas man­faat bagi masyarakat, oleh kare­na itu san­gat dis­ayangkan, apakah dinas PUTR bidang SDA sudah kebal hukum, seo­lah — olah tidak per­nah ter­jemah hukum pada­hal sudah jelas korup­si ber­ja­maah sudah jelas dil­i­hat di kalan­gan masyarakat dan pub­lik,” tan­das­nya Slamet Yud­i­s­tir.

Penulis: (Juma­di)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *